• Cerita Dewasa – Aku Tergoda Keperkasaan Kakak Ipar

    Date: 2009.07.02 | Category: Cerita Dewasa | Tags: ,,,

    Cerita Dewasa. Tak sedikitpun yang terbersik untuk menyakiti Kak Gita (samaran) kakak kandungku sendiri. Aku hanya tak kuasa melawan godaan Joger (samaran), suaminya, sehingga kami terlibat hubungan yang begitu jauh.

    Aku tinggal di rumah kak Gita setelah pembantunya memutuskan berhenti bekerja di rumah itu. Sejak itu, kak Gita kelihatan kewalahan mengurusi rumahnya, manalagi harus mengurusi suami dan kedua orang anaknya yang masih kecil. Karena itu, aku menawarkan diri untuk tinggal bersamanya. Hitung – hitung aku bisa meringankan bebannya.

    Tawaranku disambut baik kak Gita, di malah sangat bersyukur aku mau tinggal bersamanya, mengurus anak-anak, dan membereskan rumah.

    Aku sendiri sudah setahun lebih menganggur. Setelah lulus sarjana tahun 2003 yang lalu, aku hanya menghabiskan waktuku di rumah. Aku memang tidak pernah berusaha mencari kerja, karena aku pikir aku anak perempuan dan akhirnya akan mengurusi rumah tangga dan suami kelak. Di rumah kak Gita aku juga bisa menghibur diri. Semua fasilitas lengkap. Kala kak Gita dan suaminya berangkat kerja, aku pun bisa memanfaatkan semua yang ada di rumah. Mulai dari makanan yang serba tersedia, nonton film sampai main playstation.

    Aku hanya mengurus dua anak kak Gita, itu pun tidak perlu terlalu repot, karena mereka sudah cukup besar untuk diperingatkan. Praktis pekerjaan yang berat, hanya menyiapkan makan minum untuk kak Gita dan suaminya. Setelah itu aku bisa bebas kembali. Itu sebabnya aku betah tinggal di rumah.

    Cerita Sex – Cerita Dewasa – Cerita 17 Tahun – Cerita Lucu – hanya di www.cerita.fridabali.com

    Setiap habis gajian, suami kak Gita Joger selalu memberiku uang jajan. Ya, lumayan banyak untuk membeli kosmetik dan pakaian. Malah, mereka ingin agar tinggal di rumah itu saja selamanya. Meskipun katanya aku sudah menikah nanti, aku masih bisa tetap tinggal di rumah itu. Rumah kak Gita memang cukup luas untuk menampung dua keluarga. Jumlah kamar saja ada lima buah, ditambah ruang tamu dan ruang keluarga yang sangat lapang.

    Bulan ketujuh aku tinggal di rumah itu, suami kak Gita sakit. Ia mengalami patah tulang setelah mengalami patah tulang di perbatasan kota. Joger harus istirahat selama dua bulan. Karena kak Gita sibuk kerja, aku yang harus menggantikannya mengurusi mas Joger. Mulai dari kebutuhan makan, minum sampai ini dan itu semua aku lakukan. Maklumlah kak Gita wanita karier yang sangat sibuk. Ia baru bisa pulang pada malam hari.

    Dari sinilah bencana berawal. Diam-diam, mas Joger sering memperhatikanku. Aku sangat sadari itu, tapi aku berusaha untuk menyembunyikannya. Lama – lama mas Joger tambah berani ia mulai memegangi tanganku dan mencoba merayuku, aku hanya diam dan berusaha menghindar, karena itu kuanggap hanya sebatas gurauan.

    Suatu siang ketika aku tidur lelap di dalam kamar, tiba-tiba ada beban berat yang menindihnya. Aku sempat terperanjat kaget dan berusaha berontak, namun kekuatan itu kian dahsyat menindihku. Tak kuasa aku melawan semuanya, dan akhirnya, mas Joger….

    Sejak itulah petualangan kami bermula. Tak ada rasa lagi rasa berontak dalam diriku malah, aku jadi lupa kalau Joger adalah kakak iparku. Kami melakoni petualangan gelap itu tanpa batas. Aku dan Joger betul – betul merengkuh kenikmatan, tanpa pernah tercium oleh kak Gita. Sampai detik ini pun kami masih menjalaninya. Kapan mengakhirinya, aku juga tak tahu.