<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ranjangwanita.com &#187; cerita bugil</title>
	<atom:link href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/tag/cerita-bugil/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com</link>
	<description>Cerita Sex Ranjang Wanita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Jan 2012 10:48:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Cerita Panas Dewasa : Desahan Gairah Sex Ibu Rumah Tangga</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/uncategorized/cerita-panas-dewasa-desahan-gairah-sex-ibu-rumah-tangga.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/uncategorized/cerita-panas-dewasa-desahan-gairah-sex-ibu-rumah-tangga.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2012 10:48:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan sex selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita 17 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil hot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa 2012]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa ibu - ibu kesepian]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa ibu ibu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita mesum]]></category>
		<category><![CDATA[cerita mesum wanita bersuami]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[cerita panas ibu rumah tangga selinkuh]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panaz]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Seru]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex - Selingkuh Itu Indah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex 17tahun]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex 2012]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dewasa 2012]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dewasa ngentot istri juragan tambang batubara]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex istri bule kesepian]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex istri jarang dibelai]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex istri kesepian]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex istri selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex payudara besar]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex terbaru 2012]]></category>
		<category><![CDATA[foto sex toket]]></category>
		<category><![CDATA[pamer toket]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh dengan tante girang]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh ibu rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[sex toket]]></category>
		<category><![CDATA[tante girang pamer lekuk tubuh toket indah]]></category>
		<category><![CDATA[tante selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[toket bugil]]></category>
		<category><![CDATA[toket gede]]></category>
		<category><![CDATA[toket mancung]]></category>
		<category><![CDATA[www.cerita nafsu sex selingkuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritasex.ranjangwanita.com/?p=9872</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Cerita Panas Dewasa : Desahan Gairah Sex Ibu Rumah Tangga. Saat kulihat Jam menunjukan pukul 10:00 pagi, langsung aku berdiri dari tempat tidurku ‘ wahh telat bangun hari ini’ batinku dalam hati sudah terbayang bagaimana macetnya Jakarta pagi ini..dengan secepat kilat aku segera bergegas mandi dan langsung kuinjakan pedal gas menuju tol untuk segera [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Funcategorized%2Fcerita-panas-dewasa-desahan-gairah-sex-ibu-rumah-tangga.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/uncategorized/cerita-panas-dewasa-desahan-gairah-sex-ibu-rumah-tangga.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/uncategorized/cerita-panas-dewasa-desahan-gairah-sex-ibu-rumah-tangga.html"  data-text="Cerita Panas Dewasa : Desahan Gairah Sex Ibu Rumah Tangga" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/uncategorized/cerita-panas-dewasa-desahan-gairah-sex-ibu-rumah-tangga.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/uncategorized/cerita-panas-dewasa-desahan-gairah-sex-ibu-rumah-tangga.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p><a title="Cerita Panas dewasa" href="http://adf.ly/4IPEF " target="_blank"><img src="http://thumbnails47.imagebam.com/17089/cef25a170886246.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<p><strong><a title="cerita panas dewasa" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com" target="_blank">Cerita Panas Dewasa</a> : Desahan Gairah Sex Ibu Rumah Tangga</strong>. Saat kulihat Jam menunjukan pukul 10:00 pagi, langsung aku berdiri dari tempat tidurku ‘ wahh telat bangun hari ini’ batinku dalam hati sudah terbayang bagaimana macetnya Jakarta pagi ini..dengan secepat kilat aku segera bergegas mandi dan langsung kuinjakan pedal gas menuju tol untuk segera sampai dikantor…..</p>
<p>Ternyata nasib baik tidak berpihak padaku sudah hampir 2 jam aku terjebak macet seusai turun dari tol….Hpku terus berdering2 memanggilku untuk segera mengangkatnya…ohh shit ternyata Bosku sudah 5 kali miss called…terbayang mukanya yang selalu marah jika ada anak buahnya yang terlambat datang ke kantor…langsung kutepikan kendaraanku di tepi jalan sembari kubuat suaraku serak seperti orang yang sedang sakit…hallo bos mohon maaf Bos saya terkena diare semenjak semalam, mungkin salah makan pas meeting kemarin sore suara sengaja kubuat pelan mungkin..hehehehehe…..tak disangka ternyata Bosku juga mengalami hal yang sama..Beliau malah terlihat suaranya lebih lemas dariku, oh Pak ardi juga mengalami diare sama seperti saya kata Beliau, Memang semenjak kemarin sore saya sudah curiga tentang rasa kepitingnya rebus kok agak asam ternyata betul dugaan saya Kata Pak David Bosku….aku hanya meng-iyakan saya perkataan Beliau..Trus Bagaimana dengan meeting kita dengan Para Direksi? Sebentar lagi RUPS lho Pak ardi , kata Bosku…aduhh Bos Mohon maaf saya tidak bisa masuk hari ini Bos, tapi saya sudah buat slide presentasinnya Bos saya kirim via email saja yah…jika ada revisi dari Bapak saya kerjakan dirumah..besok Langsung Kick off-nya….hmmm begitu ya celoteh Bosku okelah kalau begitu sampai besok, cepat sembuh ya Pak Boss, batinku dalam hati senang hahahahahahaha Liburrr hari ini..wkwkwkwkwkwkwk……<span id="more-9872"></span><br />
<a title="cerita panas dewasa" href="http://adf.ly/4u6ev" target="_blank"><img src="http://thumbnails48.imagebam.com/17089/37b7d7170886238.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p><strong>Cerita Panas Dewasa : Desahan Gairah Sex Ibu Rumah Tangga</strong>. Langsung kuputar balik arah kendaraanku pulang menuju rumah…kurogoh saku kantong langsung kunyalakan rokok sampoerna kegemaranku tapii yah tinggal sebatang harus beli lagi nih…tiba2 saat kulihat jendela kaca mobilku kulihat ada seorang ibu-ibu menyebrang menuju swalayan ..sepertinya ibu itu takut2 untuk menyeberang hingga kuberhentikan mobilku sebentar,, aku sempat tertegun wajahnya lugu putih terlihat terawatt…waw ibu china ini sangat membuatku terangsang dia hanya memakai kaos putih ketat dan rok diatas lutut, masih terlihat sopan tapi gilaaa kakinya mulusss bangetttt putihhhh…penisku langsung juga ingin mencoba melihatnya..mulusssss sekaliii… .<br />
Aku langsung mengambil lajur kiri dan memacu mobilku secara perlahan-lahan dibelakang ibu itu..<br />
Kebetulan jalan ini sepi sehingga aku bisa asal-asalan berkendara.. ow ternyata ibu itu masuk ke swalayan yang Cuma beberapa meter dari mobilku..langsung aku mengikuti, kebetulan juga rokokku udah habis skalian beli dan sekalian iseng coba godain itu ibu-ibu cantik..wkwkwkwk</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Sesampainya diswalayan aku ambil trolly barang…..lumayanlah sekalian beli kebutuhan sehari-hari bulanan…lagian isi kulkasku udah menipis…..sambil aku mencari kentang goreng buat sarapan besok..aku melihat ibu itu sedang membawa sebuah keranjang matannya tampak binggung memilih-milih sesuatu barang kebutuhan sehari-hari…aku dengan semangat coba mendekatinya….pura-pura ingin membeli barang juga yang ada di rak samping ibu itu….<br />
Kutatap seluruh tubuhnya…kutaksir umur ibu itu sekitar 42 tahun….tindak terlalu tinggi tapi langsing, payudaranya lumayan skitar 34 bhnya….rambut agak pirang coklat sebahu..tapiii yang bikin aku terangsang jari kakinya yang lentik jari kaki kanan yang tengah terdapat cincin kecil dikakinya , dan dipergelangan kaki kirinya terdapat gelang kaki…betisnya muluss banget ….hmmmmmmmmmmm sejenak aku tarik nafas..harum juga ibu ini…..keringat campur bau wangi parfum mahal sepertinnya…. Tiba-tiba saja keranjang barang ibu itu terjatuh..ternyata gagang keranjang tidak mampu Manahan beban isi barangnya…dan langsung menimpa kaki ibu itu….aduhhh jeritnyaaa….aku langsung bak seorang hero membantunya berdiri dan bertanya ibu tidak apa-apa? ardi bantu ya BU….oh iya makasih ya Mas katanya….aku tuntun ia ke luar swalayan…dan aku pesankan minum untuknya..ibu ini terlihat masih kesakitan dan shock…Ibu tunggu disini dulu yah..ardi mau membayar barang2 ardi..oh iya ibu ada barang lain yang dicari selain yang di keranjang tadi?&#8230;hmmm gak ada Mas ibu itu hanya terdiam, itu saja belanjaan saya kata ibu itu, oh iya bisa sekalian minta tolong bayarin dikasir barang-barang saya Mas ini duitnya..saya belum bisa jalan soalnya Mas….</p>
<p><a title="cerita panas dewasa" href="http://adf.ly/47azD " target="_blank"><img src="http://thumbnails61.imagebam.com/17089/cab495170886257.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Langsung aku jawab…ntar aja Bu ardi bayar sekalian..nanti khan tinggal di check Bonnya..oh gitu yah kata ibu itu makasih ya Mas…<br />
Buru-buru aku bayar semua barangku dan barang-barangnya aku satukan di trolly, tidak ketinggalan rokokku juga….setelah selesai membayar aku langsung duduk di meja foodcourt ibu itu..ini Bu barang-barangnya…berapa Mas belanjaan saya? Ah ga usahlah Bu saya bayar pakai kartu kredit kok lagian sedang ada promo diskon untuk barang-barang ibu timpalku meyakinkan…berapa sih harga 1 lusin telor, mie instant dan beras kataku sambill bercanda ardi baru dapet rejeki..hehehehe…aduh Mas saya jadi gak enak…serius ga masalah ko Bu kataku…ibu itu masih terlihat binggung..langsung saja kualihkan perhatiannya dengan menanyakan kakinya bagaimana bu sudah baikan? Sudah agak lumayan Mas..oh iya nama ibu siapa? Aku ardi…saya Aurel Mas………..ok …sekarang ibu tinggal dekat sini kataku…iya Mass dekat sini….Mas saya mau pesan taxi saja karena saya rasa gak begitu kuat kalau naik Bis…hmmm jangan Bu Aurel kebetulan saya tinggal di dekat rumah Bu Aurel hanya beberapa blok saja dari rumah ibu..gayaku meyakinkan ….aduh jangan Mas ardi saya tidak enak merepotkan…ditambah Masa Mas mau jalan dengan ibu-ibu tua seperti saya nanti apa kata orang yang melihat..hahahahahaha tawaku…lho gak apa2 BU Aurel siapa yang bilang Bu Aurel ibu tua..wong masih kayak anak umur 28 tahunan..hihihi…ibu itu terlihat mukanya memerah saat kukatakan seperti itu…udalah Bu Aurel ayo ardi anterin..sambil mendorong trolly bu Aurel terlihat binggung dan berjalan tertatih-tatih dibelakangku..</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Kumasukan semua barang2 belanjaanku dan belanjaan Bu Aurel..sebelum itu kubukakan pintu untuknya….bak seorang lelaki gentlemen..setelah keluar dari swalayan aku mencoba mencairkan suasana karena dari tadi ibu itu hanya diam saja di mobilku..Bu Aurel kok sendirian belanjanya..memang pembantunnya kemana? Tanyaku…Bu Aurel menjawab saya sudah gak ada pembantu Mas semenjak 3 bulan yang lalu, anak saya 1 masih sekolah di luar negri….oh gitu Bu, lho memangnya kenapa kok bisa ga ada pembantu sih? Sepertinnya Bu Aurel juga tidak biasa keluar rumah, tadi saja saya lihat Bu Aurel menyebrang jalan takut-takut / ragu..Bu Aurel menatap saya terlihat matanya sayu dan sedih, iya Mas ardi saya sudah tidak bisa membayar pembantu karena saya saja sudah tidak ada uang lagi untuk membayar mereka keuangan saya sangat sulit, suami saya sudah hampir 6 bulan tidak pernah pulang krumah….hah batinku dalam hati pasti Bu Aurel sudah tidak pernah berhubungan sex niiii…</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Oh gitu Bu, memang Bu Aurel laki-laki memang begitu suka mau enaknya saja bla-bla-blaaa ocehku…,tiba-tiba saja Bu Aurel melotot ke arahku dan berkata , anda jangan seenaknya saja menuduh suami saya main perempuan dan mata keranjang dia tidak begitu dia hilang entah dimana sekarang karena musuh bisnisnya..ada persaingan tidak sehat di dalam bisnis suamiku dan tiba tiba saja suamiku menghilang, dia sangat setia pada saya..langsung Bu Aurel menaikan nada bicaranya, saya heran sama Mas ardi mulai dari anda bicara bahwa saya menuju swalayan , menyebrang dengan takut2 anda tahu dan baik sama saya, apa dari tadi Mas ardi mengamati saya?? Atau Mas ardi ada maksud lain sama saya???</p>
<p>Bagai disambar gledekk..aku langsung menelan ludah,, mencoba berfikir sejenak gilaaaa…pertanyaannya menyudutkan aku, bisa bisa ketahuan aku mau menikmati tubuhnya…tiba-tiba saja terlintas dalam benakku ,teringat saat aku menonton <strong><a title="film bokep" href="http://freehotvideo.info/2012/01/19/video-bokep-ngentot-memek/skandal-video-bokep-smu-surakarta-2012/" target="_blank">film bokep</a></strong> tapi ada ceritanya tentang pemerkosaan ibu-ibu..wahhhh tiba-tiba munculah ide gila dariku……</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p><a title="cerita panas dewasa" href="http://adf.ly/4iCOc " target="_blank"><img src="http://thumbnails61.imagebam.com/17089/fb4020170886268.jpg" alt="imagebam.com" /></a><br />
Langsung kutatap mata ibu ini seperti serigala mau menerkam mangsanya…HMMMmm Bu Aurel heran yah sama saya………..kenapa saya baik sama Bu Aurel..sebelumnya saya minta maaf kalau perkataan saya salah tentang suami Bu Aurel, tapi niat saya Baik Bu Aurel saya mau memuaskan Bu Aurel..sangat ingin Memuaskan Bu Aurel…..apa Maksudmu kata Bu Aurel..diam Bu Aurel atau saya Bunuh ancamku…saya dari tadi memang secara tidak sengaja memperhatikan Bu Aurel dari seberang jalan….saya awalnya hanya ingin kenalan dengan Bu Aurel tapii setelah saya lihat saya benar-benar nafsu sama kamu sayang….<br />
Terlihat Bu Aurel diam seribu bahasa dan langsung kaget ..bibirnya bergetar….sambil sesekali melihat jalan kupacu mobilku kearah Tol kukunci mobil ini dan kujalankan dengan kecepatan 100…kudengar suaranya terisak-isak airmatanya menetes dipipi…..mau kamu apakan saya ardi , saya tidak punya uang saya juga sedang dalam keadaan susah, kamu tega membuat saya menderita, kalau kamu kasihan sama saya ..turunkan saya saja di pintu keluar tol..saya cari taxi..saya tidak akan menceritakan kejadian ini sama siapapun…kumohon ardi..saya seorang ibu rumah tangga biasa..saya yakin kamu bisa mendapatkan wanita manapun dengan mudah..tolonglah saya katanya sambil menangis….</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Saya langsung tertawa..hahahahaha…mencari wanita murahan / matre itu gampang Bu tapi mendapatkan ibu rumah tangga yang cantik,setia dan terawatt saya belum pernah…sudahlah Bu Aurel diam saja saya tidak akan menyakiti ibu..saya hanya akan menikmati tubuh bu Aurel dan saya yakin Bu Aurel akan ketagihan nantinnya…<br />
Sebetulnya saya iba karena ibu ini menangis terus di dalam mobil…kulihat tubuhnya bergetar karena saking sedihnya…ibu ini sampai terbatuk-batuk susah bernafas…hati kecil aku berkata sudahlah ardi kamu jahat banget lepasin saja ibu ini antarkan kerumahnya kasihan dia..</p>
<p><a title="cerita panas dewasa" href="http://adf.ly/4IPEF " target="_blank"><img src="http://thumbnails58.imagebam.com/17089/e41dd3170886304.jpg" alt="imagebam.com" /></a><br />
,,tapi tiba tiba saja setan dipikiranku berkata..kalau kamu lepasin ibu ini lo bego banget ardi, mending dari tadi gak usah kamu bawa..coba pakai logika berfikirnya kalau dilepasin ada beberapa kemungkinan yang membahayakan kamu..yaitu :<br />
1. Kamu lepasin dan ibu ini bisa melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib..bisa2 masuk penjara kamu…<br />
2. Kamu lepasin ibu ini ternyata suaminnya pulang dan mengadu pada suaminnya bisa-bisa dibunuh kamu ard…<br />
3.. kalo ternyata ibu masih kerabat yang kamu belum kenal bisa mampus lo ndrii…</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>hanya anda satu option ardi tolol elo nikmatin ibu ini,,,bikin dia orgasme berkali kali dan pulangkan dia tapi ingat jangan disakiti…malah ada kemungkinan itu ibu nagih lagi….hmmmmmmm akhirnya setelah menimbang2 aku jatuh pada pilihan setan..urusan nanti bagaimana nanti..hehehehehehehehehehe.</p>
<p>Kebetulan sudah sampai pas satpam kompleks rumahku, karena sistem rumahku claster jadi hanya membunyikan klakson 3 kali dan security sudah hapal mobilku langsung membuka portal…aku langsung melaju dan membunyikan klakson lagi tanda terimakasih telah dibukakan portal oleh security pos depan kompleks..tibalah pada saat yang mendebarkan..jujur aku deg2an gak karuan hatiku..campur sedih,terangsang dan binggng pada diriku yang bisa setega ini pada ibu2..tapi aku gak berfikir terlalu lama…aku masukan mobilku ke garasi, sebelumnya mobilku kukunci dari luar..tidak bisa dibuka karena aku sudah seting sentral locknya…</p>
<p>Setelah sampai dirumahku kubawa ibu Aurel keruang tamu menuju kamarku dia berjalan masih tertatih-tatih dan menangis pula..ku gendong dia masuk ke kamarku kunyalakan AC ku setel yang paling dingin …ku kunci dari luar…kutinggalkan bu Aurel di dalam…aku duduk dulu di ruang makan menyalakan rokokku sebentar..membuat teh hijau hangat untukku dan bu Aurel..ku telfon pembantu bi asih agar tidak usah datang malam ini besok saja yah bi saya lagi pengen sendiri..iya mas kata bi asih..bi asih adalah pembantu turun temurun keluargaku, karena aku tinggal sendiri di rumah seluas ini aku minta pada keluargaku agar bi asih kerja denganku hanya pagi jam 9-11 siang dan sore jam 4-5 untuk membuatkanku makan malam…</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Aku kembali ke kamarku dan melihat bu Aurel sudah agak tenangan tapi masih tersisa air matannya duhhhh Bu Aurel <strong>sexy banget</strong>..dia hanya melihat mataku dan bilang kurang ajar kamu ardi……aku hanya tertawa saja…..kunyalakan tv kamarku kusetel <strong><a title="film porno" href="http://freehotvideo.info/2011/11/29/video-bokep-ngentot-memek/video-sex-menikmati-goyangan-cewek-bispak-aduhai/" target="_blank">film porno</a></strong> ,,aku keluar kamar lagi tidak lupa kukunci kamarnya….</p>
<p><a title="cerita panas dewasa" href="http://adf.ly/47azD " target="_blank"><img src="http://thumbnails29.imagebam.com/17089/bd9663170886279.jpg" alt="imagebam.com" /></a><br />
Aku ke tempat cucian aku cari tali jemuran dan handuk kecil…..kubiarkan selama 30 menit bu Aurel mengigil dikamarku..hahahahahaha pasti acnya dinginn…ditambah menonton <strong><a title="film bokep" href="http://freehotvideo.info/2011/12/29/video-bokep-ngentot-memek/download-video-bokep-ngentot-sama-cewek-toge/" target="_blank">film bokep</a></strong>….pasti hatinya kacau campur deg2an batinku…..setelah semua siap aku masuk ke kamarku…ternyata bu Aurel duduk dipojok sudut kamar tidurku..kenapa bu Aurel menonton tidak diranjangku kataku..kamu mau apa bangsttt kata bu Aurel..andry mau kamu bu….kataku… bu Aurel coba berontak langsung kupegang kedua tangannya..dan aku membentaknya silahkan teriak disini tidak ada yang mendengar ditambah kalau kamu tidak bisa bekerjasama dengan saya aku bunuh kamu..kasian anakmu diluar negeri pulang2 mamanya mati…mendengar kata2ku langsung ibu ini diam dan meneteskan airmata lagi…kujilat air matanya kucium bibirnya…</p>
<p><a title="cerita panas dewasa" href="http://adf.ly/4iCOc " target="_blank"><img src="http://thumbnails67.imagebam.com/17089/726e2c170886229.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>setelah ku peluk tubuhnya mengigil..keringat dingin penuh disekujur tubuhnya..pas aku raba bagian sensitifnya ..celananya basahhh..whahahahahahaha…aku langsung tertawa…kenapa sayang kamu takutnya sampai ngompol begitu….kupapah bu Aurel ke kamar mandi…kunyalakan showerku kumandikan dia dengan pakaian lengkap…kusiram terus mukanya dan bibir bu Aurel..terlihat dia agak susah bernafas..setelah itu kubuka kaosnya….kubuka behanya.. dan terakhir celana dalamnya….kumandikan dengan penuh perasaan..seperti memandikan bayi….kusuruh bu Aurel tiduran di bathub ku sabuni kakinya vaginanya ..seluruh badanya agar wangi..kemejaku pun basah oleh busa sabun….aku suruh dia berdiri setengah menunging karena takut bu Aurel hanya menurut saja..kumasukan sabun itu secara perlahan-lahan ke anus bu Aurel..ahhhhhhhhhh shhhhh…pantatnya pun bergetar tanda kegelian sekaligus penolakan…aku berkata saya bilang dia nurut saja….saya mau menikmati tubuh ibu secara utuh dan bau wangi….</p>
<p>Setelah selesai ku handuki badan bu Aurel…ku keringkan rambutnya yang basah…Ku papah dia ketempat tidur….setelah tadi mandi memakai air hangat masuk kekamarku dengan kondisi suhu ruangan dingin sekali bu Aurel mengigil…matikan acnya ardi ibu tidak kuat dinginnya..tenang buuu kataku ibu nikmati saja sensasinya..aku ambilkan teh hijau untuknya dan langsung bu Aurel meminumnya….terasa hangat tenggorokannya bu Aurel tidak batuk lagi….setelah itu kulumuri seluruh tubuh bu Aurel dengan lotion dicampur baby oil..sungguh mengkilap tubuhnya..kupijat seluruh badannya..bu Aurel pasti capai sudah menangis seharian kataku..dia hanya diam saja..mungkin bu Aurel sudah pasrah batinku..kulihat kaki bu Aurel sungguh sangat lentik…ada memar di dengkulnya karena kejatuhan barang belanjaan tadi…langsung kuambil handuk kulilitkan tali rafia di pergelangan tangan kanannya begitu juga pergelangan tangan kiri..tangan kanan ku ikat ke ujung tempat tidur..dan tangan kiri pun sama…Bu Aurel shock dan menangis lagi kamu apakan aku ardi ? jangan kamu bunuh aku seperti phsykopat..</p>
<p><a title="cerita panas dewasa" href="http://adf.ly/4u6ev" target="_blank"><img src="http://thumbnails44.imagebam.com/17089/657cbe170886298.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>aku belum mau mati..whahahahahahaha..aku tertawa tenang saja bu..aku gak akan bunuh ibu kok…setelah kedua tangan terikat..ku cium bibir bu Aurel..namun bibirnya tetap tertutup ..bu Aurel memejamkan mata…kucoba mejilat telinganya dan lehernya…bu Aurel hanya menundukan wajahnya terlihat kegelian…aku cubit kedua putingnya 3 kali karena licin oleh baby oil..dia hanya bilang aduh sakit , kata bu Aurel….tapi aku terkejut aku ga mencubit keras2 kok dibilang sakit..tapi tiba-tiba putingnya mengeras..aha batnku pasti dia sudah terangsang….aku senyum senyum sendiri..dia membuka mataku..terlihat memerah matanya dan menutup mata lagi…..dari tadi sungguh aku tergila gila pada kakinya terutama jari2 kakinya yang lentik….langsung lidahku menyapu jari kelingking kirinya..aku emut2…bu Aurel terlihat berontak kegelian.</p>
<p>.aku pegang kaki kirinya agak erat..aku jilat telapak kaki kirinya….aku kulum jempol kakinya…ahhhhhhhhh teriak bu Aurel geliiiii ardi…..aku diam saja aku pindah ketelapak kaki kanannya..aku jilatin sampai basah kedua kakinya ku kulum jarikaki kanannya yang ada cincinya menambah nafsuku….badan bu Aurel mengelinjang kesana kemari…sudah skitar 5 menit aku mainkan kakinya aku gosok2kan dengan penisku…..aku ciumi kedua pahanya…dekat selankangannya..aku cium pusarnya….aku langsung mencium kedua putting payudarannya…bu Aurel ter-engah-engah..ardiii stopppp..ahhhhh……sttthhh..dia terlihat geli…10 menit aku jilat payudaranya tak luput ketiaknya yang wangi sabun mandiku…..langsung ku kangkangkang kedua kakinya…ardiii kamu mau ngapainnnn kata bu Aurel…aku mau jilatin semua badan bu Aurel…tapi ardi jangan disitu jorok ah ibu belum pernah…hahahahahaha pasrah juga ibu ini…langsung lidahku menyapu vaginannya 5 kali..</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>pada saat sapuan2 lidah ku bu Aurel tersentak kaget..hmm asinnn..ternyata vagina bu Aurel sudah becek banget nihhhhhhh…kataku..bu Aurel hanya memerah mukanya…dan hanya belingsatan..langsung kujilati anusnya..ada bau khas disitu hmm wangi juga lidahku coba menerobos lebih dalam liang vaginanya..ahhhhhhh ardi ahhhhhh geli ardiii itu khan anussssssss,,jorokk ahh..aku ga peduli tapi aku bilang tapi enak kann bu…..aku beranjak ambil baby oil lagi kulumuri dengan tangan kananku…tangan kiriku mulai memasuki vagina bu Aurel yang sudah sangat basah oleh air vaginanya dan air liurku…kocok dengan ritme yang tidak terartur 5 kali pelan 6 kali kencang dann terus yah tidah lama skitar 3 menit ardiiiiiiiiiiiiiiii ohhhhhhhhhhhh ardiiiiiiiiiiiiiiii…sayaaaaaa gak tahan..</p>
<p>ayo bu jangan ditahannn keluarkan saja kataku…….ini rasanya kok seperti geli campur mau pipis kata bu Aurel…hah dalam hati aku menduga ternyata bu Aurel pasti belum pernah merasakan orgasme..goblok benar suaminnya batinku….akhirnya bu Aurel mengejan dan melenguh seperti sapi yang mau dipotong..hehehehehehe…aku jilati jariku yang basah oleh cairan vagina ibu ini…yesss berhasilll kataku dalam hati…kubiarkan bu Aurel menikmati <strong>orgasme</strong>nya 1 menit setelah itu aku langsung tanpa memberi ampun kupercepat ritme tangan kiriku untuk mengocoknya..dan tangan kananku jari tengah pelan2 masuk ke anus..karena licin oleh baby oil agak mudah sampai mentok jariku tengahku…dia melenguh ardiiii ..apa sayang? kataku..rasanya bagaimana bu Aurel kataku…agak geli, panasss ya dilubang anusku katanya…..aku mulai memainkan kedua ritme tanganku…dan tidak sampai 2 menit bu Aurel teriak2….<strong>orgasme kedua</strong> ardiiiiiiiiiiii ibu mau keluar……serrrr terlihat <strong><a title="vagina" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/uncategorized/cerita-dewasa-ngentot-istri-juragan-tambang-batubara.html" target="_blank">vagina bu Aurel</a></strong> basahh..dan perutnya mengigill udah ardi stop..ibu mau pipis lagi …<strong>orgasme ketiga</strong>..aku tidak peduli……aku terus mengocoknya dengan cepat..akhirnya bu Aurel lemasss sekali dia hanya bilang..ardiiii kamu hebat ibu tidak pernah merasakan sensasi seperti ini katanya…aku langsung bediri kubuka semua pakaianku….bu Aurel melotot melihat tubuhku…kenapa bu kataku aku memang suka berolah raga jadinya ya sixpack ni perut..aku pikir dia terperangah oleh perutku kebangaanku selama ini ternyata dia melotot melihat penisku yang besar , berurat dan kepala penisku bak helm tentara..kenapa bu besarnya kataku..dia bilang iyaaa aduhhhh aku takut sakit ardd…apa muat masuk itu ??….tenang saja bu pasti bisa asal pelan pelan kataku…<br />
<a title="cerita panas dewasa" href="http://freehotvideo.info" target="_blank"><img src="http://thumbnails29.imagebam.com/17089/2bd4a1170886310.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Penisku sebenarnya dulunya biasa saja tapi akibat dulu sering kepijat alat vital..ditambah beli pompa penis dan oil pembesar bikin membesar kayak roket dan panjang..wkwkwkwkwkwkwkwk<br />
Aku suruh bu Aurel kulum penisku..dia diam saja agak jijik sepertinya..langsung aku bilang ayolah bu Aurel..ibu ingin pulang kan..dan pengen semua ini cepat berakhir…langsung bak dicocok hidungnya ibu ini nurut..tapi mulutnya sangat tipis kecil dan merah seperti vaginanya….susah masuk penisku hanya 1/3nya mana kena gigi lagi haduhhh..bu Aurel belum pernah menghisap penis suami ibu ya kataku…dia bilang sering dulu tapi tidak sebesar ini…pantesannnnn gumamku… Langsung aku coba memasukan penisku kelubang vaginanya…pelan2 ya ndri…iya sabar sayang kataku. Agak seret pertama..aku gak kehabisan akal aku jilatin terus vagianya….mulai basah dan itu kesempatanku ..setelah masuk semua..bu Aurel tepekik aduh ardi…kenapa bu kataku ..rasanya padat banget penismu , vagina ibu jadi geli tapi agak sakit yah..sabar bu sebentar lagi enak…aku percepat ritmeku hmmmm keluar lagi untuk kesekian kalinya bu Aurel…aku susupkan jari telunjuk kananku ke anusnya..makinnnn teriak2 bu Aurel..aduhh ardiiii aku keluar lagiii…saking beceknya vagina bu Aurel membasahi spreiku….pelan2 ku masukan 2 jari ke lubang anusnya hingga 3 jari…….makin kencang suara bu Aurel ..aduhhh andryyy enakkkk ardiiii….aku tarik penisku dari <strong><a title="lubang vagina" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/uncategorized/cerita-sex-dewasa-akibat-ibu-kost-jarang-di-belai.html" target="_blank">lubang vagina</a></strong> bu Aurel…aku masukan ke anusnya..<br />
<a title="cerita panas dewasa" href="http://videosex.ranjangwanita.com" target="_blank"><img src="http://thumbnails67.imagebam.com/17089/c97b73170886251.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di<a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>awalnya bu Aurel menolak tapi aku tenangkan..enak ko bu tenang saja…benar saja dan blesssssss….secara perlahan tapi pasti penisku masuk ke dalam anusnya…mata bu Aurel melotot menahan panas di anusnya dicampur tanda enak…aku genjot perlahan &amp; cepattt..bu Aurel…aduhhhh sayanggg aduhhhh ternyata anus ibu yang kamu kerjain vagina ibu ikut geli lagii kata bu Aurel…hahahahahahaha memang begitu ibu sayang, kalau penetrasi yang pas dan tepat saatnya di anus bisa membuat orgasme malah lebih dashyat kataku……hanya beberapa menit bu Aurel kembali mengulang orgasmenya, matanya melotot dan bibirnya meracau…perutnya pun bergetar hebatt..stopp ardi ibu tidak kuat…aku tidak peduli aku teruskan kedalam anusnya….aduhhh bu enak bangettttt anget bangettttt dan sempit banget anus bu Aurel…iya sayanggggggg ardiiii ibu sudah ga kuat stop ya please..ibu mau pipisss niiiii…benerannn mau pipissss kata bu Aurel…aku tertawa saja ya udah pipis aja dikasur kataku aku dah nanggung kataku…langsung bu Aurel karena tak tahan orgasme terusss pipis diperutku..terasa hangat pipisnya ..bodo amat sprei nanti bisa kucuci…ini baru sex yang berbeda jangan dilewatkan walu semenitpun gumamku,,,,,,bu Aurel hanya bergetar2 hebat paudarannya merah dan puntingnya kugigiti secara halus..akhirnya pertahanku pun jebolll..aku tumpahkan spermaku di anusnya…..crotttttt crotttttt crotttt………….ahh Bu Aurel..aku pun ambruk diatas badan bu Aurel kugigit bibirnya kucium mesra…dan ternyata bu Aurel pun membalasnya…………………heheheeeee akhirnya strategiku berhasillll……bu Aurel membalas perlakuanku ….<br />
<a title="cerita panas dewasa" href="http://adf.ly/47azD " target="_blank"><img src="http://thumbnails56.imagebam.com/17089/3054b6170886288.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Setelah itu aku lepas ikatanya aku mandikan lagi bu Aurel dan kupakaikan kemejaku…agak terlihat longgar dipakainya tapi menambah sex-appealnya yang tinggi…aku angkat kasurku..aku taruh di jemuran atas..aku lantas mandi…..bu Aurel duduk di sofa dekat ruang makan..aku buatkan popmie untuk berdua…trus kita berdua makan bareng…kulihat bu Aurel lapar sekali…..lahap sekali dia memakannya…waduh buuuu laper <strong>gara2 orgasme</strong> ya kataku…bu Aurel menunduk malu…..habis aku khan dah tua kamu kasih orgasme terus mana aku bisa tahan mas ardi katanyaa…aku hanya tertawa…</p>
<p>Aku lantas menyalakan rokokku dan menanyakan tentang kehidupan pribadinya yang skarang..ternyata bu Aurel hidup di <strong>apartemen</strong> sendiri tidak ada siapapun dirumahnya….ya udah bu kalo begitu bu Aurel aku panggil Aurel aja ya..nginap disini saja toh di apartemen bu Aurel tidak ada siapa2 juga..bu Aurel hanya diam lantas mengangguk…semenjak kejadian itu bu Aurel hampir setiap hari tinggal dirumahku…persetan kata tetangga lagian kompleks rumahku bodo amat…ga ada yang usil…..Aurel sayangku sudah mulai jago dalam urusan sex…dia sudah jago mem <strong><a title="blowjob penis" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/uncategorized/cerita-panas-gairah-nafsu-sex-istri-kesepian.html" target="_blank">blowjob penis</a></strong>ku,,,dan malah suka menjilati sun –holeku katanya baunya khas lelaki…hahahaha ada ada saja….tapi akhirnya sorga dunia ini berakhir juga……setelah 1 tahun berlalu Suaminya telah ditemukan oleh keluargannya dalam keadaan cacat kakinya patah dan sudah bisa berbicara walaupun terbata2….bu Aurel menangis dalam pelukanku dia bilang sangat mencintaiku dan hal2 sex yang telah kuberikan akan tetapi , aku adalah seorang istri ..<br />
<a title="cerita panas dewasa" href="http://adf.ly/4iCOc " target="_blank"><img src="http://thumbnails38.imagebam.com/17089/1c8ecf170886233.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>memang aku salah mas ardi aku udah <strong><a title="hubungan sex" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/uncategorized/cerita-sex-dewasa-antara-kasihan-napsu.html" target="_blank">berhubungan sex</a></strong> dengan orang yang bukan suami aku kata Aurel..aku sedih bercampur terharu mendengar kata2nya..sebetulnya yang salah ya aku..aku tau kamu istri setia aku hancurkan kehidupan kamu….tapi menurut pembenaranku dalam berkata bak pahlawan kutu kupretttt aku bilang, kamu ga salah2 amat kok lagian menurutku kamu khan setia aku yg mau <strong>perkosa</strong> kamu gak tahunya kamu ketagihan candaku,,, langsung Aurelku mencubit perutku,,,,aduhhhhh sakittt sayangg kataku….lagian kamu taunya suamimu hilang dan bisa dipikir malah gak akan pulang..makanya kamu berfikir kita bisa melanjutkan hubunggan ini kataku meyakinkannya…iya katanya masih agak terisak Aurelku sayang Aurelku malang….aku ajak ngentot dia hanya tersenyum sudah ya aku sudah ga bisa lagi karena ternyata suamiku ada dan dia sudah mau pulih dari keadaannya..Aurel pun mencium bibirku dan mengecup keningku lembut rasanya….aihhh romantic dombrettttzzzz……Aurel pun tersenyum padaku dan berlalu, Sudah 6 bulan berlalu kucoba hubunggi hpnya,,kucoba mobilku melewati rumahnya tak juga kutemukan Aurelku sayang…rumahnya pun kosong melomponggg…..aku sungguh pusingggggg mencarinya..kunyalakan rokokku…sambil kuhisap dalam2 asap rokok ini aku teringat kenangan lalu bersama Aurel…tiba2 saja sms masuk di hpku dari nomor tak dikenal…saya kubuka kata-katanya…</p>
<p>‘’hai Mas ardi apa kabarnya? Semoga dalam keadaan sehat slalu ya..smoga sukses juga untuk karirnya..cepetan cari istri sana , kamu kangen aku ga??? Aku sering memikirkan kamu tapi maaf ya hubunggan kita harus diakhiri sampai disini, <strong>maybe in another life</strong> kita bisa bertemu..kamu baik2 ya dijakarta…aku udah tinggal di manado skarang merawat suamiku..kamu gak usah hubungi ke nomer ini karena pasti sudah aku buang nomer ini…aku mau mengabdi sama suamiku mengingat kesalahanku sama dia..maaf yaa’’…</p>
<p>Setelah membaca kata2 dari isi sms tersebut..aku sempat sedih..gak terasa mataku berkaca-kaca…yah Aurel padahal aku mau hidup dengan kamu tapi apa mungkin, dan keputusan kamu pun berbeda…ingin kuulangi saat itu, kita nonton bareng ngumpet2 takut ketahuan orang / saudara suami kamu..hmmmm</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/uncategorized/cerita-panas-dewasa-desahan-gairah-sex-ibu-rumah-tangga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Dewasa Ngentot Istri Juragan Tambang Batubara</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-istri-juragan-tambang-batubara.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-istri-juragan-tambang-batubara.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 16:33:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[adult pictures]]></category>
		<category><![CDATA[adult stories]]></category>
		<category><![CDATA[Adult Story]]></category>
		<category><![CDATA[bispak]]></category>
		<category><![CDATA[bugil]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita 17 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Hot XXX]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panaz]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Seru]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>
		<category><![CDATA[cewek bispak]]></category>
		<category><![CDATA[foto bugil]]></category>
		<category><![CDATA[foto sex]]></category>
		<category><![CDATA[gambar bugil]]></category>
		<category><![CDATA[gambar dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[Gambar Hot XXX]]></category>
		<category><![CDATA[gambar sex]]></category>
		<category><![CDATA[ibu rumah tangga bugil]]></category>
		<category><![CDATA[ngentotmemek]]></category>
		<category><![CDATA[pamer toge]]></category>
		<category><![CDATA[pamer toket]]></category>
		<category><![CDATA[Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh ibu rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[sex]]></category>
		<category><![CDATA[Sex Picture]]></category>
		<category><![CDATA[tante bugil]]></category>
		<category><![CDATA[tante butuh kehangatan]]></category>
		<category><![CDATA[tante girang]]></category>
		<category><![CDATA[tante haus sex]]></category>
		<category><![CDATA[tante kesepian]]></category>
		<category><![CDATA[toge]]></category>
		<category><![CDATA[toket]]></category>
		<category><![CDATA[toket gede]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan sex selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil hot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa 2012]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa ibu - ibu kesepian]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa ibu ibu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita mesum]]></category>
		<category><![CDATA[cerita mesum wanita bersuami]]></category>
		<category><![CDATA[cerita panas ibu rumah tangga selinkuh]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex - Selingkuh Itu Indah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex 17tahun]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex 2012]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dewasa 2012]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dewasa ngentot istri juragan tambang batubara]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex istri bule kesepian]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex istri jarang dibelai]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex istri kesepian]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex istri selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex payudara besar]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex terbaru 2012]]></category>
		<category><![CDATA[foto sex toket]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh dengan tante girang]]></category>
		<category><![CDATA[sex toket]]></category>
		<category><![CDATA[tante girang pamer lekuk tubuh toket indah]]></category>
		<category><![CDATA[tante selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[toket bugil]]></category>
		<category><![CDATA[toket mancung]]></category>
		<category><![CDATA[www.cerita nafsu sex selingkuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritasex.ranjangwanita.com/?p=9867</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Cerita Dewasa Ngentot Istri Juragan Tambang Batubara. Nama saya Yudi, berumur 30 tahun, dan ingin berbagi pengalaman seks saya. Ketika itu saya masih bekerja di salah satu KAP terkenal di jakarta. Saya bertugas melakukan audit pada perusahaan yang bergerak dalam pengeboran minyak dan kayu yang memiliki pertambangan di Kalimantan. Ketika itu hari ke-12 saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita%2Fcerita-dewasa-ngentot-istri-juragan-tambang-batubara.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-istri-juragan-tambang-batubara.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-istri-juragan-tambang-batubara.html"  data-text="Cerita Dewasa Ngentot Istri Juragan Tambang Batubara" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-istri-juragan-tambang-batubara.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-istri-juragan-tambang-batubara.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p><a title="Cerita sex dewasa" href="http://adf.ly/4IPEF " target="_blank"><img src="http://thumbnails64.imagebam.com/16885/35bd3b168843433.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<p><strong><a title="cerita dewasa" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com" target="_blank">Cerita Dewasa</a> Ngentot Istri Juragan Tambang Batubara</strong>. Nama saya Yudi, berumur 30 tahun, dan ingin berbagi pengalaman seks saya. Ketika itu saya masih bekerja di salah satu KAP terkenal di jakarta. Saya bertugas melakukan audit pada perusahaan yang bergerak dalam pengeboran minyak dan kayu yang memiliki pertambangan di Kalimantan.</p>
<p>Ketika itu hari ke-12 saya melakukan audit, karena weekend saya ikut bersama-sama karyawan yang sedang off untuk sama-sama ke kota Balikpapan. Di dalam perjalanan menuju kota Balikpapan dengan heli milik perusahaan tersebut, saya berkenalan dengan seorang Expatriate yang memiliki rumah di kota Balikpapan. Singkat cerita ia menawarkan rumahnya yang memiliki paviliun untuk saya tempati selama saya berada di kota dan tentu saja saya sangat setuju.</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p><span id="more-9867"></span><br />
<strong>Cerita Dewasa Ngentot Istri Juragan Tambang Batubara</strong>. Setibanya kami di rumah, Expatriate itu memperkenalkan istrinya dan kedua anaknya kepada saya dan memberitahukan bahwa saya akan menempati paviliun depan selama weekend ini. Mbak Citra, begitu saya memanggilnya dan sebaliknya ia memanggil saya dengan sebutan Pak karena suaminya yang Expatriate itu mengatakan hubungan pekerjaan saya dengan perusahaan tempatnya bekerja.</p>
<p>Lewat kira-kira sejam saya berendam, setengah tertidur di kamar mandi ketika samar-samar saya dengar ketukan di pintu kamar mandi. Setengah sadar saya melompat dan langsung membuka pintu kamar mandi. Saya terkejut bukan kepalang karena tiba-tiba Mbak Citra telah ada di depanku. Mbak Citra juga tidak kalah kalah terkejutnya, melihat saya dalam keadaan <strong><a title="foto bugil" href="http://fotosex.ranjangwanita.com" target="_blank">bugil</a></strong>. Sambil berucap yang tak jelas, &#8220;Ah.. eh..&#8221; saya langsung berbalik ke dalam dan mengambil handuk dan langsung membungkus tubuh terlarang saya dan kembali keluar menemui Mbak Citra. Di luar, Mbak Citra juga masih gugup dan kaku berbicara kepada saya, &#8220;Eh.. anu Pak, e&#8230; Mr.David sudah kembali lagi ke Pertambangan, katanya ada kerusakan mesin di pertambangan dan hari senin pagi Bapak akan dijemput oleh orang proyek di sini.&#8221; lanjutnya. &#8220;Oh..&#8221; jawab saya pendek.</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Lalu saya berjalan ke depan, untuk memakai baju di dalam kamar, Mbak Citra menunjukkan dimana saya bisa menyusun dan menyimpan pakaian saya serta menyodorkan kantong, &#8220;Pakaian kotornya taruh di sini, biar nanti dicuci pembantu,&#8221; katanya. Ketika saya membungkuk untuk membuka tas dan akan menyusunnya ke dalam lemari, tiba-tiba terlepaslah handuk yang membelit di pinggang, saya terkejut setengah mati, dan wajah saya merona merah, karena malu. Ternyata Mbak Citra, tidak terlihat terkejut, Mbak Citra hanya memandang saya sambil tersenyum nakal, lalu katanya, &#8220;Sudah berapa lama di hutan?&#8221;<br />
Sambil membetulkan handuk, saya menjawab sekenanya, &#8220;Sekitar dua minggu.&#8221;<br />
&#8220;Wah, lumayan juga dong.. pasti udah lama tidak diasah, ya Pak?&#8221;<br />
Saya hanya meringis, mengiyakan. Melihat Mbak Citra tidak terkejut dan malah berkomentar lucu, timbul niat iseng di kepala saya. Sambil kembali melepaskan handuk di pinggang, saya balik bertanya, &#8220;Mbak Citra juga udah lama dong, nggak dibor?&#8221;<br />
Sial, ternyata Mbak Citra langsung keluar kamar, saya tidak begitu peduli awalnya, tapi saya pikir mungkin telah melukai perasaan wanita, buru-buru saya mengenakan CD dan mencari-cari jeans di dalam tas untuk saya pakai dan mengejar Mbak Citra, untuk minta maaf.</p>
<p><a title="cerita sex dewasa" href="http://adf.ly/47azD " target="_blank"><img src="http://thumbnails54.imagebam.com/16885/bd1d53168843441.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Samar-samar saya dengar pintu tertutup dan, &#8220;Klik&#8230;&#8221; suara anak kunci diputar, sebentar kemudian Mbak Citra sudah ada di belakang saya sambil berusaha menarik turun jeans yang sedang saya pakai.<br />
&#8220;Nggak usah dipakai lagi deh Pak,&#8221; sambil memeluk dari belakang, tangannya meraba dada saya yang berbulu halus, tentu saja dadanya menempel pada punggung saya dan terasa hangatnya kedua gunung kembar itu.<br />
&#8220;Kalo saya udah lama nggak dibor, mau nggak Bapak melakukan pengeboran di sumur saya?&#8221; Mbak Citra seperti merajuk mengemukakan pertanyaan itu.<br />
Saya langsung berbalik dan memeluk Mbak Citra erat-erat. &#8220;Mbak Citra, nggak mungkin ada lelaki yang bisa nolak kalo diajak oleh Mbak.. lihat meski anak dua, pinggul masih berisi, dada membusung dan kemulusan Mbak.. cek..cek.. Ustad aja mungkin bakalan luluh, mbak..&#8221;</p>
<p>Mendapat angin dari saya, Mbak Citra berusaha membalas pelukan saya, sambil satu tangannya diturunkan untuk menarik CD saya ke bawah. Merasakan isyarat tubuh Mbak Citra yang bergetar dan hangat, saya segera melakukan rabaan, elusan di punggung yang terbungkus T-Shirt, yang dikenakan oleh Mbak Citra. Saya ciumi telinga dan tengkuk Mbak Citra, saya dapat merasakan Mbak Citra menghentakkan kepalanya ke belakang, merasa fly dan kegelian yang amat sangat. Saya masukkan sebelah tangan saya untuk melepas pengait bra yang dipakai Mbak Citra, dan menariknya lepas dari tempatnya. Tangan saya terus bergerilya meraba ke arah ke dua gunung kembar milik Mbak Citra, memutar dan menyentuhnya dengan hati-hati, melakukan putaran telunjuk di sekitar bawah puting berganti-gantian, dan saya rasakan Mbak Citra semakin menggelinjang dan serasa tidak kuat menahan berat badannya sendiri.</p>
<p><a title="cerita sex dewasa" href="http://adf.ly/4IPEF " target="_blank"><img src="http://thumbnails65.imagebam.com/16885/058769168843444.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Sambil membimbing Mbak Citra duduk di tempat tidur, saya terus mencium telinga dan kuduk Mbak Citra, saya tarik T-Shirt yang dipakainya ke atas, tersembullah pemandangan yang indah di depan saya, dua buah delima yang ranum tergantung indah, tanpa bisa menyembunyikan kekaguman, &#8220;Mbak&#8230; bener-bener sempurna.&#8221; Saya kembali menciumi telinga dan kuduk kemudian ke dagu, dan saya lumat bibirnya yang ranum, saya mainkan lidah saya di dalam rongga mulut Mbak Citra, tangan saya juga bekerja untuk mengerjai kedua buah gunung kembar milik Mbak Citra. Mbak Citra semakin klimaks dan saya tidak memberi kesempatan lagi, saya tarik rok ketatnya, saya tarik turun CD-nya, maka tersembullah pemandangan yang luar biasa, belahan luar yang tertutup bulu tipis, semakin ke tengah dan mendekati sentral semakin menipis seolah-olah seperti diatur oleh salon. Saya ciumi gundukan tebal itu, saya gunakan jari telunjuk dan tengah untuk menguak gundukan tersebut, kemudian menjilatinya dengan perlahan-lahan sambil menyedot dan menggigit kecil. Mbak Citra tak tahan mengeluarkan erangan, &#8220;Ah.. ahhh..&#8221; sambil menekan kepalaku dari atas. &#8220;Terusin Pak, terusss.. sedoottt..&#8221; Saya naikkan kakinya ke tempat tidur, dan memutar tubuh saya di atas tubuh Mbak Citra dan melakukan oral 69, merem-melek yang saya rasakan. &#8220;Aahhh.. ashhh..&#8221; suara saya bersaut-sautan dengan desahan Mbak Citra.</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Hampir 20-30 menit kami melakukan posisi 69, di kemaluan Mbak Citra sudah banjir ludah saya dan bercampur dengan maninya. Kemudian saya bersihkan dengan menyedotnya, dengan tiba-tiba saya tarik penis dari mulutnya, &#8220;Sloobb.. sss..&#8221; dan langsung mengajak Mbak Citra berdiri dekat dengan kursi, saya angkat kaki kanan Mbak Citra dan mendudukkannya di atas meja rias. Kemudian saya arahkan penis yang sudah tegang tidak terkira ini ke <strong><a title="vagina" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-sex-dewasa-akibat-ibu-kost-jarang-di-belai.html" target="_blank">vaginanya</a></strong>, terpeleset karena licin dan banyaknya cairan yang keluar dari dalam kemaluannya, dengan sigap Mbak Citra menangkap dan membimbing penis saya ke dalam, ketika kudorong, &#8220;Aahhh.. ah&#8230; tolong gerakin dooong, aduuh&#8230; enak banget Pakkk.. gila.. kok punya Bapak bisa lebih gede dari punya suami kontrak saya.. ahhh.. shhh..&#8221; Saya tarik, dorong perlahan-lahan terus dengan lembut. Ternyata dengan cara inilah Mbak Citra justru tidak dapat mempertahankan maninya untuk mengalir. Kukunya mencengkeram pundak saya, mulutnya menggigit bahu.</p>
<p>&#8220;Aahhh&#8230; ashhh.. aduhhh&#8230; nggaaak tahan nih aku&#8230; keluar&#8230; agghhh..&#8221; saya tetap dengan sabar mendorong, menarik dan memasukkan penis saya, memutar sambil mendorong dengan lambat-lambat kembali membangkitkan libidonya Mbak Citra. Perlahan tapi pasti, kedua bukit kembarnya semakin menegang kembali, saya raba kedua bukit kembar itu, saya hisap perlahan, saya gigit tahan putingnya dan Mbak Citra benar-benar seperti terombang-ambing di atas meja. Meja rias yang menopang tubuh Mbak Citra ikut bergoyang mengikuti irama yang saya buat, tetapi Mbak Citra semakin liar dan tidak mampu menahan <strong><a title="hasrat seks" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-gairah-nafsu-sex-istri-kesepian.html" target="_blank">gejolak hasrat seks</a></strong>nya.</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Kurang lebih 20-30 menit saya memasukkan, mendorong, menarik, memutar penis saya di dalam vaginanya, mencoba membongkar isinya dengan benar-benar perlahan, tapi gejolak Mbak Citra ternyata semakin tidak terbendung, &#8220;Aahhh&#8230; ashhh&#8230; aku.. kelluaarrr lagi nihhh.. ahhh.. kamu pinter banget ngerjain aku&#8230; aduuhh..&#8221; dengan berakhir lenguhannya, saya rasakan penis saya seakan tersedot dan hangat tersiram maninya. Saya juga sudah merasa letih dengan berdiri terus mengerjai kemaluannya Mbak Citra, tubuh saya dan Mbak Citra sudah bersimbah keringat, padahal gerakan yang saya lakukan benar-benar perlahan.</p>
<p>Saya mencabut penis di kemaluan Mbak Citra. &#8220;Mbak, kita pindah di <strong><a title="ranjang" href="http://videosex.ranjangwanita.com" target="_blank">ranjang</a></strong> yuk..&#8221; sambil saya bopong tubuh sintalnya yang mulus, saya baringkan dia di tempat tidur nomor 1 yang ada di kamar itu, kemudian saya balikkan, tubuhnya dan posisi menungging, kemaluan dan sebagian klitorisnya mendongak seolah menantang. &#8220;Ayoo hantam aku..&#8221; saya tunggangi Mbak Citra, seperti seorang Joki, lalu saya masukkan batangan saya dengan tidak merubah ritmenya, tetap santai tetapi tetap menghujam sampai ke dasarnya. Saya raba payudaranya yang bergoyang-goyang karena dorongan saya dari belakang. &#8220;Teruusshh.. ssshh.. ahhh.. shhh..&#8221; ceracau Mbak Citra benar-benar membuat saya semakin asyik menggoyang pantat, menghujam vaginanya yang sudah benar-benar banjir. &#8220;Ahhh&#8230; sshhh&#8230;&#8221; saya juga merasakan penisku berdenyut. &#8220;Aahhh&#8230; agghhh&#8230;&#8221; Mbak Citra memutar-mutar pantatnya sehingga saya benar-benar merasakan nikmat yang luar biasa. Sedotan vaginanya begitu melambungkan perasaan.</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>&#8220;Aaahhh&#8230; ssshh&#8230; ahhh..&#8221; saya tidak lagi menyebut Mbak seperti sebelumnya. &#8220;Citra&#8230; asshhh&#8230; gilaaaa.. empot ayammu&#8230; ahhh&#8230; hebat beneeerhh&#8230; ahhh.. aghhh&#8230; asshhh&#8230; ahhh&#8230;&#8221; sampai akhirnya saya tidak kuat menahan dan Mbak Citra juga sudah tidak tahan ingin mengeluarkan maninya yang keenam kalinya. Kali ini dia tidak memberi kesempatan kepada saya untuk menahan lagi, dan langsung menarik pantatnya ke depan. &#8220;Slooobbb&#8230; &#8221; saya terkejut, sudah di ujung kok malah ditarik. &#8220;Na.. kenapa&#8230;&#8221; tanpa menjawab dia mendorongku hingga jatuh terlentang dan langsung mengangkangi dan memasukkan penisku yang berdiri kokoh dan agak nyeri karena hampir 3 jam tegang yang sengaja kutahan tidak menggelepar. Mbak Citra mulai memasukkan dan menggoyang pantatnya naik.. turun.. naik.. turun sambil memutar-mutar.</p>
<p><a title="cerita sex dewasa" href="http://adf.ly/47azD " target="_blank"><img src="http://thumbnails45.imagebam.com/16885/191524168843456.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<p>&#8220;Aahhh&#8230; gila&#8230; Cit&#8230; akuuu pingin keluar&#8230; ahhh..&#8221;<br />
&#8220;Tahan sedikit&#8230; sayang, aku juga udah mau keluar kok&#8230; tahan yah&#8230; ahhh&#8230;&#8221; akhirnya Mbak Citra ternyata sudah keluar, hal itu dapat saya rasakan dari kehangatan menjalar melalui penis dan terus mengalir ke pahaku. Saya bangun dan ganti mendorong tubuhnya sehingga dia menjadi telentang. &#8220;Kenapa.. udah dikeluarin Sayang&#8230;&#8221; Ternyata dia masih mengeluarkan maninya, hampir 1 menit berselang kurasakan Mbak Citra masih mengalir maninya, dan kuterjang habis-habisan dengan ritme lebih cepat sedikit. Kuputar putingnya, diciuminya putingku. &#8220;Cupp.. sluuppp&#8230;&#8221; dan, &#8220;Ayo&#8230; Sayang&#8230; ahhhh&#8230; aghhh&#8230;&#8221; dia mengikuti irama tekananku sambil kurasakan empot ayamnya bekerja kembali dan akhirnya kami tidak tahan, lagi-lagi Mbak Citra menyemburkan maninya dan kukeluarkan di dalam vaginanya. Kulihat Mbak Citra benar-benar menerima dengan nikmat, muncratan spermaku di dalam vaginanya sampai hampir sepuluh kali muncrat dan setiap muncratan dia sambut dengan dorongan pantatnya ke arahku, sampai akhirnya saya terkulai di atasnya. Saya kecup dahinya, &#8220;Thanks ya&#8230; kamu benar-benar mengagumkan. .. sungguh, belum pernah aku alami pengalaman seperti ini ..&#8221; Jawabnya, &#8220;Kamu juga benar-benar luar biasa, lakiku bule tapi tidak sehebat kamu yang melayu.&#8221; Saya ciumi bibirnya dengan lembut, dagunya dan matanya lalu kami tertidur dengan lelapnya. Terbangun sudah hampir subuh dan Mbak Citra mulai menggesek-gesekkan tangannya di kemaluanku dan saya begitu <strong><a href="http://freehotvideo.info/" target="_blank">terangsang</a></strong>nya lalu kami bercinta lagi sampai jam 8:00 pagi.</p>
<blockquote><p>cerita dewasa cerita sek cerita panas hanya di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">www.ceritasex.ranjangwanita.com</a></p></blockquote>
<p>Hari Minggu benar-benar kami isi di atas ranjang, istirahat sebentar, bercinta lagi, makan dan minum shake dan bercinta lagi sampai pagi hari Seninnya. Waktu menunggu jemputan mobil proyek pun, masih kami lakukan bercinta di kamar mandi, walaupun cukup singkat dan mencuri-curi, benar-benar membuatku excited dan menggoreskan kenangan yang sangat mendalam dalam dua hari itu. Terima kasih atas segalanya Mbak Citra.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-istri-juragan-tambang-batubara.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Dewasa Ngentot Dosen Matematika Yang Aduhai</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-dosen-matematika-yang-aduhai.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-dosen-matematika-yang-aduhai.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 04:09:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[adult stories]]></category>
		<category><![CDATA[Adult Story]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita 17 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Hot XXX]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Lucu]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panaz]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Seru]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>
		<category><![CDATA[cewek bispak]]></category>
		<category><![CDATA[toge]]></category>
		<category><![CDATA[toket gede]]></category>
		<category><![CDATA[abg dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita abg]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil hot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa porno]]></category>
		<category><![CDATA[cerita mesum]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex di kos]]></category>
		<category><![CDATA[ceritahotdewasa]]></category>
		<category><![CDATA[crita ngewe]]></category>
		<category><![CDATA[dosen]]></category>
		<category><![CDATA[dosen haus sex]]></category>
		<category><![CDATA[dosen semok]]></category>
		<category><![CDATA[dosen semox]]></category>
		<category><![CDATA[dosen sex]]></category>
		<category><![CDATA[enak ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[gigolo dosen]]></category>
		<category><![CDATA[memek dosen]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot dosen]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot dosen semok]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot dosen sexy]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot memek]]></category>
		<category><![CDATA[ngentotmemek]]></category>
		<category><![CDATA[payudara dosen]]></category>
		<category><![CDATA[pemuas nafsu dosen]]></category>
		<category><![CDATA[toket dosen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritasex.ranjangwanita.com/?p=9829</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Cerita Dewasa Ngentot Dosen Matematika Yang Aduhai. langsung aja to the point&#8230;.. saat ini gue mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta, smester 6 fakultas psikologi..kejadian ini terjadi pada saat gue smester 2&#8230; masih anget2nya jadi mahasiswa. Pada smester2 itu ada mata kuliah gue yang namanya Matematika Dasar. gue sedikit bingung juga koq di Psikologi ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita%2Fcerita-dewasa-ngentot-dosen-matematika-yang-aduhai.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-dosen-matematika-yang-aduhai.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-dosen-matematika-yang-aduhai.html"  data-text="Cerita Dewasa Ngentot Dosen Matematika Yang Aduhai" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-dosen-matematika-yang-aduhai.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-dosen-matematika-yang-aduhai.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p><a title="dosen sexy" href="http://bit.ly/nO13lQ" target="_blank"><img src="http://thumbnails50.imagebam.com/15498/607208154978926.jpg" alt="imagebam.com" /></a></p>
<p><strong><a title="cerita dewasa ngentot" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com" target="_blank">Cerita Dewasa Ngentot</a> Dosen Matematika Yang Aduhai</strong>. langsung aja to the point&#8230;.. saat ini gue mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta, smester 6 fakultas psikologi..kejadian ini terjadi pada saat gue smester 2&#8230; masih anget2nya jadi mahasiswa. Pada smester2 itu ada mata kuliah gue yang namanya Matematika Dasar. gue sedikit bingung juga koq di Psikologi ada matematika tapi gue gak ambil pusing karena emang gue lumayan pinter masalah matematika ini&#8230;. tapi sedikit lupa juga&#8230;</p>
<p>Langsung aja pas awal Smester2 banyak gossip santer yang kedengeran di anak2 bahwa dosen Matematika Dasar ini seksi banget&#8230;. tapi dah 2 minggu dosen ini gak pernah masuk ke kelas gue jadi gue gak tau. dan akhirnya di Minggu ke 3 nih dosen masuk juga, emang bener sih.. selain masih muda bodinya mulus banget kek gitar spanyol.bukan gitar banci yang kotak , hmmm dah gitu meja buat dosen ditempat gue adalah model podium.. jadi kalo dosen mo nerangin harus diri gak bisa duduk&#8230;. n kalo dosen duduk gak keliatan dari belakang&#8230; karena podiumnya tinggi kek buat pidato.</p>
<p>Nah setiap mata kuliahnya dia gue selalu ambil posisi paling depan pojok kanan&#8230; karena podiumnya terletak di pojok kiri&#8230;tau gak alesannya ? alesannya gue ambil posisi duduk itu adalah&#8230; kalo dosen lagi gak nerangin n dosen lagi duduk dimeja podium&#8230; itu dosen pasti duduknya hadap ke kirinya dia&#8230;jadi istilahnya hadap ke gue&#8230;&amp; dosen itu selalu gak sadar kalo dia duduknya terbuka alias ngangkang&#8230;jadi gue dengan leluasa bisa merhatiin dia tanpa dia sadarin &amp; yang ngintip juga bukan gue tapi seluruh mahasiswa laki di kelas gue. pada suatu saat dia ngasih soal yang cukup rumit yang ditulis di papan tulis&#8230;.<span id="more-9829"></span></p>
<p><strong>Cerita Dewasa Ngentot Dosen Matematika Yang Aduhai. </strong>karena basic gue lumayan jago matematik gue langsung maju n ngerjain tuh soal. disitu gue mulai diperhatiin dosen ini.. &amp; disini juga gue mulai coba deketin doi&#8230;<br />
ntah pasang OHP atau menghapus papan tulis&#8230; n setiap dijalan gue tegor.. akhirannya doi tau nama gue&#8230; &amp; kita sering ngobrol2 kalo di kampus ma doi..&amp; dari situ juga gue baru tau dia fresh graduate tapi bukan dari kampus gue&#8230;.</p>
<p>wait minum kopi dulu gue&#8230;..</p>
<p>jutt&#8230;. lalu lalu sampai pada suatu hari, gue kebelet boker nih dikampus&#8230; tapi pas gue ke WC cowok penuh abis&#8230;. terpaksa deh gue ke WC cewek, soalnya &#8230;. dah gak tahan..nah pas gue udahan gue buka pintu WC sedikit n gue kaget ternyata diluar dosen Matematika Dasar gue lagi ganti baju.langsung aja pintu gue tutup dikit jadi bisa gue intip tanpa ketauan dia.</p>
<p>gua liat bodynya mulus banget man, putih ada bulu2nya dikit branya putih, CDnya yang gak gue tahan&#8230;.pake G-String&#8230;..merah waaaaaaaaaa. anjrit langsung aja sambil liat pemandangan yang menakjubkan itu gue coli. tapi gak berlangsung lama cuma 10 menit tuh dosen dah kelar ganti bajunya, yah gak jadi ngecrit dah gue&#8230;.((( . hmm dari situ gue mulai punya niatan &#8220;wahhh ane sosor juga nehh&#8221;</p>
<p>gue mikir kerja keras gimana caranya yah&#8230;.. ampe akhirnya ada Quiz &amp; gue gak masuk karena gue sakit&#8230;. nah minggu depannya gue minta susulan ke dia&#8230; tapi dia bilang gak bisa karena dia gak bawa soalnya&#8230; gue mohon2 ma dia karena seninnya (mata kuliah ini pas jumat) nilai dah masuk semua ke BAAK ( bagian yang ngurusin nilai )&#8230; gue mohon2 ke dia karena sabtu gak ada kuliah dan dia juga gak ngajar jadi gak mungkin kan..yaudah akhirnya dia ngambil keputusan&#8230; dia suruh gue kerumahnya&#8230;.</p>
<p>NAHHhhhh disini gue mulai berpikiran yang nggak2&#8230; kekeke. untung rumahnya gak terlalu jauh dari kampus.. jadi abis kuliah kira2 jam 3an gue meluncur kerumahnya, yang kebetulan dia juga dah gak da kelas lagi. pas sampe dirumahnya, dia dah ganti baju dan mempersilahkan masuk gue.  sempat terperangah juga gue ngeliat dia berpakaian.. cuz sehari2 dikampus gue selalu ngeliat dia pake baju rapih melulu, rok, blouse, n blazer&#8230; selalu gitu&#8230;</p>
<p>dan sekarang gue liat pemandangan lain&#8230; dia pake celana pendek selutut yng ketat ma pake kaus putih ketat yang nonjolin toketnya yang keliatan gede..Ngeliat gue kaget dia langsung minta maaf&#8230;..&#8221; Maaf ya gue pake baju kek gini maklum dirumah ngapain sih rapi2&#8243;, hehe gue sedikit kaget denger ucapan dia&#8230; emang kita kalo dah gak dikelas biasa make bahasa gue/elo&#8230;..</p>
<p>ya udah gue masuk keruang tamu yang keliatan kosong banget cuma ada bangku, meja ma tv&#8230; pokoknye sepi dah kek gudang kosong<br />
akhi kata gue nanya2 &#8220;lho mbak rumahnya koq sepi??&#8221;, die bilang &#8220;Iya, kan gue juga baru pindah kesini, ini juga ngontrak biar deket buat ngajarnya&#8221;&#8230;.. nah begitu dah jadinya. akhirnya doi ngasih soal quiz buat gue&#8230; lumayan gampang sih gue cuma ngerjain selama setengah jam&#8230; dan selama dia nungguin gue dia duduk persis didepan gue sambil baca majalah dengan kaki bersila&#8230;. wuihhhh pahanya yang mulus keliatan&#8230;. sebagai bahan khayalan lo pada gue taksir nih tinggi dosen gue 169 berat 48 gilakkk ideal banget yaks?? oh iya gue lupa kasih tau gue kerjainnya duduknya dibawah karena meja tamunya pendek&#8230; jadi gue adep2an ma tuh dosen&#8230;</p>
<p>setelah selesai kerjain kuisnya gue duduk sampingnya sambil nyerahin itu jawaban&#8230;<br />
nah kita ngobrol2 deh mengenai seputar lingkungan kampus. ampe gue iseng nanya ke dia.. &#8220;Suami mbak mana??&#8221;&#8230;. die bilang &#8220;Suami?? gila kali yah masih muda gini cepet2 merit&#8221;, sambil doi ketawa renyah.. ya elah dah kek keripik.langsung aja gue bilang &#8220;kalo kawin udah kan mbak??&#8221;, langsung dia ngomong &#8220;itu sih urusan laen&#8221; sambil ketawa lagi&#8230;</p>
<p>emang gue ngerasain pas disini dia orangnya asik banget&#8230; gak ada nuansa formil seperti kalo gue ngobrol dikampus ma ni Dosen&#8230;.. gila jadi semakin deg2an gue dibuatnya..Langsung aja gue tembak dia&#8230;..&#8221;mbak koq bisa bagus badannya??&#8221;, biasa gaya buaya darat gue keluarin. &#8221; ah bisa aja lo&#8230; gue seneng renang aja&#8221;, dia mengujar&#8230; cieh bahasa gue..Nah&#8230;.. gak tau gimana dia mulai dah cerita mengenai dia&#8230;</p>
<p>Gue terperangah aja ngeliat dia yang mantep banget.. mukanya yang cantik&#8230;.<br />
n akhirnye dia berhenti ngomong &#8221; ada apa siy liatin gue,???&#8221; dia bilang.<br />
ga da apa2 gue bilang. Nah nahh nahh ini peristiwa yang memulai percikan birahi gue kekekeke&#8230;&#8230;</p>
<p>gue minta dia tuk ngoreksi jawaban gue langsung&#8230;&#8230; n dia ngoreksi akhirnya&#8230;<br />
dia taro soal ma jawaban gue dipahanya&#8230; gue disamping kanannya&#8230;<br />
sambil nerangin gue&#8230;.dimana kesalahan gue&#8230; otomatis badan gue condong ke badannya kan??&#8230;.</p>
<p>nah dah gitu sengaja gue ambil pulpen gue untuk nulis2 dijawaban gue apabila ada kesalahan,.gue bilang &#8220;ohh mestinya gini yah mbak TAN X= SIN X/ COS X,&#8221; sambil gue tulis. otomatis dipahanya kerasakan???? yoi dah sengaja juga gue teken2 kekeke.dan gak sengaja gue pegang tangan kanan dia pake tangan kiri gue&#8230;<br />
eh dia koq diem aje&#8230; gue jadi bingung&#8230; (ket: dia kidal bro)&#8230;.<br />
gue elus2 aja.. eh dianya cuek sambil masih ngejelasin. hmm pasang muka gak bersalah&#8230; gue pelan pelan meluk pundaknya&#8230;. <img src='http://ceritasex.ranjangwanita.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> )<br />
eh dia mau langsung bergeser kedada gue&#8230; kekeke&#8230;..yang gue bingungin dia masih aja terusin ngoreksi jawaban gue&#8230; .kekeke</p>
<p>nah mulai dah gue cium2 rambutnya&#8230;&#8230;..wangi man&#8230; harum wangi shampo pantene gue hapal banget. nah dia mulai bereaksi saat gue cium2 kupingnya&#8230;&#8230;.dia melenguh &#8220;akhhh&#8230;makin konak aja gue&#8230; langsung gue abisin lehernya&#8230;..dan gue cium bibirnya&#8230;.. duhh anjrittt dingin, lembut&#8230; bikin gue ngincrit dikit dicelana.<br />
dan tanpa dikomando langsung gue raba tokednya&#8230; ternyata emang lumayan gede&#8230;..langsung gue masukin tangan gue ke bajunya dan selipin ke behanya biar isa dari dalem,&#8230; die cuma merem melek doank keenakan&#8230;..<br />
tanpa dikomando dia buka ritsleting jeans gue&#8230;.. langsung die keluarin kontol gue&#8230;.dan mainin&#8230; dikocok2 &#8230;settttttttttttttt&#8230;&#8230;.. ngincrit dikit gue</p>
<p>Pas gue dah keenakan&#8230; gue buka aja bajunya n behanya. die juga ngelepas pegangan di kontol gue sambil buka baju gue.. gilakkk tokednya mantep banget kek toketnya MEGAN FOX bentuknya. pokoknya pas deh ditangan&#8230;keke&#8230; lalu gue isep aje putingnya yang warnanya pink. dia menggelinjang bro&#8230; sambil mempercepat kocokan di kontol gue&#8230; langsung aja daripada ane ngecrot duluan gue suruh lepas aja pegangan dia.pas dah ngelepas gue langsung buka celana n bugil didepan dia.nah tanpa disuruh doi juga langsung ngelepas celananya berikut celana dalem dan isi2nya</p>
<p>Posisi gue buka celana kan berdiri didepannya dan dia buka celana sambil duduk langsung aja die ngisep kontol gue&#8230;.set dah wuenak rek rasanya. yang lebih bikin gue teler lagi dia isep ampe pangkal kontol gue bro&#8230; ibaratnya kek di <strong><a title="video sex" href="http://freehotvideo.info/" target="_blank">film bokep</a></strong> &#8220;DEEP THROAT&#8221; setttttt</p>
<p>gue dah ngerasa gemeteran&#8230; langsung aja gue lepas dari pada EDI TANSIL ( EJAKULASI DINI TANPA HASIL ) gue kongkongin kakinya dia&#8230; langsung keliatan&#8230;.daging empuk berbulu jarang&#8230; kek bakpau tapi ada rambut abang2nya kekeke )&#8230;&#8230;<br />
gila merangsang banget&#8230;. langsung aja gue jilatin&#8230;&#8230;.ampe abis&#8230; kek vanila ice cream rasanya&#8230; gue yakin nih dia rajin minum &#8220;RAPET WANGI&#8221; , cuma 3 menit dia jepit pala gue n neken kepala gue&#8230;&#8230; sambil lidah gue nyangkut di <strong><a title="vagina" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-nikmatnya-gak-mudik-ditemani-pembantu-bahenol.html" target="_blank">Vagina</a></strong> nya tiba2 dari Vaginanya keluar cairan asin, asam, manis ramai rasanya (NANO NANO Kaleee) gue yakin dia dah orgasme abis itu doi minta masukin dah&#8230;&#8230;..<br />
yaudah tanpa ragu2 gue sundul aje&#8230; kekeke wahh rasanya nikmat kek dipijit2 didalem&#8230; kalo dikoran kan biasanya ada tuh iklan yang bunyinya &#8220;BISA EMPOT-EMPOT&#8221; nah yang kek gini nih rasanya,&#8230;..</p>
<p>wuihhh akhirnya gue genjot&#8230;. eh dia ikutan genjot. dah 40 menit kemudian gue pengen keluar&#8230; gue cabut kontol gue&#8230;. eh tau2 dia masukin kontol gue kemulutnya&#8230;udah dah&#8230;. gue tembak deh dimulutnya..CROTTTZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ&#8230;<br />
adem boss rasanya&#8230;&#8230;</p>
<p>Setelah kejadian itu hubungan kita biasa2 aja kek gak pernah terjadi apa2&#8230;.n yang gue bingung&#8230; nilai gue jelek&#8230; tapi di DNS gue ( Daftar Nilai SMester ) mata kuliah gue A&#8230; bingung saya&#8230;&#8230;<br />
nah itulah kisah kasih di Kuliah sekarang gue dah gak pernah ketemu doi lagi karena emang doi dah gak ngajar smester atas&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-ngentot-dosen-matematika-yang-aduhai.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Mesum Dengan Pacar Temenku</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-mesum-dengan-pacar-temenku.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-mesum-dengan-pacar-temenku.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2011 06:28:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>frida</dc:creator>
				<category><![CDATA[abg bispak]]></category>
		<category><![CDATA[adult pictures]]></category>
		<category><![CDATA[adult stories]]></category>
		<category><![CDATA[Adult Story]]></category>
		<category><![CDATA[bispak]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita 17 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Hot XXX]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Lucu]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panaz]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Seru]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>
		<category><![CDATA[cewek bispak]]></category>
		<category><![CDATA[haus sex]]></category>
		<category><![CDATA[Jilat Memek]]></category>
		<category><![CDATA[Kondom]]></category>
		<category><![CDATA[ngentotmemek]]></category>
		<category><![CDATA[pamer memek]]></category>
		<category><![CDATA[pamer toge]]></category>
		<category><![CDATA[pamer toket]]></category>
		<category><![CDATA[Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[sex]]></category>
		<category><![CDATA[Sex Stories]]></category>
		<category><![CDATA[toge]]></category>
		<category><![CDATA[toket]]></category>
		<category><![CDATA[toket gede]]></category>
		<category><![CDATA[cerita abg]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa - ABG Memeknya Basah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa 17 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa horny banget]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa sex wanita]]></category>
		<category><![CDATA[cerita mesum]]></category>
		<category><![CDATA[cerita mesum di toilet]]></category>
		<category><![CDATA[cerita mesum kenikmatan karena kontol gede]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex abg]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dewasah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex di kost]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[www.cerita sex kantor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritasex.ranjangwanita.com/?p=9764</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Cerita Mesum Dengan Pacar Temenku Di kos aku punya temen yang seumuran dengan aku, orangnya cantik dan sexy banget. Kalo dia pake pakean yang ketat menempel dibadannya, pasti para lelaki yang melihatnya akan menelan ludah dan jadi ngeres, hampir bisa dipastikan bahwa dipikiran lelaki itu adalah bagaimana bisa menggeluti temenku itu di ranjang. Temenku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita%2Fcerita-mesum-dengan-pacar-temenku.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-mesum-dengan-pacar-temenku.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-mesum-dengan-pacar-temenku.html"  data-text="Cerita Mesum Dengan Pacar Temenku" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-mesum-dengan-pacar-temenku.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-mesum-dengan-pacar-temenku.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p><strong><a title="cerita mesum" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com" target="_blank">Cerita Mesum</a> Dengan Pacar Temenku</strong> Di kos aku punya temen yang seumuran dengan aku, orangnya cantik dan sexy banget. Kalo dia pake pakean yang ketat menempel dibadannya, pasti para lelaki yang melihatnya akan menelan ludah dan jadi ngeres, hampir bisa dipastikan bahwa dipikiran lelaki itu adalah bagaimana bisa menggeluti temenku itu di ranjang. Temenku punya ttm, umurnya jauh diatas umur temenku. Orangnya si keren, atletis lagi badannya, tinggi gede. Ketika aku tanya kenapa ttman gak dijadiin cowoknya, temenku bilang dia mo jalani aja dulu for fun, kalo nanti hubungan mreka berkembang baru mikir kedepannya seperti apa. Temenku juga suka jalan ma om2, bahkan ada om2 yang dikenalin juga ama aku. Tapi karena aku badannya kecil, gak banyak tu om yang ngajakin aku cek in. Sebenarnya biar kecil badanku tapi aku punya tonjolan2 yang proporsional dengan ukuran badanku, cukup menggoda juga untuk diliat lelaki. Satu weekend, temenku itu jalan lagi ma om2, padahal dia dah janjian ma ttm nya yang baru pulang dari australia. Dia bilang ke aku supaya bilang dia lagi nengokin neneknya yang sakit keras sehingga harus pulang ke kampungnya. tapi setau aku neneknya dah lama almarhum. Tapi ya sebagai temennya ya aku iyakan saja, dia nitip kunci kamarnya ke aku karena ttm nya biasanya kalo dateng suka langsung masuk kamarnya kalo dia belum pulang.<span id="more-9764"></span></p>
<p><strong>Cerita Mesum Dengan Pacar Temenku</strong> Menjelang sore, kamarku ada yang ngetok, aku baru tidur sehingga masi pake seragam tidur, t-shirt dan celana pendek, kalo tidur aku memang gak pake bra sehingga ketika itu pentil imutku berbayang di t-shirt tipisku. Setengah ngantuk aku membuka pintu kamarku. Ternyata si abang, ttm temenku itu. Dia membelalak juga ngeliat <a href="http://bit.ly/jC8itU" target="_blank"><strong>pentilku</strong></a> yang berbayang di t shirt tipisku. &#8220;Nyari Ayu (nama temenku) ya bang, dia pulang kampung, neneknya sakit keras, nih kunci kamarnya&#8221;. &#8220;Iya dia juga nempel surat dipintu kamarnya, katanya suruh minta kunci kamarnya ke kamu. Sori ya aku ngeganggu kamu lagi mimpi&#8221;. &#8220;Gak kok, mang dah waktunya bangun&#8221;. &#8220;Mangnya mo kemana&#8221;. &#8220;Gak kemana2, kalo tidur siangnya kelamaan, ntar malemnya gak bisa tidur aku&#8221;. &#8220;Gak apa gak bisa tidur juga, kan ada aku&#8221;, jawabnya sembari ketawa. &#8220;Maksudnya&#8221;, aku pura2 gak ngerti arah jawabannya. &#8220;Iya, kalo gak bisa tidur nanti malem, aku mau kok nemenin kamu&#8221;, dia tertawa lagi. &#8220;Ya udah aku mandi dulu ya, nanti aku temeni deh&#8221;. &#8220;Oke&#8221;. Aku melanjutkan tidurku sebentar sampe ngantukku bener2 ilang, baru aku mandi. Aku pake baju rumah ja, kan gak da rencana mo kemana2, sama kaya seragam tidurku, cuma t-shirtnya lebih tebel aja, aku sih tetep gak pake bra. Aku ngetok pintu kamar temenku, si abang bukain pintunya, &#8220;Wah dah cantik nih, mo kemana&#8221;. &#8220;Mo nemeni abang ja, mau ditemenin gak&#8221;. &#8220;Mau banget, ditemeni ma yang cantik masa nolak&#8221;. &#8220;Mangnya aku cantik bang, cantikkan juga Ayu, lebih <a title="sexy" href="http://bit.ly/iuW9R4" target="_blank"><strong>sexy</strong></a> lagi bodinya&#8221;. &#8220;Kamu juga sexy kok, proporsional banget semuanya&#8221;. &#8220;Semua paan bang&#8221;. &#8220;Semua yang nonjol dibadan kamu, proporsional ama ukuran badan, sexy kan itu namanya&#8221;. Aku seneng aja dia muji2 gitu, prempuan mana si yang sebenarnya gak suka digombalin gitu. &#8220;Abang baru pulang dari australia, bawa oleh2 dong buat Ayu&#8221;. &#8220;ada dikit, buat kamu juga ada&#8221;. &#8220;Kok bisanya&#8221;. &#8220;Ya bisalah, aku kan merhatiin kamu juga dah lama, gak tau kan kalo aku perhatiin&#8221;. &#8220;Masak sih&#8221;. &#8220;Iya karena dimataku kamu gak kalah sexynya ama Ayu&#8221;. Dia ngasi aku gantungan kunci dengan bandul koala. &#8220;Makasi ya bang, abang lagi nonton ya, film paan si&#8221;, tanyaku karena kulihat tvnya nyala hanya dengan warna biru pertanda ada film yang di pause. &#8220;Film thailand, Ayu kan minta dibeliin film thailand&#8221;. &#8220;Kok belinya di ausie&#8221;. &#8220;Iya di ausie kan bebas jual film dari mana aja, mo ikutan liat gak&#8221;. Aku duduk aja di karpet, memang kamar temenku itu gak da perabotannya, duduk di karpet, tv dan audiovisual equipmentnya yang ditaruh di meja . Tidurpun gelar kasur dilantai, jadi lega ruangannya kalo gak ada perabotan yang besar2. Ada ac dan kamar mandi didalem. Aku juga niru gitu dikamarku. Aku duduk nyender di tembok disebelahnya, dia mijit remotenya untuk meneruskan filmnya, rupanya film bokep, cewek thailand maen sama bule. &#8220;Cewek thailand kaya orang kita ya bang, gede banget ya punya bule&#8221;. &#8220;Iya, kamu perna ngerasain yang gede gitu In&#8221;. &#8220;Blon bang, yang kecilan pernah&#8221;. &#8220;enak tu In kalo kemasukan yang gede gitu, brasa banget gesekannya&#8221;. &#8220;Yang enak perempuannya apa lelakinya bang&#8221;. &#8220;Ya dua2nya lah, yang lelaki juga pasti nikmat banget, palagi kalo mem3k perempuannya jadi peret banget kemasukan yang gede gitu, kan berasa kedutannya, kaya diremes2 gitu&#8221;. &#8220;Kok abang tau, punya abang segede gitu ya&#8221;. &#8220;Mo liat&#8221;. Aku cuma senyum2 aja, pembicaraan mulai ngarah ke ngesex.</p>
<p>Lama2 aku hanyut juga ngeliat serunya tu film ditambah serenade wajib <a title="film bokep" href="http://freehotvideo.info/" target="_blank"><strong>film bokep</strong></a> &#8211; ah uh no yess dari ceweknya. Dia tau kalo aku dah mulai hanyut, &#8220;Gerah ya In, kalo gerah buka ja t shirtnya&#8221;. &#8220;Maunya&#8221;, jawabku sembari senyum. Perlahan dia usap rambutku dan mengecup keningku Aku mendongakkan kepala untuk memandangnya. Beberapa saat kami saling berpandangan, beberapa saat kemudian wajah kami semakin mendekat, aku menutup mataku dan pada akhirnya dia mengecup lembut bibirku. bibirnya memagut bibirku. dikulum sambil menjulurkan lidahnya untuk mengait-ngait lidahku. Sejenak, dia melepaskan pagutan bibirnya. Ditatapnya wajahku sambil menggerakkan jari tangannya untuk menyibak beberapa helai rambut yang terjatuh di keningku. Dan ketika kembali mengulang ciumannya, ujung lidahku menyusup di antara bibirnya. Segera dipagutnya lidahku. Dihisapnya dengan lembut agar menyusup lebih dalam<br />
ke rongga mulutnya. Kedua telapak tangannya turun ke bahuku. Setelah mengusapkan jari-jarinya berulang kali, telapak tangannya meluncur ke punggungku. Lalu dibelai-belainya punggungku dengan ujung-ujung jarinya sambil mempermainkan lidahku dengan ujung lidahnya. Tak lama kemudian, aku melingkari lehernya dengan kedua tanganku. Semakin lama rangkulanku semakin ketat. Kemudian aku menggerak-gerakan lidahku yang lagi dikulumnya, membelit dan balas mengisap. Dia melepaskan pagutan bibirnya. Sejenak kami saling menatap. Lalu dikecupnya dahiku dengan mesra. Kemudian bibirnya berpindah mengecup bahuku. Mengecup berulang kali. Dari bahu bibirnya merayap ke leherku. Sesekali lidahnya dijulurkan untuk menjilat. Aku menggelinjang karena geli. Tangan kirinya menyusup ke dalam t-shirt meremas pelan tokedku, sementara tangan kanannya menyusup ke cdku bagian belakang melalui celpenku dan mengusap, meremas lembut belahan pantatku. Dia kembali menciumi aku dengan buas. Bibirku di lumat habis. Lidahnya meliuk-liuk di dalam mulutku dan kusambut dengan kelincahan lidahku. Lalu mulutnya kembali turun ke arah leherku, dia menjilati leherku. Aku memejamkan mata, aku sangat menikmati rangsangannya. Tanganku terus mengusap-usap kontolnya yang masih rapi berada di dalam sarangnya. Terasa besar dan keras.</p>
<p>Kami berciuman seakan-akan kami sepasang kekasih yang telah lama tidak berjumpa. Perlahan dia raih pinggangku dan mendudukkannya dalam pangkuannya. Dia mengusap lembut rambutku, pipiku. Ciuman bibirnya semakin dalam, seakan tidak pernah dia lepaskan. Cukup lama kami berciuman. Akhirnya dia mulai menurunkan bibirnya ke arah leherku. “Ugh…”. lenguhku. Aku makin mendongakkan kepalaku, dia menjelajahi milimeter demi milimeter leherku, “Bang… ookkhh…”, lenguhku saat dia melepaskan t-shirtku. Aku mengangkat tanganku keatas untuk mempermudah lepasnya t-shirt itu. Jilatan-jilatan lembut mulai menjalari tokedku. &#8220;Dikasur ja yuk&#8221;, dengan sekali gerakan dia dapat menggendongku. Kami lanjutkan percumbuan dalam posisi berdiri lagi dengan tubuhku dalam gendongannya. Aku mulai meremasi rambutnya. Perlahan-lahan dia merebahkan aku dikasur yang letaknya gak jauh dari karpet itu. Dvd player dan tv sudah dimatikannya. tarikan nafas kami berdua yang masih sibuk bercumbu. Aku melepaskan pakaian yang menempel dibadannya. Belon terlepas semuanya aku sudah melenguh lagi karena dia mulai mengulum tokedku. Kali ini lenguhanku lebih keras dari sebelumnya. Jilatan-jilatan diselingi gigitan-gigitan kecil mendarat di sekitar pentilku, berkali-kali membuat aku menggeliat. Dia meneruskan cumbuannya ke arah perutku. Kini dia mengulum puserku sehingga kembali aku melenguh keenakan. Perlahan dia mulai menurunkan kain terakhir yang menempel pada tubuhku, menurunkan centi demi centi cdku menyusuri kedua kakiku hingga terlepas entah kemana. Seiring itupun, dia mulai menurunkan jilatan ke arah selangkanganku, “Bang… diapain… uugghh…”<br />
Dengan gemas, dibenamkannya hidungnya persis di antara bibir memekku. Sesekali diselingi dengan menggeleng-gelengkan kepalanya. “Bang..! Aauuw!” pekikku sambil menggelinjangkan pinggulku. Tapi beberapa detik kemudian, aku merasakan lidahnya menjilat-jilat bagian luar memekku, aku merintih-rintih. Aku merasa nikmat setiap kali lidahnya menjilat dari bawah ke atas. Jilatan itu membuat aku menjadi liar, aku menghentak-hentakkan kakiku dan menggeliatkan pinggulku berulang kali. Memekku semakin basah. Karena tak tahan lagi menerima kenikmatan yang mendera memekku, aku menjambak rambutnya dengan satu tangan, tanganku satunya menekan bagian belakang kepalanya. “Bang, aarrgghh! aku dah mo nyampe”. Dia menghentikan jilatan lidahnya. Ia menengadah dan memandang wajahku, aku lagi terpejam merasakan nikmatnya jilatannya. &#8220;Cepet banget In&#8221;, tanyanya sambil menyisipkan jari telunjuk ke dalam memekku. Dia menenggelamkan dan menggosok-gosokkan hidungnya ke belahan bibir memekku. Nafasku terengah-engah. Mulutku setengah terbuka megap-megap. Aku menggeliatkan pinggulnya untuk menahan cairan yang terasa ingin mengalir keluar dari memekku. kepalanya ditekan ke memekku dan menghisap2nya sambil meremas kedua bongkahan pantatku. Dan Aku semakin keenakan, membuat lendir semakin banyak mengalir ke lubang memekku. Aku mengangkat kakiku yang terjuntai di atas kasur dan melilitkan betisku di lehernya. Aku tak ingin kepalanya lepas dari pangkal pahaku. Aku mempererat tekanan betisku di lehernya. Aku juga menjambak rambut dan menekan bagian belakang kepalanya lebih keras, sehingga mulutnya makin terbenam di dalam memekku. Dia telah merasakan bibir dan dinding memekku berdenyut-denyut. DIa pun dapat merasakan hisapan lembut di lidahnya, seolah memekku ingin menarik lidahnya lebih dalam. Sejenak, dia mengeluarkan lidahnya untuk menjilat dan menghisap bibir memekku. Dikulumnya berulang kali. Dijilatinya kembali dinding dan bibir memekku. “Baaang, aku nggak tahan lagi&#8221;. Dia semakin bersemangat menjilat dan menghisap-hisap. membuat pinggulku terhentak-hentak. Walaupun kepalanya terperangkap dalam jepitan paha dan betisku, tetapi dia dapat merasakan setiap kali pinggulku terangkat dan terhempas. Berulang kali hal itu terjadi. Terangkat dan terhempas kembali. Sesekali pinggulku menggeliat pertanda aku dah bener2 mo nyampe. Dan ketika dia merasakan rambutnya kujambak semakin keras diiringi dengan pinggulku yang terangkat menghantam wajahnya, dia segera mengulum itilku. Sesekali dihisapnya disertai tarikan lembut hingga itilku hampir terlepas dari bibirnya. Ketika merasakan pinggulku agak berputar, dijepitnya itilku dengan kedua bibirnya agar tak lepas dari hisapannya. “Bang, aku nyampeee. Aargh.. Aarrgghh..!” Dia menjulurkan lidah sedalam-dalamnya. Bahkan ditekannya lidah dan kedua bibirnya agar terperangkap dalam jepitan bibir memekku. Setelah mencicipi rasa di ujung lidahnya, dihisapnya cairan memekku sekeras-kerasnya. Direguknya lendir itu dengan lahap. Lalu dibenamkannya kembali hidungnya di antara celah bibir memekku yang berdenyut-denyut itu. Dan ketika merasakan pinggulku terhempas kembali ke atas kasur, dia menjilati memekku. Setetes lendir pun tak dia sisakan! Bahkan lendir yang membasahi jembutku pun dijilatinya. Jembutku jadi merunduk rapi seperti baru selesai disisir! “Bang., ooh, aarrgghh.., Enak banget&#8221;.</p>
<p>Dia memandang wajahku. Mataku terpejam sambil menggigiti bibirku sendiri, tanganku yang mencengkram seprei di tepian kasur dengan kencang, serta nafasku yang tidak beraturan. Dia membiarkan aku meregang dalam detik demi detik puncak kenikmatan yang baru saja kudapat.</p>
<p>“Aku ke kamar mandi dulu ya bang”, dia mengangguk. Ketika aku sedang membilas tubuhku dibawah shower air hangat dia masuk ke kamar mandi. “Bang, tolong matikan AC kamar. Biar nggak kedinginan kalau aku keluar nanti”,.AC tidak dia matikan tapi aku setel menjadi 25 derajad. Biar lebih hangat. Lalu dia kembali melangkah ke kamar mandi lagi. “Jangan bengong, bang, mandi sekalian aja…”, kataku waktu dia bengong. Dia segera melepas sisa pakaiannya yang belon aku lepasin waktu dia ngemut tokedku. Sesaat ketika badannya basah tersiram air, aku menyabuni seluruh tubuhnya dengan pelan dan lembut. Mula-mula tangannya, lalu dada dan perut. Aku minta dia berbalik badan dan kemudian punggungnya mendapat giliran. Setelah bagian atas tubuhku rata terkena sabun, aku berjongkok. Kusabuni kakinya, lalu naik ke paha. Aku memegang kontolnya dan mengelus batangnya pelan-pelan, terasa sangat licin dengan sabun. Setelah bersih, tiba gilirannya. Dia segera mengambil sabun dari tanganku. Mula-mula dia mengusap kedua tanganku. Lalu beralih ke perutku. Kemudian tangannya merayap naik, kedua tokedku disabuni dengan lembut. Tangan kirinya membelai lembut <a title="toket" href="http://bit.ly/jdsZvQ" target="_blank"><strong>toked</strong></a> kananku, sementara tangan kanannya mengusap-usap toked kiri. Dia lakukan berulang-ulang, aku memejamkan mata sambil mendesah, menikmati sensasi. Tubuhnya merapat ke tubuhku, dan dengan posisi seperti memeluk, tangannya menyabuni punggung dan pantatku. Ketika tangannya sampai di belahan pantatku, sengaja dengan lembut dia sedikit menusukkan jemarinya ke lubang anusku. “Emmhh… baang,…”, aku mendengus perlahan. Setelah bagian atas tubuhku rata dengan sabun, dia lalu berjongkok. Dia mulai mengusap kaki dan betisku. Pelan.., perlahan sekali. Lalu tangannya naik ke pahaku. Aku agak merenggangkan kakiku, agar tangannya bisa menyusup ke celah pahaku. Lalu tangannya naik lagi, sampai akhirnya dia bisa menyabuni jembutku. Agak lama dia mengusap-usap sekitar selangkanganku dengan lembut, hingga bibir memekku merekah. “Sudah.. bang”, lenguhku. Dia berdiri dan memeluk tubuhku. Dia menciumku sampai aku kembali terengah-engah. Tubuh kami terus bergerak mencari kenikmatan. Tangannya mengusap pantatku, paha dan kedua tokedku. Aku juga terus menggerayangi tubuhnya, punggung, pantat dan akhirnya bermuara ke kontolnya. Kukocok-kocok kontolnya. Dia merasa nikmat. Aku mundur dan bersandar di dinding. Kaki kurenggangkan, mataku terpejam. Aku lalu memegang kontolnya. Sabun makin mencair tapi masih tetap licin.<br />
Aku baru membuka mataku ketika kurasakan sebuah benda menempel lembut pada bibir memekku. Aku memandang lembut ke arah wajahnya yang tepat berada di depan wajahku. “Aku masukin ya” bisiknya sambil mengecup keningku. Aku hanya mengedipkan kedua mataku sekali, sambil tetap memandangnya.</p>
<p>Perlahan-lahan dia tekan kontolnya menerobos liang memekku. Aku makin merenggangkan lagi kakiku. Kubimbing kontolnya ke arah lubang memekku. Dan acchh…, kontolnya mulai masuk. nafasku tertahan di tenggorokan, menikmati sensasi mili demi mili penetrasi yang dia lakukan, hingga akhirnya keseluruhannya terbenam utuh. Kami terdiam dan saling berpandangan sejenak. Dia kecup bibirku lembut sebelum mulai menggerakkan kontolnya. Mula-mula perlahan. Makin lama makin cepat. aku memeluk kedua pantatnya ikut menekan. Nikmat sekali rasanya. Badan kami masih licin. Terus dia ayun-ayunkan kontolnya kluar masuk memekku. Tokedku menekan dadanya, dinding memekku meremas kontolnya yang terus dipompanya kluar masuk. Tak lama, aku merasa tak tahan lagi. Kupeluk dia erat-erat. Aku telah sampai ke puncaknya lebih dulu. Kontolnya makin kencang menancap. Ayunan kontolnya makin lama makin cepat.<br />
“Achh…, achh…, terus bang…, terusss…”, lenguhku. Pinggulku terus bergerak mengimbangi tusukannya. Sejurus kemudian, kami saling berpelukan erat sekali. Dia mencium bibirku.</p>
<p>Dia mencabut <strong><a title="kontol" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-perjakaku-untuk-sang-polwan.html" target="_blank">kontol</a>nya</strong>. Dia menghadapkan tubuhku ke arah dinding. Aku<br />
nungging. Pantatku yang masih licin oleh sabun diusap-usap. Jari tengahnya mulai memainkan memekku. Aku melenguh. Dia mainkan itilku, diusap dan diplintir, sehingga aku makin menggelinjang. “Sekarang bang…, sekarang…”, desahku. Kupegang kontolnya dan kubimbing masuk ke dalam celah memekku. Dia tusukkan pelan-pelan kontolnya. Aku condongkan badannya kedepan untuk memlintir2 pentilku dan kemudian meremas2 tokedku. Makin lama makin cepet dia memompa memekku. &#8220;Bang aku lemes deh, aku dah nyampe abang belon ngecret ya, terusin di kasur yuk bang&#8221;. Dia mengerti kondisiku. Kemudian dia berhenti memompaku dan mencabut kontolnya keluar memekku. Masih keras banget dan berlumuran lendir memekku. Tersirat kekecewaan diwajahnya. Aku jadi gak enak, dia sudah membawa aku ke surga kenikmatan tapi dia belon nyampe sama sekali. Kontolnya kugenggam sambil menggerakkan tanganku maju-mundur, dari leher batang kontolnya hingga ke pangkalnya. Palkonnya semakin lama semakin berwarna merah tua. Kuelus-elus palkonnya dengan ujung jempol. “Ooh.., nikmat, Sayang!” Wah mulai sayang2an neh. Aku meremas<br />
biji pelernya. Dia meletakkan kedua belah telapak tangannya di atas kepalaku.</p>
<p>Lalu dengan tarikan yang sangat lembut, dia menarik kepalakuu agar semakin mendekat ke kontolnya. Aku mendekatkan bibirku ke bagian tengah palkonnya. Kujilat lubang kencingnya, ada sedikit lendir disana. kemudian kukulum palkonnya. Leher kontolnya kujepit dengan bibir sambil mengoles-oleskan lidahku di lubang kencingnya. Dia mendesah. “Argh.., aduuhh..!” desahnya sambil menekan bagian belakang kepalaku lebih keras. Setengah batang kontolnya telah masuk ke dalam mulutku. Aku menengadah memandangi wajahnya, tampak dia keenakan ketika kontolnya kusepongin. Aku merasakan lagi tekanan di bagian belakang kepalaku, tekanan yang membuat aku memasukkan batang kontolnya itu lebih dalam. Dia mengusap-usap rambutku. Perlahan-lahan, ditariknya kontolnya hingga palkonnya yang masih tersisa. Dan dengan perlahan-lahan pula, didorongnya kembali batang kontolnya kedalam mulutku. Diulangnya gerakan itu beberapa kali, tiba-tiba didorongnya lagi dengan keras hingga bibirku menyentuh jembutnya. Aku tersendat karena ujung batang kontolnya menyentuh kerongkonganku. Dia segera menarik kontolnya mundur kembali. kembali palkonnya kuhisap-hisap. Lalu batang kontolnya kukeluarkan dari mulut, aku mulai menjilati batangnya hingga ke pangkalnya. ujung lidahku beberapa kali menyentuh biji pelernya, sehingga dia mendengus keenakan. Ketika kurasakan jambakan lembut di kepalaku, kuhisap-hisapnya biji pelernya. lidahku melata ke arah bawah untuk mengecup dan menjilat-jilat celah sempit antara biji peler dan lubang pantatnya. “Aarrgghh..!” desahnya ketika merasakan lidahku itu menjilat-jilat semakin liar. Bahkan dia mulai merasakan bibirku mulai mengisap-isap celah di dekat lubang pantatnya. Sangat dekat dengan lubang pantatnya! Dan sesaat dia berhenti bernafas ketika merasakan ujung lidahku akhirnya menyentuh lubang pantatnya. Dia menggigil merasakan nikmat yang mengalir dari ujung lidah itu. Matanya terbeliak ketika merasakan tanganku membuka lipatan daging di antara bongkah pantatnya.</p>
<p>Hanya bagian putih di bola matanya yang terlihat ketika dia meresapi nikmatnya lidahku saat menyentuh lubang pantatnya. “Oorgh.., aarrgghh.. Nikmat, Sayang!” desahnya sambil menggerakkan pinggulnya menghindari jilatan di pantatnya.</p>
<p>Dia sudah tak kuat menahan kenikmatan yang mendera tubuhnya. Palkonnya sudah membengkak. Lalu dia mengarahkan palkonnya ke mulutku. “Aku sudah tak tahan, In” sambungnya sambil menghunjamkan batang kontolnya sedalam-dalamnya. Aku tersendat ketika palkonnya menyumbat kerongkonganku.</p>
<p>ketika batang kontolnya bergerak mundur, aku mengisapnya dengan keras hingga terdengar bunyi ‘slurp’. Kedua telapak tanganku mengusap-usap bagian belakang pahanya. Lalu aku kembali menengadah. Kami saling tatap ketika batang kontolnya kembali menghunjam rongga mulutku. Telapak tanganku ikut menekan bagian belakang pahanya. Kepalaku ikut maju setiap kali batang kontolnya menghunjam mulutku. Aku merinding setiap kali ujung palkonnya menyentuh kerongkonganku. “Aarrgghh.., In, aku sudah mau keluar. Telan ya sayang pejuku&#8221;. “Hmm..” sahutku sambil mengangguk. Dia semakin tegang setelah melihat anggukan itu. Sendi-sendi tungkai kakinya menjadi kaku. Nafasnya mengebu-gebu seperti seorang pelari marathon. Sebelah tangannya menggenggam kepalaku, dan yang sebelah lagi menjambak. Pinggulnya bergerak seirama dengan tarikan dan dorongan lengannya di kepalaku.</p>
<p>Hentakan-hentakan pinggulnya membuat aku terpaksa memejamkan mata.<br />
Batang kontolnya sudah menggembung. Akhirnya ia meraung sambil menghunjamkan batang kontolnya sedalam-dalamnya. Berulang kali. Ditariknya, dan secepatnya dihunjamkan kembali. “Aarrgghh.., aduuh! Aarrgghh..!” raungnya sekeras-kerasnya ketika dia merasakan pejunya muncrat ‘menembak’ kerongkonganku. Sesaat ia merasa kejang. Dibiarkannya batang kontolnya terbenam. Tangannya mencengkeram kepalaku dengan keras karena tak ingin kepalaku meronta. Dia tak ingin mulutku terlepas ketika dia sedang berada pada puncak kenikmatannya. Keinginan itu ternyata menjadi kenikmatan ekstra, yaitu kenikmatan karena ‘tembakannya’ langsung masuk ke kerongkonganku. ‘Tembakan’ itu akan membuat kerongkonganku agak tersendat sehingga pejunya akan langsung tertelan. Setelah ‘tembakan’ pertama, dia masih merasakan adanya tekanan peju di saluran lubang kontolnya. Maka dengan cepat ia menarik batang kontolnya, dan menghunjamkannya kembali sambil ‘menembak’ untuk yang kedua kalinya. “Hisap sayang, aarrgghh..! Aarrgghh..!”<br />
Ditariknya kembali batang kontolnya. Tapi sebelum kembali menghunjamkannya, dia merasakan gigitanku di leher batang kontolnya.</p>
<p>Dia pun berkelojotan ketika merasakan gigitanku disertai kuluman lidah. ‘Tembakan’ kecil masih terjadi beberapa kali ketika lidahktu mengoles-oles lubang kontolnya. “Ooh.., nikmatnya!” gumamnya sambil membelai-belai kedua belah pipiku. Sambil menengadah dan membuka kelopak mataku, aku terus mengulum dan menjilat-jilat. Tak ada lendir berwarna susu yang mengalir dari sudut bibirku.</p>
<p><strong>Cerita Mesum Dengan Pacar Temenku</strong> Tak ada setetes pun yang menempel di daguku. Dan tak ada pula lendir yang tersisa di palkonnya. Bersih. Semua kutelan. &#8220;Yanx, nikmat banget deh, apalagi kalo ngecret dimem3k kamu ya&#8221;. &#8220;Kok abang manggil aku Yanx si, ntar Ayu cemburu lo&#8221;. &#8220;Ayu kan bukan cewekku,kita cuma ttm an, gak da haknya dia untuk cemburu, lagian aku beneran sayang lo ma kamu&#8221;. &#8220;Masak si&#8221;, aku mencibir. &#8220;Bener, aku pengen kamu jadi cewekku, bukan ttm seperti aku dan Ayu, mau gak, kamu gak da cowok kan&#8221;. Aku tersanjung mendengar gombalannya. &#8220;Serius bang?&#8221; &#8220;Seribu rius, mau ya&#8221;. Aku cuma mengangguk, &#8220;tapi abang ngomong baek2 ma Ayu ya. Abang jangan maen ma Ayu lagi, ma aku ja ya bang&#8221;. Dia terdiam sejenak, lalu menggangguk. &#8220;Laper neh, kita cari makan yuk&#8221;. Kami bebersih diri dibawah shower air hangat kembali sambil peluk cium, kemudian aku kembali ke kamarku untuk tuker pakean, dan tak lama kemudian kita sudah berada di jalan menuju ke food court yang gak jauh dari tempat kosku. Kami santap malam dengan santai, dia humoris sekali sehingga aku sampe tersedak karena terpingkal2 geli sementara makanan masi ada dalam mulutku. &#8220;Bang, napa si abang pengen aku jadi cowok abang&#8221;. &#8220;terus terang ya In, ternyata ngentotin cewek imut kaya kamu nikmat banget, mem3k kamu peret banget jadi empotannya kerasa banget&#8221;. &#8220;Memangnya ma Ayu gak nikmat ya bang&#8221;. &#8220;Nikmat juga si, tapi ma kamu lebih nikmat lagi, mau ya jadi cewekku&#8221;. &#8220;Pokoknya abang ngomong dulu baek2 ma Ayu, aku kan gak mau pertemenanku ma Ayu rusak bang&#8221;. &#8220;iya deh&#8221;, dah kenyangkan, pulang yuk&#8221;. &#8220;abang dah pengen maen lagi ya&#8221;. &#8220;Iya la, tadi kan ngecret di mulut kamu, aku pengen ngecret di mem3k kamu, boleh kan&#8221;. &#8220;Boleh banget bang&#8221;. &#8220;Kudu dikondomin gak&#8221;. &#8220;Gak usah bang, enak juga polos, nikmat banget kalo aku nyampe trus kesemprot peju anget&#8221;. &#8220;Mangnya kamu lagi gak subur&#8221;. &#8220;Justru nikmat banget kalo lagi subur bang, napsuku lebi menggebu2&#8243;. &#8220;Gak takut halim&#8221;. &#8220;Halim? hamil maksudnya&#8221;. &#8220;Ya, sengaja kuplesetin, kirain ngerti&#8221;. &#8220;Aku minum obat bang udahannya, kalo lagi subur&#8221;. &#8220;Wah asik banget tu, jadi pengen buru2 dah dikamar lagi&#8221;.<br />
Sampe di kos, &#8220;Bang maennya dikamar aku ja ya, aku lebih nyaman dikamar sendiri&#8221;. &#8220;Gak masalah&#8221;. Kami masuk kamarku, segera dia mencium bibirku. Dia bersemangat ketika menciumi leherku Sesekali lidahnya menjulur menjilat hingga membuat aku beberapa kali mendongakkan kepalaku. Dia segera melepas bajuku dan branya sekalian. Aku merangkul lehernya, sehingga tokedku menempel ketat ke dadanya. Karena senang dan gemas, dia segera meremas bongkahan pantatku. Diremasnya berulang kali. Bahkan sambil meremas, bongkahan pantatku agak ditariknya ke atas agar dia tak perlu terlalu menunduk ketika menciumi leherku. Aku menyukai tarikan di bongkah pantatku walau hal menyebabkan aku harus berjinjit. Tak lama kemudian, karena jari-jari kakiku mulai terasa kelu, aku menggantung di lehernya agar dapat melingkarkan kedua belah kakiku di pinggangnya. Tumitku terpaksa menekan pinggulnya ketika aku merasakan ciuman-ciuman basah merayap menuju tokedku. Ciuman yang membuat aku beberapa kali melengkungkan punggung ke belakang, memberi ruang yang lebih luas kepada dia untuk menciumi tokedku. Beberapa menit kemudian, tumitku menekan lebih keras karena aku ingin mengangkat badanku lebih tinggi agar ciuman-ciuman itu segera mendarat di <a href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-si-kecil-yang-binal.html" target="_blank"><strong>tokedku</strong></a>. Lidahnya pun mulai merayap dari lekukan bawah hingga ke pentilku yang kecil. Semakin lama lidah itu bergerak semakin cepat. Menjilati bergantian. Toked kiri dan kanan. Dan ketika merasakan air liurnya telah membasahi kedua tokedku, dia segera mengulum pentilku yang kemerahan. “Ooh..! Ooh.., abang! Aarrgghh..!” desahku ketika merasa pentilku digigit dengan lembut. Dan ketika bibirnya berpindah ke toked sebelahnya, lalumengulum dan menjentik-jentikkan ujung lidah di pentilku, aku kembali mengerang..“baang..! Aargh.., enak!!”</p>
<p>Tapi beberapa detik kemudian, dia melepaskan pelukannya, sisa pakeanku dilepaskan sehingga aku bugil bulat didepannya, segera aku dibaringkan di kasur, kakiku dikangkangkannya. dengan lembut diusap-usapkannya telapak tangannya ke betisku. Semenit kemudian, dibelai-belainya betisku dengan pipinya. Lalu dikecupnya. Mula-mula dia mengecup bagian bawah, tetapi semakin lama semakin naik ke arah belakang lutut. Mula-mula kecupannya kering, tetapi semakin mendekati belakang lutut, kecupannya semakin basah. Ketika bibirnya telah terselip di belakang lututku yang tertekuk itu, ia mengecup sambil mempermainkan ujung lidahnya. “Geli, bang!” Dia memindahkan kecupannya ke betis yang sebelah lagi. Dengan sabar, dia mengecup kembali. Mengulangnya berulangkali. Dan kemudian mulai menjilat ke arah bawah.</p>
<p>Sesekali dia mengecup dengan gemas, setengah menggigit. Aku sangat menikmati hembusan nafas yang terasa hangat di betisku. Setiap kali dia mengecup, seolah tersisa kehangatan di bekas kecupannya. Dia mulai menciumi lutut bagian dalam. Dia menatap pahaku yang terpampang di depannya. Pahaku terbuka lebar sehingga dengan mudah ia menciumi dan sesekali menjilatnya. Lalu diusapkannya wajahnya beberapa kali ke permukaan paha dalamku. Kedua belah telapak tangannya pun giat bergerak menyalurkan kehangatan. Tangan kirinya mengusap-usap paha kananku bagian luar, sedangkan telapak kanannya digunakan untuk mengusap-usap betis kiriku. Aku sangat menyukai usapan-usapan telapak tangannya. kehangatan pun mulai terasa menjalar di bagian bawah perutku ketika aku merasakan lidahnya merayap mendekati lipatan antara paha dalam dan memekku. Aku merintih ketika bibirnya menariki jembutku. Hal itu malah membuat memekku semakin basah. Akul menarik kepalanya ke arah pangkal pahaku. Kedua tanganku menahan agar kepalanya tetap berada di pangkal pahaku. Dan ketika aku merasakan kehangatan lidah menyusup ke dalam memekku, aku merintih..“Ooh, ooh.., enak bang! Aarrgghh..!” Tarikan nafasku pun mulai tak teratur ketika lidahnya menjilati dinding dan bibir dalam memekku. Aku mendorong pinggulku agar lidahnya masuk semakin dalam. Sebuah sensasi yang membuat memekku semakin basah berlendir. Apalagi ketika merasakandia mengisap lendir yang terselip di bibir dalam memekku, aku merintih berulang kali..“Argh..! Argh..! bang, Oh nikmatnya, sstt, sstt.., aarrgghh..!” Kemudian dia menekan hidungnya ke celah sempit di antara bibir memekku.</p>
<p>Ditekannya sedalam-dalamnya. Aku terkejut merasakan hidungnya itu tiba-tiba menusuk lubang memekku. Aku menggelinjangkan pinggulku. Menggelinjang dalam kenikmatan. Geli dan nikmat tiba-tiba terasa menusuk hingga ke jantungku. Aku merintih-rintih berkepanjangan akibat dengusan nafasnya di dalam lubang memekku. “Aarrgghh..! bang..! Aarrgghh.., aarrgghh..!” rintihanku semakin keras. “Bang! Aarrgghh..! Aku mau nyampe!” Aku tak berusaha menghindari hidungnya, bahkan aku memutar pinggulku sambil menekan bagian belakang kepalanya. Hal itu tak berlangsung lama. Aku hanya mampu memutar-mutar pinggulnya beberapa kali! Tiba-tiba saja aku merasakan adanya dorongan lendir <a href="http://bit.ly/iuW9R4" target="_blank"><strong>orgasme</strong></a> yang tak mampu kutahan. Dorongan itu terasa sangat kuat. Jauh lebih kuat daripada dorongan yang biasanya aku rasakan ketika mendekati puncak orgasmeku. “Bang.., aku mau nyampe! Aarrgghh..” mendengar rintihanku, dia semakin meremas dan menarik kedua bongkah pantatku agar hidungnya semakin tenggelam ke dalam liang memekku.</p>
<p>Remasannya di bongkah pantatku itu sangat kuat, membuat aku hanya dapat merintih dan meronta-ronta. Dan tak lama kemudian, “Aarrgghh.., aku nyampe!” Lalu dia mulai menjilati memekku yang masih berlepotan lendir itu. Aku menggeliat ketika merasakan kembali lidahnya yang menjilati bibir luar memekku. Aku mengusap-usap rambutnya yang masih rajin menjilati memekku.</p>
<p>Aku mendesah ketika lidahnya mulai mencari-cari sisa lendir di balik sekumpulan urat saraf yang itilku. Aku menggeliat. Dan menggeliat lagi ketika merasakan itilku dijentik-jentik dengan ujung lidahnya. Dia masih menjilat-jilat. Sesekali mengulum bibir luar memekku. &#8220;Bang, nikmatnya!” desahku sambil menatapnya.</p>
<p>“Sekarang dimasukin ya In!” Aku diem saja, menunggu. Dia menjatuhkan dadanya di antara kedua belah pahaku. Lalu dengan gemas, diciumnya pusarku. “Bang, geli!” Dia tersenyum sambil mengangkat kepalanya. Tapi tak lama kemudian diulang-ulangnya mencium hingga membuat aku kembali menggelinjang beberapa kali. Dengan menggunakan kedua siku<br />
dan lututnya, dia merangkak hingga wajahnya terbenam di antara kedua tokedku.</p>
<p>Dikecupnya lekukan tokedku. Lidahnya sedikit menjulur ketika mengecup. Kecupan basah. Tak lama kemudian, lidahnya melata menjilat tokedku sebelah kanan. Diulangnya beberapa kali hingga tokedku mulai basah tersapu air liurnya.</p>
<p>Ia berhenti sejenak untuk menatap keindahan pentilku. Lalu tangannya kirinya bergerak mengusap bagian bawah buah tokedku, kemudian bergerak ke arah atas sambil meremas dengan lembut. Remasannya membuat pentilku terlihat semakin tinggi. Menggemaskan. Dan dengan cepat dikecupnya pentilku yang masih kecil itu. Dikulumnya sambil mengusap-usapkan tangan kanannya di punggungku. “Kamu cantik sekali, In” katanya sambil mendekatkan wajahnya ke wajahku. Aku tersenyum, senang mendengar pujian itu. Kurangkulnya lehernya dengan tangan kiriku, kemudian kucium bibirnya dengan mesra. Kuhisap lidahnya yang menyusup ke bibirku. Kuhisap sambil mengait-ngaitkan ujung lidahku. Tak lama kemudian, tangan kananku bergerak ke arah pangkal pahanya. Setelah mengusap-usap beberapa kali, kugenggam batang kontolnya. Lalu kuarahkan palkonnya ke celah di antara bibir memekku yang mulai berlendir.</p>
<p>Dia menarik nafas panjang merasakan kelembutan dan kehangatan di ujung batang kontolnya. lendir dari celah bibir memekku mengolesi ujung palkonnya. Batang kontolnya menjadi semakin keras. Urat-urat berwarna hijau di kulit batang kontolnya semakin membengkak. Dia sedikit menekan pinggulnya agar palkonnya terselip di bibir memekku. Dia menatap wajahku ketika merasakan pinggulku yang ditindihnya menggeliat. Dengan tambahan tekanan yang lebih keras, palkonnya akhirnya terselip. Dia menahan nafas ketika merasakan hangat dan sempitnya bibir memekku menjepit palkonnya. Lalu ia mulai menciumi leherku Dadanya direndahkan hingga menekan kedua tokedku. Dia sengaja melakukan hal itu karena ingin merasakan kekenyalan tokedku ketika aku menggeliat. Dia mendorong batang kontolnya lebih dalam. “Ohh.., bang.” Dia menciumi telingaku. “Belit pinggangku dengan kakimu, Sayang,” bisiknya di sela-sela ciumannya. Tangan kirinya meremas tokedku, sedangkan tangan kanannya<br />
mengelus-elus paha luarku yang baru membelit pinggangnya. Lalu ia mendorong batang kontolnya lebih dalam. Sesak! Perlahan-lahan ia menarik sedikit batang kontolnya, kemudian mendorongnya. Hal itu dilakukannya beberapa kali hingga dia merasakan cairan lendir yang semakin banyak mengolesi palkonnya.</p>
<p>Sambil menghembuskan nafas berat, didorongnya batang kontolnya lebih dalam, kemudian ditariknya batang kontolnya hingga hanya ujung palkonnya yang yang terselip di bibir luar memekku. Lalu didorongnya kembali perlahan-lahan.</p>
<p>Diulangnya beberapa kali. Lalu diciumnya bibirku dengan lahap. pentilku diremasnya dengan jempol dan jari telunjuknya. Dan ketika merasakan aku mendorong pinggulku, dengan cepat didorongnya pula batang kontolnya.<br />
“Hmm.., hhmm..!” gumamktu sambil mengisap lidahnya sekeras-kerasnya.<br />
Aku hanya dapat bergumam ketika merasakan batang kontolnya menghunjam ke dalam lubang memekku. Aku menggeliat-geliat, tapi semakin menggeliat, batang kontolnya masuk semakin dalam. Sesaat,dia membelai-belai rambut di dahiku. Lalu mengecup keningku dengan mesra. Tak lama kemudian, bibirku dikecupnya dengan lembut. Dikulumnya dengan penuh perasaan. Dia baru menarik batang kontolnya perlahan-lahan setelah merasakan lidahku menyusup ke dalam mulutnya.<br />
Dia kembali membenamkan batang kontolnya perlahan-lahan. Kali ini ia hanya mendengar aku mendesis beberapa kali sambil merangkul lehernya erat-erat. Dia pun merasakan dua buah kakiku yang semakin erat membelit pinggangnya. Ia masih tetap mendengar aku mendesis ketika dia menarik batang kontolnya.</p>
<p>Setelah menarik nafas panjang, dia menghentakkan pinggulnya sedalam-dalamnya hingga pangkal pahanya bersentuhan dengan pangkal pahaku. Dia mendesah beberapa kali ketika merasakan seluruh batang kontolnya terbenam ke dalam memekku. Bahkan dia merasakan ujung kontolnya menyentuh mulut rahimku. Sejenak dia diam tak bergerak. Dia sengaja membiarkan batang kontolnyanya menikmati sempitnya lubang memekku. Dia terpejam merasakan remasan lembut di batang kontolnya ketika memekku berdenyut.</p>
<p>“Aarrgghh.., ooh, ohh..,” rintihku ketika seluruh batang kontolnya telah terbenam ke dalam lubang memekku. aku merasakan nikmat di sekujur tubuhnya. Rasa yang membuat bulu-bulu roma di sekujur tubuhku meremang, yang membuat aku terpaksa melengkungkan punggungnya. Kuku-kuku jari tanganku menancap di punggungnya ketika aku merasakan biji pelernya memukul lubang pantatku. Aku semakin melengkungkan punggungku menjauhi kasur ketika dia menarik batang kontolnya. Aku tak mampu bernafas ketika merasakan nikmatnya saat bibir dalam memekku tertarik bersama batang kontolnya. Rasa nikmat yang menjalar dari memekku, membuat punggungnya terhempas ke atas kasur ketika dia<br />
kembali menghunjamkan batang kontolnya. aku menggigit bibirku meresapi<br />
kenikmatan yang mengalir dari itilku. Itilku yang tergesek ketika dia menghunjamkan batang kontolnya. Dia mendesah setiap kali mendorong batang kontolnya. Seumur hidupnya, Ia tak pernah merasakan ada mem3k yang menjepit batang kontolnya sekeras itu. Memekku yang sempit yang membuat telapak tangannya harus menekan kasur sekeras-kerasnya ketika ia menarik batang kontolnya. Akhirnya dia tertelungkup di dadaku. Tangannya menyusup ke balik punggungku dan menggenggam kedua bahuku. Dia terpaksa hanya mengandalkan lututnya untuk menekan kasur agar ia tetap dapat mengangkat dan mendorong pinggulnya. Dia hampir tak mampu membendung pejunya lebih lama lagi. “Aarrgghh.., yang, aku dah mo ngecret, didalem ya&#8221;..!” desahnya.</p>
<p>Nafasnya mendengus-dengus. Kelopak matanya terbeliak-beliak. Terdengar<br />
bunyi “plak” setiap kali ia menghunjamkan batang kontolnya karena pangkal pahanya beradu dengan pangkal pahaku. Bunyi itu semakin keras terdengar setiap kali aku mengangkat pinggulk untuk menyongsong batang kontolnya yang menghunjam. “Aarrgghh.., In, aaku.. Aaku..” Dia tak mampu lagi mengendalikan pejunya. Dia masih mencoba bertahan. Tapi semakin lama memekku yang menelan kontolnya terasa meremas semakin kuat. Remasan yang berdenyut-denyut, seolah ingin menghisap peju yang tertahan di batang kontolnya.</p>
<p>“Aarrgghh.., aarrgghh.., aku ngecret..,” raungnya ketika merasakan pejunya menerobos lubang saluran kontolnya. Dia menghunjamkan pinggulnya sekeras-kerasnya agar ujung palkonnya tertanam sedalam-dalamnya ketika pejunya menerobos ke luar dari kantung biji pelernya. Dia mencengkeram kedua bahuku dengan erat saat dia pun merasakan gigitan manja di bahu kanannya..“Bang, aarrgghh.., aarrgghh.., aku nyampe jugaa..!” rintihku ketika merasakan peju yang sangat panas ‘menembak’ mulut rahimku. &#8220;Nikmat sekali dientot ma abang, jauh lebi nikmat ketimbang dientot lelaki laen&#8221;. &#8220;Makanya jadi cewekku ya, ntar saben malem deh kamu aku entotin&#8221;. Aku tersenyum lemes, tak lama kemudian kamu terlelap kelelahan dan juga penuh rasa nikmat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-mesum-dengan-pacar-temenku.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Panas si kecil yang binal</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-si-kecil-yang-binal.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-si-kecil-yang-binal.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jun 2011 05:15:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[abg bispak]]></category>
		<category><![CDATA[abg bispak bugil]]></category>
		<category><![CDATA[abg bugil]]></category>
		<category><![CDATA[adult pictures]]></category>
		<category><![CDATA[adult stories]]></category>
		<category><![CDATA[Adult Story]]></category>
		<category><![CDATA[bispak]]></category>
		<category><![CDATA[bugil]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita 17 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Hot XXX]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panaz]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Seru]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>
		<category><![CDATA[cewek bispak]]></category>
		<category><![CDATA[facebook sex]]></category>
		<category><![CDATA[julia peres]]></category>
		<category><![CDATA[ngentotmemek]]></category>
		<category><![CDATA[toket]]></category>
		<category><![CDATA[cerita abg]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil hot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa - ABG Memeknya Basah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa perawan]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex perawan]]></category>
		<category><![CDATA[darah perawan sex]]></category>
		<category><![CDATA[memek perawan]]></category>
		<category><![CDATA[pecah perawan]]></category>
		<category><![CDATA[perawan]]></category>
		<category><![CDATA[perawan sex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritasex.ranjangwanita.com/?p=9755</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Cerita Panas si kecil yang binal kisah ini bercerita tentang gue dan seorang anak tetangga gue yang lebih kecil dari gue, sebut saja namanya sheila, dia berusia 4 tahun lebih muda daripada gue, ketika itu gue baru lulus sma dan dia kelas 3 SMP, sheila sangatlah cantik untuk ukuran anak seusianya, bibirnya yang sensual, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita%2Fcerita-panas-si-kecil-yang-binal.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-si-kecil-yang-binal.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-si-kecil-yang-binal.html"  data-text="Cerita Panas si kecil yang binal" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-si-kecil-yang-binal.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-si-kecil-yang-binal.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p><strong><a title="cerita sex" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/" target="_blank">Cerita Panas</a> si kecil yang binal</strong> kisah ini bercerita tentang gue dan seorang anak tetangga gue yang lebih kecil dari gue, sebut saja namanya sheila, dia berusia 4 tahun lebih muda daripada gue, ketika itu gue baru lulus sma dan dia kelas 3 SMP, sheila sangatlah cantik untuk ukuran anak seusianya, bibirnya yang sensual, kulitnya yang putih bersih, rambut panjang bergelombang, dan tentu saja dadanya sangat padat dan berisi.</p>
<p><img style="border: 0pt none;" title="Cerita Panas si kecil yang binal" src="http://img129.imagevenue.com/loc754/th_112140398_000z053t_pL_123_754lo.jpg" border="0" alt="" width="225" height="300" /></p>
<p><strong>Cerita Panas si kecil yang binal</strong> Pada suatu sore, gue sedang online dengan menggunakan komputer kesayangan gue, tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pagar rumah gue dan mengucapkan salam, ternyata pak rahmat tetangga gue, dia meminta tolong installin ulang OS laptopnya sama gue yang notabenenya dewa IT di lingkungan gue. Tanpa banyak omong, gue pergi kerumah dia. Dirumahnya sedang ada 2 orang anaknya yaitu teddy dan sheila, teddy sedang bermain PS dikamarnya dan sheila menonton televisi diruang keluarga, teddy adalah ade kelas gue disekolah, tapi gue kurang akrab dengannya. Sedangkan sheila adalah anak bungsu pak rahmat, dia masih SMP tapi perawakannya ngga kalah dengan teman teman satu angkatan gue. Dari dulu dia selalu jadi target bacol gue dikamar mandi. 2 jam gue install ulang laptop pak rahmat, sekaligus memasukkan program-program penting yang akan dia gunakan. Selama 2 jam itu pula lah gue mesti nahan sange diruang keluarga pak rahmat karena ngeliat sheila duduk di sofa dengan kaki terangkat ke meja dan hanya mengenakan hotpants dan tanktop yang super sexy. Mungkin karena bosan menonton televisi, sheila pindah duduk ke sofa didepan gue, dia mulai ngajak ngobrol gue.<span id="more-9755"></span></p>
<p><img style="border: 0pt none;" title="Cerita Panas si kecil yang binal" src="http://img143.imagevenue.com/loc573/th_112151345_000s053t_pL_123_573lo.jpg" border="0" alt="" width="225" height="300" /></p>
<p>“masih lama ya mas?”</p>
<p>“ngga kok dikit lagi, tinggal install winamp doang.” gue membalas.</p>
<p>“oohh, soalnya sheila mau make laptopnya, ada tugas sekolah yang mesti dikerjain.”</p>
<p>“lah, malem minggu masih aja ngerjain tugas sekolah, jalan-jalan dong shel, emang cowonya sheila kemana ngga ngajak jalan?” gue nyoba bercandain dia.</p>
<p>“ah gue ga punya cowo mas, baru putus. Makanya males kemana mana.” sheila menjawab.</p>
<p>“masa sih? Biasanya pada ngantri, hahaha, yaudah gue selesaiin dulu ya!”</p>
<p>Lalu gue pun kembali berkonsentrasi pada laptop pak rahmat. Akhirnya setengah jam kemudian selesai juga, dan gue persilahkan sheila buat make laptop itu, sedangkan gue diajak makan oleh pak rahmat. Setelah makan gue ngobrol-ngobrol dengan pak rahmat, ternyata malam itu dia akan berangkat dinas ke luar kota, sedangkan istrinya sedang rapat perusahaan di bogor, sehingga harus menginap di rumah orang tuanya. gue pun Cuma cengar-cengir aja denger cerita dia soal pusingnya mikirin proyek. Ngga beberapa lama setelah itu sheila masuk ke ruang makan.</p>
<p>“mas, itu kok internetnya ngga bisa nyala?”</p>
<p>“hah? Masa? Coba sini gue liat.” gue pun segera menuju ke ruang keluarga.</p>
<p>“yah ini sih emang koneksinya aja lagi down, namanya juga modem CDMA.” gue menerangkan kepada sheila.</p>
<p><img style="border: 0pt none;" title="Cerita Panas si kecil yang binal" src="http://img223.imagevenue.com/loc1152/th_112154480_000t053t_pL_123_1152lo.jpg" border="0" alt="" width="225" height="300" /></p>
<p>“yaahh, terus gimana dong mas, gue besok mau jalan, mesti ngerjain tugasnya sekarang.”</p>
<p>“hmmm, gimana ya? Kalo gini sih paling lo kerjain di warnet, atau kalo mau dirumah gue.”</p>
<p>“yaudah gue kerumah lo deh mas.”</p>
<p>Sheila pun menghampiri ayahnya buat minta izin kerumah gue. Dengan santai pak rahmat mengizinkan putri kerumah gue. Maklumlah pak rahmat dan gue udah sangat dekat, dia percaya sama gue. Lalu gue dan sheila pun langsung menuju rumah gue. Malam ini rumah gue sepi, soalnya semuanya lagi pada ke luar kota buat mengikuti acara nikahan paman gue, sheila gue ajak masuk kamar gue, soalnya komputer gue ada di kamar gue. Disaat sheila mengerjakan tugasnya, gue tiduran di kasur double bed gue. Setengah mampus nahan sange ngelihat perawakan tubuh sheila didepan gue. Sekarang pun pakaiannya tetep bikin kontol gue keras banget. Dia tetep pake hotpants tapi sekarang pake sebuah baju bali yang longgar dilapisi hoddie berzipper yang ngga dikancingin. Satu setengah jam gue nungguin dia ngerjain tugasnya sambil dengerin lagu dari ipod. Setelah selesai, gue ajak dia makan.</p>
<p>“shel, lo belom makan kan? Makan dulu yuk!”</p>
<p>“ngga ah mas, masih kenyang gue. Eh iya, gue boleh nginep disini ngga?”</p>
<p>“ah gila lo, ntar om wido ngomelin gue lagi.” Padahal sebenarnya gue makin sange denger omongan dia.</p>
<p>“ngga apa-apa mas, males gue dirumah, Cuma ada bang teddy sama si mbak, ayah paling udah jalan dinas. bete gue!”</p>
<p>“yaudah tapi ngga apa-apa kan?” gue memastikan daripada kena semprot pak rahmat.</p>
<p>“iya mas ngga apa-apa, emm, ngapain kek mas biar asik nih, bosen gue.”</p>
<p>gue pun duduk di depan komputer, awalnya gue mau nyalain MP3 gue, tapi tiba-tiba terbersit niat kotor gue, akhirnya gue buka koleksi bokep gue.</p>
<p>“mas apaan tuh? Wah gila lo malah nonton begituan.” Sheila protes ke gue.</p>
<p>“lah kan kata lo tadi mau yang seru, ini seru banget malah, yaudah deh kalo ngga mau gue matiin.”</p>
<p>“yah jangan dulu mas, pengen liat gue, penasaran.”</p>
<p>Lima menit nonton <a title="video bokep" href="http://freehotvideo.info" target="_blank"><strong>video bokep</strong></a> jepang, muka sheila semakin mirip dengan pemeran wanitanya, terlihat dia sange berat. gue pun terus memandangi dia mencari momentum yang tepat agar bisa ngerasain memeknya, ngga beberapa lama dia menaikan kaki ke bangku dan melipatnya didepan dadanya. gue mulai mencoba memegang pahanya dan mengelus-elus, rasa takut kepada pak rahmat lenyap semua, yang penting gue bisa ngerasain memek bacol gue hari ini. Terus gue elus-elus paha sheila dan mulai menjalar ke pinggulnya, dia masih ngga peduli sama tangan gue dan serius menonton adegan bokep tersebut. Hingga ketika gue memegang pinggangnya dia menurunkan kakinya dan menatap gue, tanpa berkata dia memejamkan matanya dan buka sedikit bibirnya, ngga pake basa-basi gue cium bibirnya dengan ganas, dia pun membalas dengan binalnya, ternyata dia udah biasa ciuman. ‘karbitan juga ya” pikir gue dalam hati. Gilanya dia main sangat binal, lidah gue dipagut, air liurnya menetes kemulut gue, dan napasnya sangat memburu.</p>
<p>Puas ngehajar bibirnya, gue mulai turun ke lehernya, dengan napas yang masih memburu dia mendekatkan bangkunya ke dekat bangku gue, kepala gue diremasnya. Jilatan gue pun turun ke dadanya, dengan mudahnya baju bali dia yang longgar dapat gue buka, OMG ternyata dia ngga pake BH, wah binal juga ini anak. Langsung aja gue hajar payudaranya yang telah berukuran sekitar 34B, kiri kanan gue isep dan main mainin. Puas dengan payudaranya, gue pindah posisi, dari yang tadi duduk di bangku sekarang gue berlutut menghadap dia, gue mulai ngejilatin perutnya hingga bagian atas selangkangannya, muka sheila sange berat, gue pun terus nahan-nahan hingga dia yang meminta untuk gue jilatin vaginanya. Ngga berapa lama, dia berkata.</p>
<p><img style="border: 0pt none;" title="Cerita Panas si kecil yang binal" src="http://img150.imagevenue.com/loc336/th_112157996_000x053t_pL_123_336lo.jpg" border="0" alt="" width="300" height="225" /></p>
<p>“mas, bukain aja celana gue, udah ngga tahan mas.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tanpa banyak cingcong gue buka celana dia, sekarang terhampar G-string merah muda didepan gue. anjir karbitan abis ini anak SMP. Langsung dengan semangat 45 gue isap vaginanya yang udah super becek. Dia terus melenguh kencang, gue isap clitorisnya dengan perlahan lahan. Ngga beberapa lama, akhirnya dia orgasme. Lalu gue angkat dia ke kasur gue dan gue terlentangkan, gue buka semua baju gue. posisi dia gue bikin duduk bersandar di kepala tempat tidur gue, dan gue berlutut dengan penis yang tepat dimuka dia.“shel, gantian dong.”</p>
<p>Dia mulai isep kontol gue, gue mengajari perlahan-lahan, sepertinya dia masih <a title="perawan" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-sex-gadis-smu-pecah-perawan.html" target="_blank"><strong>perawan</strong></a>. Masih belom terbiasa menghisap penis, 5 menit kemudian dia sudah cukup mahir dan gue merasakan kenikmatan di BJ oleh bacol idaman gue. Sebelum orgasme, gue tarik keluar kontol gue dari mulutnya, takutnya kalo dikeluarin didalam dia jijik dan ilfeel, ge mengubuah posisi gue hingga kontol gue tepat berada didepan memeknya, tanpa membuang waktu, gue berusaha penetrasi ke memek yang masih sempit, kemerahan dan tanpa jembut itu. Dia berkata, “mas, pelan-pelan, gue takut sakit.” Wah anjir lampu ijo banget, mulailah gue memasukan ujung penis gue kedalam vagina dia, dia menahan sakit, kembali gue coba ulangi hingga sekitar 10 menit, pada akhirnya masuk juga semua kontol gue, dia terlihat kesakitan dan mengeluarkan air mata, gue tahan kontol gue dalam memeknya. Setelah terlihat agak baikkan gue mulai keluar masukkan kontol gue dengan gaya missionary, aaahhh enak banget seperti dipijat, tetesan darah merah keluar dari vaginanya.</p>
<p>Dua puluh menit bersenggama dengan dia, gue mengubah posisi, sekarang kita main dengan gaya doggie, penetrasi gue pun makin maksimal bikin dia kelojotan, erangan dan desahan sheila makin menjadi.</p>
<p>“ahh, mmm aaa sss, ttteeerrruu ssssss massss.” Desahan sheila makin bikin gue sange</p>
<p>“shel, coba lo diatas deh.”</p>
<p>Akhirnya gue mencoba WOT tanpa mengeluarkan penis gue dari memek sheila, dia memduduki selangkangan gue, mukanya yang sangat eksotis itu bikin nafsu gue membara, dia mulai maju mundur. Ngga beberapa lama akhirnya dia mengalami orgasme kedua, badannya kejang dan lemas dia tiduran diatas dada gue, kontol gue merasakan cairan hangat mengalir mengikuti alur urat di kontol gue. Akhirnya gue kembali ngegenjot dia, sepuluh menit kemudian akhirnya gue orgasme didalam memeknya, sangat banyak sperma gue keluar, hingga mengalir keluar memeknya. Setelah puas, gue tarik keluar kontol gue, gue melihat sisa sisa sperma dan darah keperawanannya, gue dan sheila pun terlelap tidur di kamar gue.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keesokan paginya sheila pulang setelah sarapan, dia membisikkan terima kasih setelah mencium gue, setelah malam itu pun kami jadi sering melakukan hubungan sex, mau di mobil, hotel, rumah sheila, rumah gue, bahkan di sekolah sheila. Kami pun terus menjadi TTMan sampai gue lulus kuliah sekarang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-si-kecil-yang-binal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis Pemijat</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 13:45:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yakuza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita 17 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panaz]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Seru]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil hot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita mesum]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita panti pijat]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pijat plus]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dewasah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex gadis pemijat]]></category>
		<category><![CDATA[gadis ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[gadis pemijat]]></category>
		<category><![CDATA[gairah pemijat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.fridabali.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis Pemijat Tangannya membuka celana panjangku dan menariknya ke bawah. Tangannya meremas penisku dan mengeluarkannya dari celana dalamku. Ia bergerak sehingga aku yang dipepetnya di dinding. Dalam posisi setengah jongkok ia mulai mengulum penisku. Penisku semakin lama semakin tegang. Ia mengkombinasikan permainannya dengan mengocok, menjilat, mengisap dan mengulum penisku. Kupegang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita%2Fcerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html"  data-text="Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis Pemijat" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p><strong><a title="Cerita dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">Cerita Dewasa</a> Pesona Sex Gadis Pemijat</strong> Tangannya membuka celana panjangku dan menariknya ke bawah. Tangannya meremas penisku dan mengeluarkannya dari celana dalamku. Ia bergerak sehingga aku yang dipepetnya di dinding. Dalam posisi setengah jongkok ia mulai mengulum penisku. Penisku semakin lama semakin tegang. Ia mengkombinasikan permainannya dengan mengocok, menjilat, mengisap dan mengulum penisku. Kupegang erat kepalanya dan kugerakkan maju mundur sehingga mulutnya bergerak mengulum penisku. Tangannya meremas pantatku dan menarik celana dalamku yang mengganggu gerakannya. Kurasakan mulutnya menyedot dengan kuat sampai penisku terasa ngilu.</p>
<p>Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis PemijatKuangkat tubuhnya dan kulucuti celana dalamnya. Kaus tipisnya masih kubiarkan tetap di badannya. Sebuah keindahan tersendiri melihatnya dalam kondisi polos di bagian bawah dan kausnya masih melekat. Belahan payudaranya yang besar membayang di balik kaus tipisnya. Kini aku yang jongkok di depannya dan mulai menjilati dan memainkan Klitoris-nya. Vaginanya punya bibir luar yang agak melebar. Warnanya kemerahan. Ia terguncang-guncang ketika Klitorisnya kujilat dan kujepit dengan kedua bibirku. Beberapa saat kami dalam posisi begitu. Tangan kirinya memegang kepalaku dan menekankan ke</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p><span id="more-118"></span></p>
<p><strong>Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis Pemijat</strong> Suatu hari aku dipanggil pimpinanku ke dalam ruangannya. Aku menduga-duga apa gerangan sebabnya aku dipanggil mendadak begini.</p>
<p>“Duduk, Dik. Tunggu sebentar ya,” katanya sambil meneruskan membaca surat-surat yang masuk hari ini.</p>
<p>Setelah selesai membaca satu surat barulah dia menatapku.</p>
<p>“Begini Dik ferry, besok hari libur nasional. Hari ini apa yang masih harus diselesaikan?” tanyanya.</p>
<p>Aku berpikir sejenak sambil mengingat apalagi tugas yang harus kuselesaikan segera hari ini.</p>
<p>“Rasanya sih sudah tidak ada lagi yang mendesak pak, ada beberapa proposal dan rencana kerja yang harus saya buat, tapi masih bisa ditunda sampai minggu depan. Ada apa Pak?” tanyaku.<br />
“Anu, ada tamu dari Kalimantan, namanya Pak Yferry, panggil aja Pak Yan. Sebenarnya bukan untuk urusan office kita sih. Hanya kebetulan saja pas dia ada di sini, jadinya sekalian aja. Dia menginap di Tangerang. Tadi dia telpon katanya minta tolong agar diantarkan surat yang kemarin Dik ferry buat konsepnya untuk dipelajari, jelaskan aja detailnya. Nanti Dik ferry antar saja ke sana dan bayar bill hotel beliau. Layani sampai selesai urusannya, kalau perlu nanti nggak usah kembali ke office. Besok beliau kembali. Kalau mobil office pas kosong, pakai taksi aja soalnya ini penting. Uangnya ambil di kasir!” katanya sambil memberikan memo kepadaku untuk ambil uang di kasir.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p><strong>Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis Pemijat</strong> Bergegas aku ke kasir sambil cek di resepsionis ada mobil office lagi kosong atau tidak. Ternyata semua mobil lagi dipakai. Jadi aku naik taksi ke Tangerang.</p>
<p>Setelah sampai di hotel yang dituju, aku segera menemui Pak Yan, dan menyerahkan berkas yang dimaksud. Setelah dia bertanya tentang detail dari berkas tadi, dia katakan bahwa dia sudah mengerti dengan isinya dan setuju. Hanya ada perbaikan redaksional saja.</p>
<p>“OK Dik, nanti saya kabari. Begini saja, konsep ini saya bawa dulu. Perbaikannya nanti menyusul saja. Hanya redaksional kok. Isinya saya sudah paham dan prinsipnya setuju,” katanya.<br />
“Oh ya pak, pimpinan saya sampaikan bahwa bill hotel bapak biar kami yang selesaikan,” kataku.<br />
“Aduh, jadi merepotkan. Sampaikan terima kasih dan salam untuk pimpinanmu, Pak Is” katanya sambil menyalamiku.<br />
“Baik Pak nanti saya sampaikan, selamat jalan”.</p>
<p>Aku kemudian membereskan bill di front office. Tiba-tiba saja petugas hotel memanggilku.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p><strong>Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis Pemijat</strong> “Maaf Pak ferry ya? Ini Pak Yan mau bicara,” katanya sambil menyerahkan gagang telepon. Kuterima gagang telepon dan dari seberang Pak Yan berkata”Dik, saya lupa kasih tahu. Kebetulan semua urusan saya selesai hari ini jadi saya bisa pulang siang nanti. Dik ferry tunggu sebentar di bawah ya!”</p>
<p>Aku menunggu Pak Yan turun ke lobby. Sebentar kemudian dia sudah datang dan minta dipanggilkan taksi. Kupanggilkan taksi, dia naik dan katanya.</p>
<p>“Terima kasih banyak lho bantuannya”.</p>
<p>Aku menggangguk dan tersenyum saja. Setelah taksinya pergi, aku berpikir kalau dia jadi pulang, sementara bill sudah dibayar penuh sampai besok, sayang rasanya. Biar aja kuisi kamarnya sampai besok, toh besok juga libur. Aku lapor ke resepsionis.</p>
<p>“Mbak, Pak Yan sudah check out, saya pakai kamarnya sampai besok. Tapi tolong beresin dulu kamarnya, saya mau jalan dulu sebentar. Boleh kan?” kataku.<br />
“Boleh pak, silakan saja,” katanya sambil tersenyum.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Akhirnya saya keliling-keliling di Kota Tangerang. Nggak ada yang aneh sih. cuma sudah lama saja tidak ke Tangerang. Setelah beberapa lama, capek juga rasanya badanku. Aku akhirnya masuk ke sebuah panti pijat tradisional. Siapa tahu dapat <a title="cerita dewasa" href="http://bit.ly/jg0FeL" target="_blank"><strong>massage</strong></a> girl yang oke, setelah dipijat nanti gantian kita yang memijatnya.</p>
<p>Seperti biasa begitu masuk di ruang depan aku disodori foto-foto close up yang cantiknya mengalahkan artis. Mbak yang jaga mengomentari sambil sekalian promosi. Si A pijatannya bagus dan orangnya supel, Si B agak cerewet tapi cantik, Si C hitam manis dan ramah dan lain-lainnya. Aku sih tidak tertarik dengan promosinya. Pilihanku biasanya berdasarkan feeling saja.</p>
<p>Pada saat lihat-lihat <a href="http://bit.ly/iuW9R4" target="_blank"><strong>foto</strong></a>, ada wanita yang masuk. Kulihat sekilas, kalau dia massage girl di sini aku pilih dia saja.</p>
<p>Kutanya pada yang jaga, ” Mbak, yang tadi barusan lewat kerja di sini juga?”<br />
“Ya Mas, dia baru minta ijin keluar sebentar tadi. Katanya ada sedikit keperluan,” jawabnya.<br />
“Boleh pijat sama dia Mbak?” tanyaku lagi.<br />
“Boleh saja, tapi tarif untuknya agak tinggi sedikit,” katanya sambil tersenyum kemudian menyebutkan rupiah yang harus kusediakan.</p>
<p>Kuiyakan dan disuruhnya aku masuk ke kamar VIP, ada AC-nya meskipun berisik dan tidak terlalu dingin. Sambil menunggu di dalam kamar, kuamat-amati sekelilingku. Sebuah kamar berukuran 4X3 meter dengan sebuah spring bed untuk satu orang dan sebuah meja kecil yang di atasnya ada cream pijat dan handuk. Pintunya ditutup dengan korden kain sampai ke lantai. Kulepaskan pakaianku tinggal celana dalam saja. Iseng-iseng kubuka laci meja kecil di sampingku. Ada kotak “25? yang sudah kosong.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Tidak lama kemudian gadis pemijat yang kupesan sudah muncul. Kuamati lagi dengan lebih teliti. Lumayan. Kulitnya putih, tinggi (untuk ukuran seorang wanita) dengan perawakan seimbang. Ia mengenakan celana panjang hitam dan kaus putih. BH-nya yang berwarna hitam nampak jelas membayang di badannya.</p>
<p>“Selamat siang,” sapanya sambil menutup korden dan mengikatkan pinggirnya pada kaitan di kusen pintu.<br />
“Siang,” jawabku singkat.<br />
“Silakan berbaring tengkurap Mas, mau diurut atau dipijat saja”.<br />
“Punggungku dipijat saja, kaki dan tangan boleh diurut”.</p>
<p>Aku berbaring di atas spring bed. Ia mulai memijat jari dan telapak kakiku.</p>
<p>“Namanya siapa Mbak?” tanyaku.<br />
“Apa perlunya Mas tanya-tanya nama segala. Mas kerja di Sensus ya?” Jawabnya sambil tersenyum. Meskipun jawabannya begitu tapi dari nada suaranya dia tidak marah.</p>
<p>Akhirnya sambil memijat aku tahu namanya, Viena, berasal dari Palembang. Pijatannya sebenarnya tidak terlalu keras. Sepertinya dia pernah belajar tentang anatomi tubuh manusia sehingga pada titik-titik tertentu terasa agak sakit jika dipijat.</p>
<p>“Aduh.. Pelan sedikit dong!” teriakku ketika dia memijat bagian betisku.<br />
“Kenapa Mas, Sakit? Kalau dipijat sakit berarti ada bagian yang memang tidak beres. Coba bagian lain, meskipun pijatannya lebih keras tapi kan nggak sakit”.</p>
<p>Kupikir benar juga pendapatnya. Aku sedikit pernah baca tentang pijat refleksi yang membuka simpul syaraf dan melancarkan aliran darah sehingga metabolisme tubuh kembali normal. Ia memijat pahaku.</p>
<p>“Hmmhh.. Ada urat yang sedikit ketarik Mas. Pasti beberapa hari ini adik kecilnya tidak bisa bangun secara maksimal,” katanya.</p>
<p>Memang beberapa hari ini, entah karena kelelahan bekerja atau sebab lain sehingga pada pagi hari saat bangun tidur adik kecilku kondisinya kurang tegang. Aku tidak terlalu memperhatikan karena pikiran memang lagi fokus untuk menyelesaikan pekerjaan minggu ini. Tangannya beberapa kali mulai menyenggol kejantananku yang terbungkus celana dalam. Tapi herannya aku sama sekali nggak terangsang. Kucoba untuk menaikkan pantatku dengan harapan tangannya bisa lebih ke depan lagi, tapi ditekannya lagi pantatku.</p>
<p>“Sudahlah, Mas diam saja nanti nggak jadi pijat,” katanya.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Kali ini tangannya benar-benar meremas adik kecilku. Tapi sekali lagi aku heran, karena nggak bisa terangsang. Tangannya kini memijat pinggangku. Ibu jarinya menekan pantatku bagian samping dan jari lainnya memijat-mijat sekitar kandung kemih.</p>
<p>“Penuh.. Beberapa hari pasti tidak dikeluarkan ya Mas? Maklum adiknya juga lagi nggak fit,” komentarnya agak <a title="cerita dewasa" href="http://freehotvideo.info" target="_blank"><strong>mesum</strong></a>.</p>
<p>Lagi-lagi tebakannya benar. Aku tidak tahu dia asal tebak atau memang ada ilmunya untuk hal-hal seperti itu.</p>
<p>“uuuHhh..” kataku ketika ia mulai menekan punggungku, kemudian terus sampai tengkuk.</p>
<p>Aku mulai merasa rileks dan mengantuk. Enak juga pijatannya. Kini kakiku diurutnya dengan cream pijat. Sampai di dekat pahaku dia berkata”Tahan sedikit Mas, agak sakit memang”. Tangannya dengan kuat mengurut paha bagian dalamku. Terasa sakit sekali.</p>
<p>“Uffpp.. aduhhhh Haahh,” kataku sambil menahan sakit.</p>
<p>Kepalaku kubenamkan ke bantal. Setelah kedua belah pahaku diurut terasa ada perbedaan. Kejantananku mulai bereaksi ketika tangannya menyusup ke bawah pahaku. Pelan tapi pasti kejantananku mulai membesar sehingga terasa mengganjal. Aku agak menaikkan pantatku untuk mencari posisi yang enak. Kali ini dibiarkannya pantatku naik dan tanganku meluruskan senjataku pada arah jam 12.</p>
<p>“Balik badannya, dadanya mau dipijat nggak?”</p>
<p>Kubalikkan badanku. Kulihat keringat mulai menitik di lehernya. Untung ada AC, meskipun tidak bagus, sedikit menolong. Viena mengusap-usap dadaku.</p>
<p>“Badanmu bagus Mas, dadanya diurut ya?”<br />
“Nggak usah, tanganku aja deh diurut,” kataku.</p>
<p>Ia duduk di sampingku dengan kaki menggantung di samping ranjang. Ketika ia meluruskan dan mengurut tanganku kupegang dadanya. Lumayan besar, tapi agak kendor.</p>
<p>“Tangannya..” katanya mengingatkanku.</p>
<p>Tidak berapa lama ia sudah selesai memijat dan mengurut badanku. Aku meregangkan badan. Terasa lebih segar.</p>
<p>“Sebentar saya ambil air dulu Mas,” ia keluar kamar dan kembali dengan membawa air hangat dan handuk kecil.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Dicelupkannya handuk kecil ke dalam air hangat dan dilapnya seluruh tubuhku sampai bekas cream pijat hilang. Kemudian dilapnya badanku sekali lagi dengan handuk yang ada di atas meja kecil. Aku kembali terangsang ketika dia melap dadaku. Kuperhatikan dia dan kupegang tangannya di atas dadaku. Ia memutar-mutarkan tangannya yang dibalut handuk.</p>
<p>“Kenapa Mas,” bisiknya.<br />
“Ingin dikeluarin supaya nggak penuh dan meluap terbuang,” kataku.</p>
<p>Ia menggerakkan tangan, kode untuk mengocok penisku.</p>
<p>“Nggak boleh emangnya disini ya? Ini apa?” tanyaku sambil membuka laci meja dan menunjukkan kotak “25? yang kosong tadi.<br />
“Mas ini tangannya usil deh. Bukan begitu Mas, bos lagi ada di sini. Dia kesini seminggu dua kali. Dia melarang kami untuk begituan dengan tamu, katanya belakangan ini sering ada razia,” jawabnya.</p>
<p>Kami diam beberapa saat, tensiku sudah mulai turun.</p>
<p>“Begini saja Mas, kebetulan saya juga lagi ingin dan Mas sebenarnya sesuai dengan seleraku dan rasanya bisa memuaskanku. Sekali-sekali ingin juga menikmati kesenangan. Nanti malam saja kita ketemu setelah jam 10 malam, sini sudah tutup”.</p>
<p>Kutanya berapa tarifnya untuk semalam.</p>
<p>“Jangan salah kira Mas, tidak semua wanita pemijat hanya ingin uang saja. Sudah kubilang kalau kita nanti bisa take and give. <a href="http://bit.ly/hmUWI4" target="_blank"><strong>Just for fun</strong></a>”.</p>
<p>Busyet.. Entah benar entah tidak bahasa yang diucapkannya aku tidak peduli. Malam ini aku dapat pemuas keinginanku yang tertahan selama beberapa hari. Kukatakan nanti setelah selesai kerja kutunggu di hotel tempatku menginap.</p>
<p>Aku kembali ke hotel dan mandi. Sekilas ada keinginanku untuk berswalayan-ria. Tapi kutahan, takut nanti malam jadi kurang greng. Setelah mandi aku kembali jalan di sekitar hotel. Jalan mulai macet, karena jam pulang office sudah lewat. Cuaca agak mendung dan tak lama turun gerimis. Kupercepat langkahku, tapi gerimis sudah mulai lebat. Untung ada sebuah warung tenda. Sekilas kubaca tersedia STMJ. Boleh juga nih, hitung-hitung persiapan nanti malam. Kupesan satu gelas. Kuseruput perlahan. Rasa hangat menjalari tubuhku. Jahenya terlalu pedas, kulirik penjualnya.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>“Di sini STMJ-nya asli Mas, alami. Bukan buatan pabrik jamu, melainkan saya buat sendiri. Jahenya memang sengaja agak banyak biar badan jadi sehat dan tidak mudah masuk angin,” katanya seolah membaca pikiranku. Kutunggu minumanku agak dingin. Ternyata ramai juga warung ini. Mungkin juga akibat ramuan Bapak penjualnya yang membuatnya dengan bahan alami.</p>
<p>Kembali ke hotel meskipun dengan pakaian sedikit basah, namun kesegaran pijatan dan STMJ membuatku tidak takut masuk angin. Aku tidak bawa pakaian ganti karena niatnya tidak menginap, hanya melayani tamu office. Kulepas bajuku dan dengan tetap memakai celana panjang kubaringkan tubuhku ke ranjang yang empuk. Enak juga jadi orang kaya. Menginap di tempat yang empuk dan berAC. Namun kupikir lagi, ternyata hidup ini enak kalau dijalani dengan senang hati. Orang kaya yang punya jabatan tentu tingkat stressnya lebih tinggi dan belum tentu mereka dapat menikmati semua yang ada padanya. Mungkin cocok juga aku jadi filsuf, pikirku begitu sadar dari lamunanku.</p>
<p>Kulihat jam dinding menunjukkan pukul delapan kurang sepuluh menit. Masih ada waktu tiduran dua jam setelah seharian pikiranku agak capek. Badan sih tidak apa-apa, hanya pikiran yang perlu istirahat.</p>
<p>Setengah tertidur aku mendengar ketukan di pintu.</p>
<p>“Tok.. Tok.. Tok..<br />
“Mas ferry, ini Viena,” terdengar suara dari luar.</p>
<p>Upss, aku melompat dari ranjang dan membuka pintu. Setelah kubuka pintu aku tertegun sejenak. Viena tetap memakai kaus yang tadi siang dipakainya dibungkus dengan sweater dan celananya sudah ganti dengan jeans. Sepatu dengan hak tinggi membuat dia tampak lebih tinggi dan langsing. Kacamata bening nangkring di hidungnya yang sedang. Wajahnya dihiasi dengan make up tipis. Kalau dilihat sekilas seperti Dewi Persik.</p>
<p>Viena masuk dan melepaskan sweaternya. Aku menutup pintu, menguncinya dan duduk di atas ranjang, lalu ia duduk di sampingku. Saat itu aku masih termangu, tapi penisku bereaksi lebih cepat dan langsung saja tegak dengan kerasnya. Viena melihat kebawah, ia sengaja melihat dan meraba, mengusap serta memainkan penisku.</p>
<p>Aku mulai bergairah tetapi hanya diam menunggu aksinya. Kurebahkan tubuhku ke tempat tidur, ia terus memainkan penisku. Dilepasnya kacamata dan diletakkan di meja samping ranjang. Ia berdiri dan melepaskan celana panjangnya. Pahanya yang mulus terpampang di depanku. Kudorong ia dan kupepetkan ke dinding sambil berciuman lembut. Ia mengerang kecil” Ngghngngh..”.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Tangannya membuka celana panjangku dan menariknya ke bawah. Tangannya meremas penisku dan mengeluarkannya dari celana dalamku. Ia bergerak sehingga aku yang dipepetnya di dinding. Dalam posisi setengah jongkok ia mulai mengulum penisku. Penisku semakin lama semakin tegang. Ia mengkombinasikan permainannya dengan mengocok, menjilat, mengisap dan mengulum penisku. Kupegang erat kepalanya dan kugerakkan maju mundur sehingga mulutnya bergerak mengulum penisku. Tangannya meremas pantatku dan menarik celana dalamku yang mengganggu gerakannya. Kurasakan mulutnya menyedot dengan kuat sampai penisku terasa ngilu.</p>
<p>Kuangkat tubuhnya dan kulucuti celana dalamnya. Kaus tipisnya masih kubiarkan tetap di badannya. Sebuah keindahan tersendiri melihatnya dalam kondisi polos di bagian bawah dan kausnya masih melekat. Belahan payudaranya yang besar membayang di balik kaus tipisnya. Kini aku yang jongkok di depannya dan mulai menjilati dan memainkan Klitoris-nya. Vaginanya punya bibir luar yang agak melebar. Warnanya kemerahan. Ia terguncang-guncang ketika Klitorisnya kujilat dan kujepit dengan kedua bibirku. Beberapa saat kami dalam posisi begitu. Tangan kirinya memegang kepalaku dan menekankan ke selangkangannya. Tangan kanannya meremas payudaranya sendiri.</p>
<p>Aku bangkit berdiri dan bermaksud melepas BH-nya. Kucari-cari di punggungnya tetapi tidak kutemukan pengaitnya.</p>
<p>“Di depan.. Buka dari depan,” Viena berbisik.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Rupanya model BH-nya dengan kancing di depan. Kuremas kedua dadanya dengan lembut. Tanganku sudah menemukan kancing BH-nya. Tidak lama dadanya sudah terbuka. Putingnya yang coklat membayang di balik kausnya. Kugigit dari luar kausnya dan Viena mengerang.</p>
<p>Penisku di bawah yang sudah berdiri Tegak mulai mencari sasarannya. Tangannya mengocok penisku lagi dan menggesekkannya pada vaginanya. Kucoba memasukkannya sekarang, namun meleset terus. Kuangkat sebelah kakinya dan kucoba lagi. Tidak tembus juga. Mulutku masih bermain dengan puting di dalam kausnya. Viena kelihatannya tidak sabar lagi dan dengan sekali gerakan kausnya sudah terlempar di sudut kamar. Tanganku mengusap gundukan payudaranya dan meremas dengan keras namun hati-hati. Ia menggelinjang. Mulutku menyusuri bahunya dan melepas tali BH-nya sehingga kini kami dalam keadaan polos.</p>
<p>Karena sudah gagal berkali-kali mencoba untuk memasukkan penis dalam posisi berdiri, kudorong dia ke arah ranjang dan akhirnya kudorong dia rebah ke <a title="cerita dewasa" href="http://bit.ly/jC8itU" target="_blank"><strong>ranjang</strong></a>. Saat itu aku mulai kepanasan karena gairah yang timbul. Lalu aku menerkam dan memeluk Viena. Perlahan-lahan ia mulai mengikuti permainanku. Kutindih tubuhnya dan kuremas pantatnya yang masih padat.</p>
<p>“ferry.. Kumohon please ayo.. Masukk.. Kan!”</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Tangannya meraih kejantananku dan mengarahkan ke guanya yang sudah basah. Aku menurut saja dan tanpa kesulitan segera kutancapkan penisku dalam-dalam ke dalam liang vaginanya.</p>
<p>Kami saling bergerak untuk mengimbangi permainan satu dengan lainnya. Aku yang lebih banyak memegang peranan. Ia lebih banyak pasrah dan hanya mengimbangi saja. Gerakan demi gerakan, teriakan demi teriakan dan akhirnya kamipun menggelosor lemas dalam puncak kepuasan yang tidak terkira.</p>
<p>Setelah sejenak kami beristirahat, kami saling melihat keindahan tubuh satu sama lain gairahku mulai bangkit lagi. Aku memeluknya kembali dan mulai menjilati vaginanya. Dan kemudian memasukkan penisku yang sudah kembali menegang.</p>
<p>Aku menusuk vaginanya, crek.. crek.. crek.. crek.. crokk .. Berulang kali. Ia pun mendesah sambil menarik rambutku. Kami saling bergoyang, hingga tempat tidur pun terasa mau runtuh dan berderit-derit. Setelah hampir setengah jam dari permainan kami yang kedua kali, Viena mengejang dan vaginanya terasa lebih lembab dan hangat. Sejenak kuhentikan genjotanku.</p>
<p>Kini aku kembali menggenjot vagina Viena lagi. Kami berdua bergulingan sambil saling berpelukan dalam keadaan merapat. Kuputar badannya sehingga dia dalam posisi pegang kendali di atas. Kini dia yang lebih banyak memainkan peranan. Akhirnya aku hampir mencapai puncak dari kenikmatan ini. Kutarik buah zakarku sehingga penisku seolah-olah memanjang.</p>
<p>“Viena, kayaknya aku nggak tahan lagi, aku mau keluar”.</p>
<p>Akhirnya tak lama kemudian kami mencapai titik puncak. Aku keluar duluan dan tak lama Vienapun mendapatkan puncaknya dengan menikmati kedutan pada penisku. Setelah itu kami terbaring lemas, dengan Viena memelukku dengan payudaranya menekan perutku.</p>
<p>“Viena terimakasih untuk saat-saat ini”<br />
“Nggak usah ferr.. Viena yang terimakasih karena, Viena nggak menyangka kamu sungguh hebat. Viena nggak nyangka kamu punya tenaga yang besar. Viena tadi hanya berharap menikmati permainan dengan cepat karena tadi siang pijatanku sudah kuarahkan agar kita bermain dengan cepat”.</p>
<p>Kami tertidur berpelukan dan setelah pagi harinya kami bercinta untuk ketiga kalinya, dan kuakhiri dengan tusukan yang manis, kami saling membersihkan badan dan pulang. Kuantar ia sampai di depan gang rumahnya.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Ketika beberapa hari kemudian kucari dia di tempat kerjanya, tidak kudapati lagi dirinya. Kata Mbak yang jaga di depan dia pulang kampung dan tidak kembali lagi. Ditawarkan temannya yang lain untuk memijatku, namun aku tidak berminat dan langsung balik kanan, back to jakarta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Sex Gadis Smu Pecah Perawan</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-sex-gadis-smu-pecah-perawan.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-sex-gadis-smu-pecah-perawan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Mar 2011 21:54:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yakuza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita 17 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Lucu]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panaz]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Seru]]></category>
		<category><![CDATA[anak smu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita abg]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa perawan]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex perawan]]></category>
		<category><![CDATA[pecah perawan]]></category>
		<category><![CDATA[smu pecah perawan]]></category>
		<category><![CDATA[smu perawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.fridabali.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Cerita Sex Gadis Smu Pecah Perawan. Dari kegemaranku yang suka main game online dan sering juga browsing internet, aku bisa menikmati memek gadis smu yang ranum dan perawan. Pembaca sekalian perkenalkan nama ku Rony sampai sekarang aku masih melanjutkan kuliah di sebuah universitas di Magelang. Umur ku masih 20 tahun. Cerita ini berawal ketika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita%2Fcerita-sex-gadis-smu-pecah-perawan.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-sex-gadis-smu-pecah-perawan.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-sex-gadis-smu-pecah-perawan.html"  data-text="Cerita Sex Gadis Smu Pecah Perawan" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-sex-gadis-smu-pecah-perawan.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-sex-gadis-smu-pecah-perawan.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p><strong>Cerita Sex Gadis Smu Pecah Perawan</strong>. Dari kegemaranku yang suka main game online dan sering juga browsing internet, aku bisa menikmati memek gadis smu yang ranum dan perawan. Pembaca sekalian perkenalkan nama ku Rony sampai sekarang aku masih melanjutkan kuliah di sebuah universitas di Magelang. Umur ku masih 20 tahun. Cerita ini berawal ketika aku dan teman ku Ronald, Jefry dan rudi yg senang bermain game online ataupun sekedar bermain internet, membuka sebuah game centre dan warnet yg terletak di daerah Magelang utara. Pada dasarnya sih kami membuka usaha itu cuman iseng-iseng aja. Yah dari pada nggak ada kerjaan ataupun malah menghabiskan uang untuk main game atau main internet di tempat lain, mendingan buat sendiri toh bisa nambah uang buat jajan dan beli rokok.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p><span id="more-107"></span></p>
<p><strong>Cerita Sex Gadis Smu Pecah Perawan</strong> Belum lama usaha kami buka, kami seperti setengah kaget dan senang.<br />
Bagaimana kami tidak senang, kebanyakan user kami adalah cewek-cewek SMU dengan postur tubuh yg sangat mempesona dan sexy, bahkan bisa di ibarat kan buah apple yg siap di petik. Dan juga masih banyak gadis-gadis muda yg main ke tempat kami. Dengan keramahan teman-teman yg selalu sopan dan romantis dalam melayani pelangan, yah kami memang cukup professional. Bahkan postur tubuh kami dah wajah kami juga cukup lumayan mungkin itu juga salah satu factor yg membuat mereka tertarik untuk selalu datang berkunjung.</p>
<p>Di antara gadis-gadis yg masih segar itu ada satu yg sangat istimewa di mataku dan teman-temanku. Nama nya Rere dia cukup cantik, bukan hanya cantik, luar biasa mungkin dan istimewa tentu nya. Terkadang dia datang dengan Karina, Monica dan Cindy teman-teman Rere yg juga tidak kalah cantik, tapi lebih istimewa Rere tentu nya.dan akhir nya suatu kesempatan, dia datang sendiri ke tempat kami. Ketika dia baru duduk aku sapa,”loh temen nya mana Rere”,<br />
dia hanya menjawab, “dah pada balik, pada mau les katanya”.<br />
Lalu aku berbalik ke mejaku dan berusaha mencuri-curi untuk sekedar melihat lekuk tubuh nya dari balik monitor computerku.<br />
15 menit sudah aku memandang nya, eh dia membalas pandangan ku,<br />
aku kaget juga jangan-jangan dia marah, eh dia malah tersenyum.<br />
Karena penasaran dia sedang apa aku mencoba melakukan remote anything ke computernya, yah kami biasanya menyebutnya dengan kata-kata SPY, gitu deh bahasa gaulnya.aku kaget juga setelah tau bahwa dia membuka situs-situs yg berhubungan dengan sex dan pornografi. Mukaku memerah, entah suka atau benci, tp yg jelas kaget sekali. Dengan nekat kucoba mendekati computernya, lalu kutanya dia, “hayooooo Rere lagi buka apa”,</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Karena  tanpa persiapan dia langsung kelabakan seperti di anak ayam kehilangan induk nya dan dengan cepat dia menutup kolom situs-situs tersebut. Tapi dengan cepat aku menjawab,<br />
”nga papa lah ama gue ini, nyantai aja lagi”. Langsung saja muka dia memerah, entah malu atau takut. lalu dia menjawab,<br />
“emang nya tadi Rony liat Rere lagi buka apa?”, tanyanya.<br />
“liatlah, gak perlu ke sini juga Rony bisa liat dari computer Rony “,<br />
jawab ku sambil mengedipkan mata, lalu dia tertawa kecil dan tersenyum manis seperti gadis yg masih polos. Lalu dengan cepat aku tidak menyia nyiakan kesempatan ini aku langsung berkata,<br />
“mau di temenin gak Rere biar Rony cariin situs2 yg lebih bermutu”.<br />
Dia diam sejenak lalu menjawab, “ya udah Rony duduk di sebelah Rere aja”,<br />
katanya lembut penuh arti.<br />
Waduh bakalan seru nih batin ku, untung aja temen-temen ku yg lain pada bermain basket di dekat situ, jadi semuanya lancar tanpa hambatan. Kami sempet ngobrol sejenak, dan dari situ ku ketahui bahwa dia anak pejabat di kota ini, dalam batin ku aku berkata wah ternyata anak pejabat neh.<br />
Lalu mulai kucarikan dia <strong>video sex</strong> di <a href="http://freehotvideo.info" target="_blank"><strong>freehotvideo.info</strong></a> situs <strong>bokep</strong> kegemaran gue yg belum pernah dia lihat,<br />
kulihat raut muka nya berubah seperti cacing kepanasan tangannya tak bisa diam, aku lihat dia sangat terangsang dengan gambar-gambar dan video yg aku carikan lewat <strong>freehotvideo.info</strong> . Wah cepet horny dia batinku,</p>
<p>lalu tak kubiarkan dia hanya melihat saja, lalu aku berbisik,<br />
“Re dari pada liat, punya ku nganggur neh, kan sayang klo di diemin”, dia kaget kukira dia marah.<br />
Eh ternyata dia malah langsung memegang senjataku yg dari tadi sudah on ketika aku duduk di sebelah nya, kontan saja aku kaget dan senang. Lalu dengan cepat aku juga merangsang dia dengan memegang payudara yg sangat indah itu dari belakang.<br />
Untung warnet lagi sepi batinku dalam hati, aneh nya saat itu tak ada satupun pelanggan yg datang, yah mungkin di karenakan hujan yg cukup deras. Kulihat dia kurang puas memegang senjataku jika terhalang oleh celana pendek ku, lalu dia mencoba memelorotkan celana ku hingga batang kontol ku bisa dalam posisi enak untuk di kocok oleh tangan nya yg lembut itu.dan dia berkata,<br />
“Rony punya kamu gede juga ya”,<br />
Aku hanya terdiam. Tanpa sadar aku sangat menikmatinya,<br />
hingga aku hampir berteriak “ah uchhhh ahhh terus Re” lalu Rere dengan cepat menutup mulutku dengan ciuman bibir nya yg lembut dan sangat sensual itu. Wah untung sepi coba klo banyak orang tadi di sini bakalan berabe batin ku. Setelah dia puas dia mencium bibirku,<br />
dia melanjut kan dengan menciumi kemaluan ku, sungguh luar biasa gadis anak pejabat yg masih polos ini melakukan hal-hal dalam sex yg sangat mengairahkan.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Aku di buat sangat puas oleh nya bahkan aku dibuat tak berdaya,<br />
10 menit kemudian aku mengangkat kepalanya dan aku bisikan mesra di telinga nya, Ren gantian masak kamu terus yg muasin aku kamu kan belom puas, dia tersemyum pertanda iya. Langsung saja aku puaskan dia di antara sekat-sekat yg menjadi pembatas di antara computer computer di warnet ini. Dia kulihat sangat menikmati permainan ku,<br />
aku mencoba sedikit membuka baju nya untuk melepas Bh nya.<br />
Karena kami melakukan nya di tempat umum aku mencoba untuk menahan diriku untuk tidak mencoba menelanjanginya, sehingga aku tetap merangsang payudaranya di balik seragam sekolah nya, tanpa bisa melihat payudaranya yg berukuran 34 b itu. Dia terdengar mendesah lembut dan sangat sexy,<br />
“ah ah..u ah..hhhhhh.ahhhhh” terdengar dari mulut nya.<br />
Berkali kali ku pilin putting nya dia mengelinjang hebat sekali,dan merancau tidak karuan.<br />
”ah uh. Rony terus sayanggggg…Ronyyy…ahhhhhh”.</p>
<p>Setelah merangsang buah dada nya aku langsung mencoba mengelus vagina nya dengan jari ku, karena dia memakai rok SMUs ehingga tidak sulit untuk melakukan nya.Kurasakan vagina nya sudah sangat basah di Karenakan rangsangan ku di buah dada nya tadi, bulu-bulu kemaluanya juga kuraba, wow sangat rapi batin ku. Aku berusaha tidak memasukan jari ku ke vagina nya Karena  dia masih perawan.<br />
Kucoba merangsang dia lewat gesekan-gesekan lembut di tangan ku,<br />
kurasakan badannya kejang dan keringat keluar dari seragam sekolah nya yg tanpa memakai Bh itu.<br />
Dia berulang kali mendesah,<br />
“Rony ampunnNn Rony sayang &#8230;uuuhhh nikmatttTTttt………”.<br />
Padahal itu Baru kugesek dengan tangan bagaimana klo kumasukan senjataku ke dalam vagina nya batin ku.<br />
Setelah 10 menit melakukan itu dia berteriak.<br />
“ahhhhHH..hhhhh SSSshhhhhh”,<br />
dan seketika itu juga dia mengalami orgasme pertamanya.<br />
Kemudian dia terkulai lemas di pelukanku, sambil membelai dia aku membenarkan posisi celanaku dan dia juga mencoba membenarkan letak posisi seragam dan rok nya itu.<br />
Lalu aku mengambilkan air minum untuk dia lalu berkata,<br />
“yah gitu aja dah jebol gimana klo ML bisa-bisa Rere ga bisa bangun 2 hari gara-gara kehabisan stamina dong”. Candaku.<br />
Lalu dia menjawab,<br />
”eh enak aja kan tadi baru training, jadi ya butuh pelatihan dolo kayak tadi”.<br />
Aku hanya tertawa kecil, eh malah dia langsung bilang Rony mau ajarin Rere yang lebih expert lagi ga, kalo mau abis ini aja kita pergi mau ga tanya nya. Sejenak aku berpikir tapi langkah langkah kaki datang menuju tempat itu dan kulihat wajah wajah teman-teman ku muncul, diantaranya Ronald, Jefry dan Rudi. Langsung saja kusapa, “abis basket kalian”,<br />
dengan tersenyum Jefry hanya menjawab, ”dari pada ngurusin basket mendingan ngurusin Rere”.</p>
<p>Mereka pun semua tertawa dan kulihat Rere juga tersenyum nakal dan berusaha menunggu jawabanku. Lalu setelah teman-teman ke belakang aku bisikan ke telinga Rere ya udah tar gue ajarain yg lebih hot lagi ya, Rere tersenyum dan aku pergi berkemas untuk pergi bersama dengan Rere.<br />
Setelah itu kami pergi dengan meminjam mobil milik Ronald.<br />
Dalam perjalanan aku bertanya,“mau kemana ini Re”,<br />
dia menjawab. ”di rumah Rere aja kan Papa Mama sedang pergi ke Jakarta kak Adi sedang ke Jogja”,<br />
aku kaget dan berkata, ”bener nih di rumah mu”,<br />
“iya bener” katanya.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Setelah kami sampai di rumah nya aku kaget juga dengan rumah nya yg besar seperti istana itu wah gede banget rumah nya dan juga indah. Setelah memarkir mobil ku aku di bimbing Rere untuk masuk ke rumah nya.Wah tampak nya dia terlihat tidak sabar.<br />
Lalu aku menunggunya mandi sambil nonton tv dan menikmati hidangan yg sangat enak, kayak Raja nih batin ku. Setelah dia selesai mandi, ia menghampiri ku hanya dengan memakai handuk yg dia balutkan di tubuh nya, ketika melihat nya,<br />
tenggorokanku seperti tidak dapat menelan kue-kue yg tadi aku makan, dan dengan segera Rere mengambil jus jeruk yg ada di meja kamar nya lalu meminumnya, setelah itu mencium bibir ku dan mengalirkan jus jeruk yg telah dia minum tadi seolah-olah induk yg memberikan makan anak-anak nya. Setelah itu dia membuka handuk nya yg tadi membungkus tubuh nya yg putih mulus dan sexy itu. wah payudara nya benar-benar luar biasa kencang dan besar, tak kusangka anak SMU kelas tiga sudah sematang ini, bulu-bulu halus yg ketika di warnet tadi aku pegang, aku bisa melihatnya dengan jelas. Sungguh pemandangan yg luar biasa.<br />
Tanpa segan-segan lagi dia memintaku untuk men servicenya.<br />
Dia berkata, ”ayo kok malah diem katanya mau ngajarin”,<br />
ucapnya,aku berkata kamu “kamu cantik banget Re tubuh mu juga sexy”.</p>
<p>Tanpa menunggu dia bicara langsung saja kubenamkan kepalaku di payudaranya itu dan mencoba untuk merangsang salah satu bagian sensitife itu, lalu dia mulai mendesah seperti tadi,<br />
“ah OuchHhh uhhhhhh Ahhhhhh……..”,dia sangat menikmatinya bahkan sesekali dia menjambak rambut ku,<br />
kulihat payudaranya sangat kencang dan kenyal sekali sesekali aku meremas-remas nya dan aku pun juga sangat menikmatinya, payudara yg indah. Lalu kuteruskan dengan menciumi bagian kewanitaan nya,<br />
dia terlihat memejamkan mata sangat menikmatinya, dan dia meremas remas payudaranya sendiri mencoba merangsang tubuh nya sebaik mungkin. ketika clitoris nya ku hisap-hisap dia sangat kewalahan dan berteriak-teriak,“Rony aduhh Enak ah ouchhhh ahhhHh uhh”.<br />
5 menit kemudian, giliran dia merangsang diriku.kulihat dia mengocok penisku dengan lembut dan menghisapnya bagaikan permen lollipop yg sangat manis,<br />
“ohh ahhhhhhh hahhhh”,<br />
aku sangat menikmatinya, dia menjilati batang kemaluan dan tidak ketinggalan buah zakar ku juga ikut dia hisap.<br />
Aku sudah tak bisa berkata apa apa lagi selain menikmati permainanya. Ketika aku hampir memuntahkan laharku aku mencoba melepaskan senjataku dari hisapan nya dan gengamannya, lalu kubaringkan dia diranjangnya dan aku berbicara mesra,<br />
”tahan ya sayang, pertama-tama sakit tp nanti juga enak kok”,<br />
kataku. Dia mengangguk pertanda iya. Kucoba membobol vagina nya ternyata sangat sulit, pada usaha pertama melesat dan setelah ku oleskan kream di vaginanya, pada usaha ketiga aku berhasil memasukan separo penis ku ke dalam kemaluannya. Dia menjerit kesakitan,<br />
“Ronyy sakitT Ronyyyyyy ampunnNnNnnnnn”,<br />
jerit nya, tapi aku tetap melakukannya dan bless seluruh batang kemaluan ku sekarang berada di dalam nya bersamaan dengan percak-percak darah keperawanannya.<br />
Kubiarkan diam sejenak supaya vaginanya terbiasa menerima kehadiran benda asing itu, setelah kurasakan vaginanya bisa menerima penisku, kucoba menarik maju mundur.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Jeritan sakit yg tadi dia ucapkan berganti dengan desahan-desahan wanita yg sedang mengalami persetubuhan yg sangat nikmat.dan tidak henti-henti nya dia selalu mendesah dan setengah berteriak.<br />
“ah terus Rony Sayang kocok terus bikin Rere puas ah ouchhhhh shhhhh terus kocok jangan berhenti sayangggg… “,<br />
rancau nya, aku juga sangat menikmati denyutan-denyutan di dalam vaginanya itu, gerakan menghisap yg sangat nikmat sekali di alami oleh penis ku kemudian aku membalikan posisinya supaya kami bisa melakukan doggy style.<br />
Lalu ku suruh dia berdiri dan bersandar di depan kaca meja rias nya dan kumasukan senjataku dari belakang sehingga aku bisa menikmati keindahan tubuh nya dan payudaranya serta paras cantik wajahnya dari kaca tersebut.<br />
15 menit kejadian itu berlangsung ku dengar dia berteriak,<br />
“ahhhh Rony aku keluarrrrrrrrrrr…….”,<br />
oh tampak nya dia baru saja mendapatkan orgasme pertamanya.<br />
Kucabut penisku dari dalam vaginanya dan membiarkan Rere istirahat sebentar.<br />
Setelah cukup istirahat.dia mengajakku untuk melanjutkan nya di kamar mandinya yg seperti kolam Renang itu Karena  sangat luas.</p>
<p>Kontan saja Karena  terburu nafsu aku langsung tancap gas dan segera memasukan penis ku ke dalam vagina nya yg merah merekah itu. aku sangat menikmati guyuran shower yg membasahi tubuh kami,seolah-olah membasahi jiwa yg kekeringan akan kehausan sex.<br />
Rere terus merancau dan akhirnya aku sangat merasakan kenikmatan yg luar biasa, penis ku yg dari tadi di sedot kurasakan sangat membengkak dan mencapai klimaks sampai ubun-ubun rasanya,<br />
aku berteriak,<br />
“Rere aku mauuuuuuu keeee luuu arrrrrrrrrrrrrrrrrr mauuu diii kelluariinnn dii mannna.jeritku menahan nikmat”,<br />
dia sambil ngos-ngosan bilang<br />
“di dalam ajjjaaaaa”,<br />
lalu aku berkata,<br />
“ nga papa rennn”,<br />
Rere menjawab,<br />
“laggiii masaaaaaa tiiiidakkk suburrrrrr”,<br />
dan Rere juga tampak merancau lagi dan berteriak,<br />
“yaaaa uuu daaa hhhhh kii taaa ssssaaammaa saaammaaaaaaaaaaaaaaaa”.<br />
Aku tak dapat menahan lagi dan jebolah pertahananku kusemburkan maniku di dalam vaginanya dia juga tampak mencapai orgasme keduanya.<br />
Setelah itu dia masih menjilati kemaluanku dan membersihkan sisa-sisa<br />
maniku, lalu kami mandi bersama.<br />
Setelah selesai aku pamit pulang, aku pamit dengan mengecup kening Rere dan berkata pelajaran nya udah cukup kan, dia hanya tersenyum dengan lembut sungguh seperti gadis yg sangat polos dan berkata ,<br />
“Rony besok kesini ya ajak Ronald, Jefry ama Rudi, jangan lupa loh “.<br />
Aku cukup bingung kok ngajak yg lain segala ya batin ku.<br />
Lalu selepas jam 6 malam esok nya kami ber 4 berkunjung ke rumah Rere. Betapa kaget nya kami ketika di sana kami di sambut dengan mesra oleh keempat gadis yg sangat cantik di antaranya Karina,<br />
Monica, Cindy dan Rere tentunya, lalu tanpa basa-basi lagi mereka berkata.<br />
“wah wah kak Rony jahat kok kita kita kemaren nga di ajak sech yg di ajak cuman Rere aja,nga suka ya ma kita kita “,<br />
kontan saja aku sendiri kaget.<br />
Dan teman temanku juga ikutan binggung,<br />
lalu tanpa rasa malu Rere<br />
“menjawab Rony kemaren ma aku ML loh”.<br />
Aku kaget kenapa dia membuka rahasiaku tapi sebelum aku sempat bicara Rere menjawab<br />
“jadi hari ini Ronald, Jefry ama Rudi ngajarin Karina , Monica and Cindy, terus Rere tentunya ama Rony dong”,<br />
katanya.</p>
<p>Tentu saja teman- teman ku nga jadi marah malah jadi senang, lalu aku berkata dalam hati wah rejeki mereka juga neh. Lalu kami pergi ke daerah Kaliurang dah menyewa sebuah villa di sana dan melewati hari dan malam penuh akan nafsu, gairah dan kehausan akan sex.<br />
Dan sampai sekarang jika ada waktu kami masih melakukan nya baik di kamar mandi warnetku, di rumah Rere, di hotel atau villa.<br />
Bahkan sekarang banyak pelanggan wanita ku menjadi kekasih ku hanya untuk semalam/one night stand.begitu juga dengan teman-teman ku Ronald, Jefry dan Rudi mereka juga kalang kabut menerima order dari para wanita yg kesepian. Tapi atas dasar suka sama suka, maaf kami bukan Gigolo.<br />
Sekian kisah ku lain kali aku lanjut kan dengan kisah ku dengan para pelanggan warnet ku , wilda, ima, susy dan masih banyak lagi, baik itu pengalaman <strong>sex party</strong> ataupun one on one<br />
buat para cewek yg kesepian, silahkan hubungin aku lewat email ku aja pasti aku bantu jalan pemecahannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-sex-gadis-smu-pecah-perawan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Seks Pembantu Yang Nikmat</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-seks-pembantu-yang-nikmat.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-seks-pembantu-yang-nikmat.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2010 16:48:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yakuza</dc:creator>
				<category><![CDATA[adult pictures]]></category>
		<category><![CDATA[adult stories]]></category>
		<category><![CDATA[Adult Story]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Hot XXX]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>
		<category><![CDATA[cewek bispak]]></category>
		<category><![CDATA[gambar bugil]]></category>
		<category><![CDATA[gambar dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[Gambar Hot XXX]]></category>
		<category><![CDATA[gambar sex]]></category>
		<category><![CDATA[ngentotmemek]]></category>
		<category><![CDATA[ngentotmemek pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[pamer memek]]></category>
		<category><![CDATA[pembantu sex]]></category>
		<category><![CDATA[Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh ibu rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[17 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[3gp]]></category>
		<category><![CDATA[air maniku]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[bokep]]></category>
		<category><![CDATA[cerai]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita 17 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[cerita 17tahun]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bokep]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa 17 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hoot pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita host pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot pembanntu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot pembantu terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot pembantuku]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot sex pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot tentang pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot,pembantu.]]></category>
		<category><![CDATA[cerita nge-sex]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita nikmat]]></category>
		<category><![CDATA[cerita nikmatnya seks 2010]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pembantu hot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita porno]]></category>
		<category><![CDATA[cerita porno pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sek]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sek pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sek terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[cerita seks]]></category>
		<category><![CDATA[cerita seks 2010]]></category>
		<category><![CDATA[cerita seks dengan pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita seks nikmat]]></category>
		<category><![CDATA[cerita seks pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita seks pembantu hot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita seks terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[cerita seks terbaru 2010]]></category>
		<category><![CDATA[cerita seks yang nikmat]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dengan pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex hot dengan pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex pembantu hot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex pembatu]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex stories]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[cerita.fridabali.com]]></category>
		<category><![CDATA[ceritasekspembantu]]></category>
		<category><![CDATA[d]]></category>
		<category><![CDATA[erangan]]></category>
		<category><![CDATA[erangan nikmat]]></category>
		<category><![CDATA[fridabali]]></category>
		<category><![CDATA[fridabali.com]]></category>
		<category><![CDATA[g]]></category>
		<category><![CDATA[gay]]></category>
		<category><![CDATA[Hot]]></category>
		<category><![CDATA[http://fridabali.com/]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[indo]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[intip]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[j]]></category>
		<category><![CDATA[jan]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi cerita seks]]></category>
		<category><![CDATA[m]]></category>
		<category><![CDATA[membuka kaitan]]></category>
		<category><![CDATA[memek]]></category>
		<category><![CDATA[mencari vidios porno pembantu selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[mengelinjang]]></category>
		<category><![CDATA[ml]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>
		<category><![CDATA[muncrat]]></category>
		<category><![CDATA[ngintip]]></category>
		<category><![CDATA[orgasm]]></category>
		<category><![CDATA[orgasme]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[pembantu hot cerita]]></category>
		<category><![CDATA[pembantuku hot sex]]></category>
		<category><![CDATA[perawan]]></category>
		<category><![CDATA[putih mulus]]></category>
		<category><![CDATA[q]]></category>
		<category><![CDATA[search]]></category>
		<category><![CDATA[sek]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[sensasi]]></category>
		<category><![CDATA[t]]></category>
		<category><![CDATA[tia]]></category>
		<category><![CDATA[tt]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[w]]></category>
		<category><![CDATA[www.cerita hot pembantu]]></category>
		<category><![CDATA[www.cerita hot pembantu.com]]></category>
		<category><![CDATA[www.cerita seks pembantu.com]]></category>
		<category><![CDATA[www.cerita seks.com]]></category>
		<category><![CDATA[www.cerita.fridabali.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fridabali.com/?p=7095</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Cerita Seks Pembantu Yang Nikmat Hari ini seperti biasa aku perhatikan istriku sedang bersiap untuk berangkat kerja, sementara aku masih berbaring. Istriku memang harus selalu berangkat pagi, tidak seperti pekerjaanku yang tidak mengharuskan berangkat pagi. Tidak lama kemudian aku perhatikan dia berkata sesuatu, pamitan, dan perlahan meninggalkan rumah. Sementara aku bersiap kembali untuk tidur, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita-dewasa%2Fcerita-seks-pembantu-yang-nikmat.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-seks-pembantu-yang-nikmat.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-seks-pembantu-yang-nikmat.html"  data-text="Cerita Seks Pembantu Yang Nikmat" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-seks-pembantu-yang-nikmat.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-seks-pembantu-yang-nikmat.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p><strong><a href="http://fridabali.com/" target="_blank">Cerita Seks</a></strong> <a href="http://3gp-search.com/download-3gp-bokep-ngintip-mbak-dian-ngepel.html" target="_blank">Pembantu</a> Yang Nikmat Hari ini seperti biasa aku  perhatikan istriku sedang bersiap untuk berangkat kerja, sementara aku  masih berbaring. Istriku memang harus selalu berangkat pagi, tidak  seperti pekerjaanku yang tidak mengharuskan berangkat pagi. Tidak lama  kemudian aku perhatikan dia berkata sesuatu, pamitan, dan perlahan  meninggalkan rumah. Sementara aku bersiap kembali untuk tidur, kembali  kudengar suara orang mendekat ke arah pintu kamar. Tetapi langsung aku  teringat pasti pembantu rumah tangga kami, Lia, yang memang mendapat  perintah dari istriku untuk bersih-bersih rumah sepagi mungkin, sebelum  mengerjakan yang lain.<span id="more-7095"></span><br />
<a title="pembantu yg nikmat" href="http://bit.ly/bNTL27" target="_blank"><img src="http://xtremeupload.com/indonesia/images/graphic/thumbs/2009/August/14/1EEB_4A858911.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>Lia ini baru berumur 17 tahun, dengan tinggi badan yang termasuk  pendek namun bentuk tubuhnya sintal. Aku hanya perhatikan hal tersebut  selama ini, dan tidak pernah berfikir macam-macam sebelumnya. Tidak  berapa lama dari suara langkah yang kudengar tadi, Lia pun mulai tampak  di pintu masuk, setelah mengetuk dan meminta izin sebentar, ia pun masuk  sambil membawa sapu tanpa menunggu izin dariku. Baru pagi ini aku  perhatikan pembantuku ini, not bad at all.</p>
<p><strong>Cerita Seks</strong> Pembantu Yang Nikmat Karena aku selalu tidur hanya dengan bercelana dalam, maka aku pikir  akan ganggu dia. Dengan masih pura-pura tidur, aku menggeliat ke samping  hingga selimutku pun tersingkap. Sehingga bagian bawahku sudah tidak  tertutup apapun, sementara karena bangun tidur dan belum sempat ke WC,  kemaluanku sudah mengeras sejak tadi. Dengan sedikit mengintip, Lia  berkali-kali melirik kearah celana dalamku, yang didalamnya terdapat  ‘Mr. Penny’ku yang sudah membesar dan mengeras. Namun aku perhatikan dia  masih terus mengerjakan pekerjaannya sambil tidak menunjukkan  perasaannya.</p>
<p><a title="pembantu yg nikmat" href="http://bit.ly/bNTL27" target="_blank"><img src="http://xtremeupload.com/indonesia/images/graphic/thumbs/2009/August/14/D0B7_4A858911.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>Setelah itu dia selesai dengan pekerjaannya dan keluar dari kamar  tidur. Akupun bangun ke kamar mandi untuk buang air kecil. Seperti biasa  aku lepas celana dalamku dan kupakai handuk lalu keluar mencari sesuatu  untuk minum. Kulihat Lia masih meneruskan pekerjaannya di ruang lain,  aku rebahkan diriku di sofa depan TV ruang keluarga kami. Sejenak  terlintas untuk membuat Lia lebih dalam menguasai ‘pelajarannya’. Lalu  aku berfikir, kira-kira topik apa yang akan aku pakai, karena selama ini  aku jarang sekali bicara dengan dia.</p>
<p><strong>Cerita Seks</strong> Pembantu Yang Nikmat Sambil aku perhatikan Lia yang sedang sibuk, aku mengingat-ingat yang  pernah istriku katakan soal dia. Akhirnya aku ingat bahwa dia memiliki  masalah bau badan. Dengan tersenyum gembira aku panggil dia dan kuminta  untuk berhenti melakukan aktivitasnya sebentar. Lia pun mendekat dan  mengambil posisi duduk di bawah. Duduknya sangat sopan, jadi tidak  satupun celah untuk melihat ‘perangkatnya’. Aku mulai saja pembicaraanku  dengannya, dengan menanyakan apakah benar dia mempunyai masalah BB.  Dengan alasan tamu dan relasiku akan banyak yang datang aku memintannya  untuk lebih perhatian dengan masalahnya.</p>
<p><a href="http://xtremeupload.com/indonesia/images/share.php?id=B894_4A858911"><img src="http://xtremeupload.com/indonesia/images/graphic/thumbs/2009/August/14/B894_4A858911.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>Dia hanya mengiyakan permintaanku, dan mulai berani mengatakan satu  dua hal. Semakin baik pikirku. Masih dengan topik yang sama, akupun  mengajaknya ngobrol sejenak, dan mendapat respon yang baik. Sementara  dudukku dengan sengaja aku buat seolah tanpa sengaja, sehingga ‘Mr.  Penny’ku yang hanya tertutup handuk akan terlihat sepenuhnya oleh Lia.  Aku perhatikan matanya berkali-kali melirik ke arah ‘Mr. Penny’ku, yang  secara tidak sengaja mulai bangun. Lalu aku tanyakan apa boleh mencium  BB-nya, sebuah pertanyaan yang cukup mengagetkannya, selain karena  pertanyaan itu cukup berani, juga karena matanya yang sedang melirik ke  ‘anu’ ku. Untuk menutupi rasa malunya, diapun hanya mengangguk  membolehkan.</p>
<p><strong>Cerita Seks</strong> Pembantu Yang Nikmat Aku minta dia untuk mendekat, dan dari jarak sekian centimeter, aku  mencoba mencium BBnya. Akalku mulai berjalan, aku katakan tidak begitu  jelas, maka dengan alasan pasti sumbernya dari ketiaknya, maka aku minta  dia untuk menunjukkan ketiaknya. Sejenak dia terdiam, mungkin  dipikirnya, apakah ini harus atau tidak. Aku kembali menyadarkannya  dengan memintanya kembali memperlihatkan ketiaknya. Melihat tatapannya  aku mengerti bahwa dia tidak tahu apa yang harus dikerjakannya untuk  memenuhi permintaanku. Maka aku dengan cepat menuntunnya agar dia tidak  bingung akan apa yang harus dilakukan. Dan aku katakan, naikkan saja  baju kaosnya sehingga aku dapat memeriksa ketiaknya, dan aku katakan  jangan malu, toh tidak ada siapapun di rumah.</p>
<p>Perlahan diangkatnya baju kaosnya dan akupun bersorak gembira.  Perlahan kulit putih mulusnya mulai terlihat, dan lalu dadanya yang  cukup besar tertutup BH sempit pun mulai terlihat. ‘Mr. Penny’ku  langsung membesar dan mengeras penuh. Setelah ketiaknya terlihat, akupun  memberi perhatian, kudekatkan hidungku terlihat bulu ketiaknya cukup  lebat. Setelah dekat aku hirup udara sekitar ketiak, baunya sangat  merangsang, dan akupun semakin mendekatkan hidungku sehingga menyentuh  bulu ketiaknya. Sedikit kaget, dia menjauh dan menurunkan bajunya. Lalu  aku katakan bahwa dia harus memotong bulu ketiaknya jika ingin BBnya  hilang. Dia mengangguk dan berjanji akan mencukurnya. Sejenak aku  perhatikan wajahnya yang tampak beda, merah padam. Aku heran kenapa,  setelah aku perhatikan seksama, matanya sesekali melirik ke arah ‘Mr.  Penny’ku. Ya ampun, handukku tersingkap dan ‘Mr. Penny’ku yang membesar  dan memanjang, terpampang jelas di depan matanya. Pasti tersingkap  sewaktu dia kaget tadi.</p>
<p><a title="pembantu yg nikmat" href="http://bit.ly/bNTL27" target="_blank"><img src="http://xtremeupload.com/indonesia/images/graphic/thumbs/2009/August/14/A02C_4A858911.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>Lalu kuminta Lia kembali mendekat, dan aku katakan bahwa ini wajar  terjadi, karena aku sedang berdekatan dengan perempuan, apalagi sedang  melihat yang berada di dalam bajunya. Dengan malu dia tertunduk. Lalu  aku lanjutkan, entah pikiran dari mana, tiba-tiba aku memuji badannya,  aku katakan bahwa badannya bagus dan putih. Aku juga mengatakan bahwa  bibirnya bagus. Entah keberanian dari mana, aku bangun sambil memegang  tangannya, dan memintanya berdiri berhadapan. Sejenak kami berpandangan,  dan aku mulai mendekatkan bibirku pada bibirnya. Kami berciuman cukup  lama dan sangat merangsang. Aku perhatikan dia begitu bernafsu, mungkin  sudah sejak tadi pagi dia terangsang.</p>
<p>Tanganku yang sudah sejak tadi berada di dadanya,kuarahkan menuju  tangannya, dan menariknya menuju sofa. Kutidurkan Lia dan menindihnya  dari pinggul ke bawah, sementara tanganku berusaha membuka bajunya.  Beberapa saat nampaknya kesadaran Lia bangkit dan melakukan perlawanan,  sehingga kuhentikan sambil membuka bajunya, dan aku kembali mencium  bibirnya hingga lama sekali. Begitu Lia sudah kembali mendesah, perlahan  tangan yang sejak tadi kugunakan untuk meremas dadanya, kuarahkan ke  belakang untuk membuka kaitan BHnya. Hingga terpampanglah buah dadanya  yang berukuran cukup besar dengan puting besar coklat muda.</p>
<p><strong>Cerita Seks</strong> Pembantu Yang Nikmat Lumatan mulutku pada buah dadanya membuatnya sudah benar-benar  terangsang, sehingga dengan mudah tanganku menuju ke arah ‘Veggy’nya  yang masih bercelana dalam, sedang tanganku yang satunya membawa  tangannya untuk memegang ‘Mr. Penny’ku. Secara otomatis tangannya  meremas dan mulai naik turun pada ‘Mr. Penny’ku. Sementara aku sibuk  menaikkan roknya hingga celana dalamnya terlihat seluruhnya. Dan dengan  menyibakkan celana dalamnya, ‘Veggy’nya yang basah dan sempit itupun  sudah menjadi mainan bagi jari-jariku. Namun tidak berapa lama,  kurasakan pahanya menjepit tanganku, dan tangannya memegang tanganku  agar tidak bergerak dan tidak meninggalkan ‘Veggy’nya. Kusadari Lia  mengalami orgasme yang pertama</p>
<p><a title="pembantu yg nikmat" href="http://bit.ly/bNTL27" target="_blank"><img src="http://xtremeupload.com/indonesia/images/graphic/thumbs/2009/August/14/8F52_4A858911.jpg" border="0" alt="" /></a><br />
Setelah mereda, kupeluk erat badannya dan berusaha tetap  merangsangnya, dan benar saja, bebrapa saat kemudian, nampak dirinya  sudah kembali bergairah, hanya saja kali ini lebih berani. Lia membuka  celana dalamnya sendiri, lalu berusaha mencari dan memegang ‘Mr.  Penny’ku. Sementara secara bergantian bibir dan buah dadanya aku kulum.  Dan dengan tanganku, ‘Veggy’nya kuelus-elus lagi mulai dari bulu-bulu  halusnya, bibir ‘Veggy’nya, hingga ke dalam, dan daerah sekitar lubang  pantatnya. Sensasinya pasti sungguh besar, sehingga tanpa sadar Lia  menggelinjang-gelinjang keras. Kesempatan ini tidak aku sia-siakan,  bibirku pindah menuju bibirnya, sementara ‘Mr. Penny’ku ku dekatkan ke  bibir ‘Veggy’nya, ku elus-elus sebentar, lalu aku mulai selipkan pada  bibir ‘Veggy’ pembantuku ini.</p>
<p>Sudah seperti layaknya suami dan istri, kami seakan lupa dengan  segalanya, Lia bahkan mengerang minta ‘Mr. Penny’ku segera masuk. Karena  basahnya ‘Veggy’ Lia, dengan mudah ‘Mr. Penny’ku masuk sedikit demi  sedikit. Sebagai wanita yang baru pertama kali berhubungan badan, terasa  sekali otot ‘Veggy’ Lia menegang dan mempersulit ‘Mr. Penny’ku untuk  masuk. Dengan membuka pahanya lebih lebar dan mendiamkan sejenak ‘Mr.  Penny’ku, terasa Lia agak rileks. Ketika itu, aku mulai memaju mundurkan  ‘Mr. Penny’ku walau hanya bagian kepalanya saja. Namun sedikit demi  sedikit ‘Mr. Penny’ku masuk dan akhirnya seluruh batangku masuk ke dalam  ‘Veggy’nya. Setelah aku diamkan sejenak, aku mulai bergerak keluar dan  masuk, dan sempat kulihat cairan berwarna merah muda, tanda  keperawanannya telah kudapatkan.</p>
<p>Erangan nikmat kami berdua, terdengar sangat romantis saat itu. Lia  belajar sangat cepat, dan ‘<a href="http://3gp-search.com/download-video-bokep-3gp-dian-kocok-memek.html" target="_blank">meqi</a>’nya terasa meremas-remas ‘Mr. Penny’ku  dengan sangat lembut. Hingga belasan menit kami bersetubuh dengan gaya  yang sama, karena ku pikir nanti saja mengajarkannya gaya lain. ‘Mr.  Penny’ku sudan berdenyut-denyut tanda tak lama lagi aku akan ejakulasi.  Aku tanyakan pada Lia, apakah dia juga sudah hampir orgasme. Lia  mengangguk pelan sambil terrsenyum. Dengan aba-aba dari ku, aku  mengajaknya untuk orgasme bersama. Lia semakin keras mengelinjang,  hingga akhinya aku katakan kita keluar sama-sama. Beberapa saat kemudian  aku rasakan air maniku muncrat dengan derasnya didalam ‘<a href="http://3gp-search.com/download-video-bokep-3gp-dian-kocok-memek.html" target="_blank">meqi</a>’nya yang  juga menegang karena orgasme. Lia memeluk badanku dengan erat, lupa  bahwa aku adalah majikannya, dan akupun melupakan bahwa Lia adalah  pembantuku, aku memeluk dan menciumnya dengan erat.<br />
<a title="pembantu yg nikmat" href="http://bit.ly/bNTL27" target="_blank"><img src="http://xtremeupload.com/free-images/graphic/thumbs/2010/February/21/98F3_4B816BDB.jpg" border="0" alt="" /></a><br />
Dengan muka sedikit malu, Lia tetap tertidur disampingku di sofa  tersebut. Kuperhatikan dengan lega tidak ada penyesalan di wajahnya,  tetapi kulihat kepuasan. Aku katakan padanya bahwa permainannya sungguh  hebat, dan mengajaknya untuk mengulang jika dia mau, dan dijawab dengan  anggukkan kecil dan senyum. Sejak saat itu, kami sering melakukan jika  istriku sedang tidak ada. Di kamar tidurku, kamar tidurnya, kamar mandi,  ruang tamu, ruang makan, dapur, garasi, bahkan dalam mobil.</p>
<p>Lia ikut bersama kami hingga tahunan, sampai suatu saat dia dipanggil  oleh orang tuanya untuk dikawinkan. Ia dan aku saling melepas dengan  berat hati. Namun sekali waktu Lia datang kerumahku untuk khusus bertemu  denganku, setelah sebelumnya menelponku untuk janjian. Anak  satu-satunyapun menurutnya adalah anakku, karena suaminya mandul. Tapi  tidak ada yang pernah tahu…</p>
<p><a href="http://bit.ly/bNTL27" target="_blank">koleksi</a> video <a href="http://bit.ly/1uL94K" target="_blank">hot</a> 3gp klik <a href="http://bit.ly/8IBA3I" target="_blank">disini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-seks-pembantu-yang-nikmat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Panas &#8211; Selingkuh Abis Liat Cerita Panaz</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 17:25:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panaz]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Seru]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ngentot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.fridabali.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Namaku Lisa dan sudah setahun menikah, tetapi entah kenapa belum mempunyai anak, walaupun hubungan sex kami (dengan suami) lakukan dengan rutin dan lancar, kehidupan sex kami biasa biasa saja, bahkan cenderung membosankan, karena menurutku kurang bervariasi, tapi aku tidak pernah berselingkuh dengan orang lain selama ini, karena suamiku sangat menyayangi aku bahkan cenderung memanjakanku. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita%2Fcerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html"  data-text="Cerita Panas &#8211; Selingkuh Abis Liat Cerita Panaz" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p></p>
<div align="justify">
Namaku Lisa dan sudah setahun menikah, tetapi entah kenapa belum mempunyai anak, walaupun hubungan sex kami (dengan suami) lakukan dengan rutin dan lancar, kehidupan sex kami biasa biasa saja, bahkan cenderung membosankan, karena menurutku kurang bervariasi, tapi aku tidak pernah berselingkuh dengan orang lain selama ini, karena suamiku sangat menyayangi aku bahkan cenderung memanjakanku. Tapi kesetiaanku ini berakhir ketika aku mulai kenal  dengan dunia internet sejak sebulan yang lalu. Secara rinci aku tidak menjelaskan bagaimana aku belajar internet, tetapi sampai suatu waktu aku berkenalan dengan seorang cowok dalam acara chatting. </p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p><span id="more-67"></span>Ketika ini aku sedang belajar tentang bagaimana untuk ber chatting di internet, temanku mengajari aku untuk masuk ke web cerita dewasah, lalu masuk ke forum chattingnya. Ketika aku sudah masuk ke forum, ada yang mengirimi aku private message, ternyata seorang cowok yang berusia 30 tahun, berkeluarga, juga belum mempunyai anak, namanya, namanya Stefan, berasal dari Jakarta, bekerja di sebuah perusahaan asing yang sedang mengerjakan sebuah proyek maintenance jalan KA (jakarta-surabaya), tetapi perusahaan itu mempunyai kantor cabang di cirebon dan semarang, hingga Stefan sering melakukan tugas meninjau kantor cabangnya, termasuk di semarang. Setelah kami berkenalan lewat chatting, lalu dia juga kadang kadang menelepon (dari jakarta)&#8230;mungkin pakai telepon kantor, tetapi kami belum pernah bertemu muka, sampai akhirnya Stefan menelepon aku, dan mengatakan bahwa dia sedang berada di semarang untuk urusan kerja dan menawari aku untuk berkenalan dan bertemu muka.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Pertama kali aku ditawari begitu, aku agak bingung, karena hal seperti ini adalah sangat baru bagiku, sudah mengenal seseorang, tapi belum pernah bertemu, dan sekarang akan bertemu orang tsb. Tapi akhirnya aku menyetujui dan akhirnya kita membuat janji untuk bertemu pada hari sabtu pagi (karena kantor Stefan libur, hingga Stefan mempunyai waktu untuk bertemu). Kita menetapkan tempat bertemunya di lobby hotel graha santika (tempat Stefan menginap) jam 9 pagi. Pada hari dan jam yang sudah kita tentukan, aku datang kesana sendirian, karena suamiku masih bekerja di perusahaannya (perusahaan tempat suamiku bekerja tidak libur pada hari sabtu), tetapi sampai disana aku tidak menjumpai Stefan, akhirnya aku bertanya ke bagian reception, dan menanyakan apakah ada tamu bernama Stefan dari jakarta, setelah di check, ternyata ada, dan aku diberi tahu no kamarnya. Akhirnya aku telepon ke kamarnya, dan Stefan mengangkat telepon, aku menanyakan apakah dia lupa dengan janji bertemunya, Stefan menjawab bahwa dia tidak lupa, tetapi karena semalam dia harus bekerja menemani tamu sampai larut malam, akhirnya dia terlambat bangun, bahkan sekarang belum mandi.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Aku dapat memakluminya, tetapi aku bingung apakah aku harus menunggu di lobby sampai dia selesai mandi, dsb, atau harus bagaimana, akhirnya Stefan menawarkan bila aku tidak keberatan, aku dapat naik ke kamarnya dan menunggu di ruang tamu di kamarnya (ternyata kamarnya mempunyai ruang tamu sendiri, semacam suite room atau apa aku tidak menanyakan), aku agak bingung juga, tapi akhirnya aku menyetujui untuk naik ke kamarnya. Sesampai didepan kamarnya, aku pencet bel, lalu tidak lama kemudian Stefan membuka pintu. Ternyata Stefan mempunyai wajah yang ganteng sekali, dan tubuhnya juga sangat macho, setelah kita berbasa basi diruang tamu kamarnya, Stefan bilang permisi untuk mandi sebentar dan mempersilahkan aku untuk main komputernya (dia membawa komputer kecil&#8230;notebook..?), dia bahkan membantu aku untuk meng connect kan ke internet, lalu Stefan meninggalkanku untuk mandi. Setelah aku sendirian, aku mencoba untuk masuk ke web untuk chatting, tetapi entah kenapa kok tidak bisa masuk web tsb, setengah teriak aku menanyakan ke Stefan, dan Stefan menjawab mungkin web tsb lagi down, dan Stefan menyarankan untuk mencoba saja web yang lain, caranya lihat di historynya (aku tidak mengerti artinya..), tetapi karena aku tidak punya kerjaan, aku mencoba bagaimana caranya untuk membuka historynya (itupun dengan cara saling teriak dengan Stefan), sampai akhirnya aku dengan tidak sengaja membuka web, ini yang pertama aku membuka cerita seru, ternyata isinya adalah cerita cerita sex dengan bahasa indonesia.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Lalu aku mencatat alamat webnya, dengan pertimbangan mungkin aku akan buka lagi di rumah. Lalu aku mulai membaca cerita cerita yang ditampilkan, terus terang aku mulai terangsang karena membaca cerita sex tsb, aku merasa celana dalamku mulai lembab karena vaginaku mulai basah. Sampai akhirnya Stefan selesai mandi, dan keluar menemuiku. Pertama dia kaget melihat aku sedang membaca web cerita seru, akupun sangat malu melihat dia memergoki aku sedang membaca cerita seru, dan segera aku men disconnect komputernya ke internet dan menutup layar web cerita seru tsb, tetapi karena Stefan sudah terlanjur melihat aku membaca cerita seru, setelah beberapa waktu dia diam, akhirnya dia tertawa dan menanyakanku apakah aku pernah masuk ke web tsb, aku dengan malu malu menjawab belum. Stefan bertanya lagi, bagaimana ceritanya..?, aku bingung menjawabnya..sampai Stefan tertawa lagi..kali ini sampai terpingkal pingkal&#8230;akhirnya aku juga ikut tertawa.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Setelah suasananya agak mencair, kami mulai ngobrol lagi, tentu dengan topik internet, ternyata Stefan sangat menguasai internet, hingga aku dijelaskan banyak mengenai dunia internet, baru aku tahu bahwa internet tidak hanya digunakan untuk chatting dan kirim e mail saja, ternyata sangat banyak manfaatnya. Bahkan Stefan menjelaskan bahwa di internet kita dapat membuka web&#8230;dewasa, misalnya cerita seru, dan web yang menampilkan gambar gambar&#8230;.sex, aku agak penasaran dengan penjelasannya yang terakhir, dan rupanya Stefan mengetahui keingin tahuan ku, lalu dia menawarkan untuk mencoba penjelasannya dengan membuka web web dewasa tsb, rupanya komputer Stefan mempunyai satu bagian..(favourite..?), yang isinya adalah alamat web web dewasa, hingga kita tidak perlu tiap kali menuliskan melalui keyboard, setelah Stefan membuka web porno tsb, aku sangat kaget, karena isinya adalah gambar sepasang cowok-cewek sedang berhubungan sex, terus terang aku baru pertama kali melihat gambar gambar semacam itu, hingga aku sangat malu dan tidak tahu harus bagaimana&#8230;, tapi sejujurnya aku mulai terangsang dengan melihat gambar tsb, tetapi kemudian Stefan mengganti web tsb dengan web lain yang isinya juga tentang orang berhubungan sex, tetapi yang ditampilkan adalah film (movie), ini juga pertama kali aku melihat film orang bermain sex, ternyata film film semacam itu juga sama dengan blue film (kata Stefan)..sejujurnya aku belum pernah melihat blue film, melihat cewek mencium bahkan mengulum penis sampai mengeluarkan sperma.., dan cowok menciumi vagina cewek&#8230;.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Aku mulai merasa panas dingin melihat nya, mungkin aku mulai terangsang berat, dan entah bagaimana dan kapan mulainya ternyata Stefan sudah memelukku dan mulai meraba payudaraku, pertama aku ingin berontak, karena aku merasa ini tidak boleh, tetapi entah bagaimana aku tidak bisa melakukan apa apa, aku diam saja bahkan menikmati perlakuannya, sampai tangan Stefan mulai menjelajah turun ke vagina ku, aku merasa celana dalamku sangat basah, Stefan lalu mulai membuka pakaianku, entah bagaimana aku diam saja, hingga aku sekarang hanya memakai celana dalam dan BH, lalu aku ditarik masuk ke kamarnya dan aku ditidurkan di tempat tidurnya yang besar, disini Stefan mulai menciumi bibirku, terasa sangat hangat, tangan Stefan tidak berhenti memainkan payudara dan vaginaku, hingga aku merasa sangat terangsang sekali, lalu Stefan mulai membuka BH dan celana dalamku, dan mulai menciumi puting payudaraku, aku sudah pasrah dengan perlakuannya, dan sudah setengah sadar dengan apa yang dia lakukan, karena aku sudah sangat terangsang sekali, sampai ketika dia mulai menciumi vaginaku, aku merasakan hal yang sangat enak sekali (suamiku belum pernah menciumi vaginaku), aku merasa ada sesuatu yang akan meledak dari dalam vaginaku, sampai ketika aku membuka mata, ternyata Stefan sedang membuka pakaian nya sampai dia telanjang bulat, ternyata Stefan mempunyai penis yang besar sekali, mungkin sekitar 18 &#8211; 20 cm, dengan bulu yang lebat, lalu Stefan mendekatkan penis di mulutku, sambil dia melanjutkan menciumi vaginaku. Aku mengerti dengan keinginannya, karena aku baru melihat di web porno tadi.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Ada yang saling menciumi penis dan vagina dengan posisi cewek diatas mengulum penis, dan cowok dibawah menciumi vagina. Walaupun aku belum pernah melakukan hal tsb, tetapi karena aku sangat terangsang dan juga setengah sadar, aku masuk kan penis Stefan kedalam mulutku, terasa sangat susah karena penis Stefan besar sekali, tetapi aku berusaha meniru cara mengulum penis (seperti di web), dan ternyata Stefan mulai terangsang dengan kulumanku, aku merasakan penisnya mulai mengeras. Sampai suatu saat Stefan melepaskan penisnya dan membalikkan posisinya hingga penisnya tepat berada didepan vaginaku dan Stefan mulai menekan penisnya kedalam vaginaku, aku merasakan hal yang sangat enak sekali, yang belum pernah aku rasakan dengan suamiku, ketika Stefan mulai mengocok penisnya (mungkin karena penisnya sangat besar), setelah beberapa waktu Stefan mengajak untuk berganti posisi (aku belum pernah berhubungan sex dengan berganti posisi, biasanya dengan suamiku aku hanya berhubungan secara biasa saja), Stefan menyuruh aku tengkurap setengah merangkak, dan dia lalu memasukkan penisnya dari belakang, ternyata posisi ini sangat merangsang aku, hingga dari vaginaku terasa ada yang meledak..(inikah orgasme..?), setelah sekian waktu Stefan belum juga mengeluarkan sperma, Stefan lalu mencabut penisnya lagi dan menyuruhku untuk duduk dan dia memasukkan penisnya dari bawah, posisi ini kurang enak buat aku, karena terasa sakit diperut, ada yang terasa menyodok perutku, untung posisi ini tidak berlangsung lama, karena Stefan akan mengeluarkan sperma.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Stefan lalu mencabut penisnya dan mengocok penisnya sendiri didepan mukaku, sampai ketika dia memuncratkan spermanya, aku tidak sempat mengelak, hingga spermanya muncrat mengenai mukaku, bahkan ada yang masuk ke mulutku, terasa asin, aku bingung sekali ketika Stefan memintaku untuk menyedot penisnya, aku agak jijik, tetapi aku pikir sudah kepalang basah, dan aku ingin merasakan bagaimana rasanya menyedot penis yang sedang mengeluarkan sperma, lalu aku akhirnya menyedot penisnya, terasa ada sesuatu yang kental masuk kedalam mulutku, rasanya asin, dan ternyata aku menyedotnya terlalu keras, hingga Stefan mendesis desis&#8230;entah keenakan atau kesakitan.., sampai akhirnya penisnya mengecil&#8230;</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Setelah aku membuang spermanya dari mulutku ke tissue, aku terlentang sambil beristirahat, ternyata Stefan langsung mulai menciumi vaginaku lagi, sampai aku merasa orgasme lagi&#8230;ternyata rasanya enak sekali bila vagina diciumi, setelah selesai kami berdua masuk kamar mandi untuk membersihkan sperma dimukaku dan mencuci vaginaku, Stefan juga mencuci penisnya. Ini adalah pertama kali aku berselingkuh dalam perkawinanku, aku merasa berdosa terhadap suamiku, tetapi bagaimanapun telah terjadi, dan aku tidak ingin suamiku mengetahui rahasiaku&#8230;&#8230;.
</p></div>
<p><a href="http://bit.ly/28mWvS" target="_blank" title="Kumpulan Ter-Seru"><img src="http://img338.imageshack.us/img338/8344/468x901a.gif" alt="Cerita Sex" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Sex &#8211; Diklat Bareng Yuni di Bandung</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-sex-diklat-bareng-yuni-di-bandung.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-sex-diklat-bareng-yuni-di-bandung.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 May 2009 16:52:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yakuza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Hot XXX]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>
		<category><![CDATA[ibu rumah tangga bugil]]></category>
		<category><![CDATA[Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh ibu rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[sex]]></category>
		<category><![CDATA[sex story]]></category>
		<category><![CDATA[tante bugil]]></category>
		<category><![CDATA[tante butuh kehangatan]]></category>
		<category><![CDATA[tante girang]]></category>
		<category><![CDATA[tante haus sex]]></category>
		<category><![CDATA[tante kesepian]]></category>
		<category><![CDATA[anus]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[bandung cerita sex]]></category>
		<category><![CDATA[bandung sex]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita 17 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[cerita abg bandung]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bandung sex]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bokep]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasa porno]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot toket diner]]></category>
		<category><![CDATA[cerita nge-sex]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[cerita porno]]></category>
		<category><![CDATA[cerita porno yuni]]></category>
		<category><![CDATA[cerita seks bandung]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sekx]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex abg bandung]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex bandung]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex bandung terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex bandung.com]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dari bandung]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex di bandung]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex di bar]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dibandung]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dikota bandung]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex hotel]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex in bandung]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex kota bandung]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex story janda]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex terbaru 2009]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sexs bandung]]></category>
		<category><![CDATA[ceritabandungsex]]></category>
		<category><![CDATA[ceritasexbandung]]></category>
		<category><![CDATA[cewek hkg phone sex]]></category>
		<category><![CDATA[crita seks kota bandung]]></category>
		<category><![CDATA[crita sex bandung]]></category>
		<category><![CDATA[d]]></category>
		<category><![CDATA[dewi persik]]></category>
		<category><![CDATA[erangan]]></category>
		<category><![CDATA[erangan erotis]]></category>
		<category><![CDATA[erangan janda]]></category>
		<category><![CDATA[g]]></category>
		<category><![CDATA[gay]]></category>
		<category><![CDATA[Hot]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[ita sex]]></category>
		<category><![CDATA[j]]></category>
		<category><![CDATA[jan]]></category>
		<category><![CDATA[janda]]></category>
		<category><![CDATA[janda muda]]></category>
		<category><![CDATA[janda phon sex]]></category>
		<category><![CDATA[jilat toket]]></category>
		<category><![CDATA[kontol]]></category>
		<category><![CDATA[kontolku]]></category>
		<category><![CDATA[m]]></category>
		<category><![CDATA[memek]]></category>
		<category><![CDATA[memek yuni]]></category>
		<category><![CDATA[memeknya]]></category>
		<category><![CDATA[memekyuni]]></category>
		<category><![CDATA[montok]]></category>
		<category><![CDATA[orgasm]]></category>
		<category><![CDATA[orgasme]]></category>
		<category><![CDATA[related:ceritaindonesia.info/mod.php?mod=publisher&op=viewcat&cid=3 cerita ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[remas toge]]></category>
		<category><![CDATA[remas toket]]></category>
		<category><![CDATA[rita sex]]></category>
		<category><![CDATA[sek]]></category>
		<category><![CDATA[t]]></category>
		<category><![CDATA[tia]]></category>
		<category><![CDATA[toge]]></category>
		<category><![CDATA[toket]]></category>
		<category><![CDATA[tt]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>
		<category><![CDATA[vaginanya]]></category>
		<category><![CDATA[w]]></category>
		<category><![CDATA[www.cerita seks bandung.com]]></category>
		<category><![CDATA[www.cerita sex bandung]]></category>
		<category><![CDATA[www.cerita sex bandung.com]]></category>
		<category><![CDATA[www.ceritasexbandung.com]]></category>
		<category><![CDATA[www.yuni.sex.com.]]></category>
		<category><![CDATA[yuni sekx rraffi]]></category>
		<category><![CDATA[yuni sex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fridabali.com/?p=6107</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Cerita sex ini terjadi saat aku diklat bareng temen kantor di Bandung, Kebetulan aku, Yuni janda muda yang montok serta bu Asih dikirim perusahaan untuk mengikuti diklat akuntansi di Bandung. Otomatis cuma aku cowok sendiri dalam rombongan kami. Tapi ternyata selama di Bandung, ibu Asih ditemani putri bungsunya yang kebetulan kuliah di kota itu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita-dewasa%2Fcerita-sex-diklat-bareng-yuni-di-bandung.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-sex-diklat-bareng-yuni-di-bandung.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-sex-diklat-bareng-yuni-di-bandung.html"  data-text="Cerita Sex &#8211; Diklat Bareng Yuni di Bandung" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-sex-diklat-bareng-yuni-di-bandung.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-sex-diklat-bareng-yuni-di-bandung.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p>Cerita sex ini terjadi saat aku diklat bareng temen kantor di Bandung, Kebetulan aku, Yuni janda muda yang montok serta bu Asih dikirim perusahaan untuk mengikuti diklat akuntansi di Bandung. Otomatis cuma aku cowok sendiri dalam rombongan kami.</p>
<p>Tapi ternyata selama di Bandung, ibu Asih ditemani putri bungsunya yang kebetulan kuliah di kota itu. Otomatis Yuni terpaksa harus mencari kamar sendiri. Jadilah aku dan yuni menghuni kamar berdampingan di lantai dua sedangkan Ibu Asih memilih kamar dilantai dasar berdekatan dengan lobby.</p>
<p>Yuni si janda muda yang putih, montok serta memiliki toket lumayan gede ini sebenarnya jinak &#8211; jinak merpati, apalagi semenjak memiliki status janda. Gaya jinak &#8211; jinak merpati ini membuat banyak pria yang tertarik mendekati Yuni, termasuk aku salah satunya. Namun selama ini perjuanganku berhasil sampai mengajak dia makan siang saja, belum pernah berhasil mengajak dia check in di sebuah hotel untuk menikmati kemolekan tubuhnya.</p>
<p>Tiga hari berlalu, aktifitas diklat biasa &#8211; biasa saja, tapi lumayan Yuni mulai dekat dengan aku, kami sering ngobrol di bar hotel usai makan malam hingga larut. Dia kadang curhat tentang kekecewaan dia terhadap mantan suaminya yang kasar dan pemabuk. Hingga aku baru tahu kalau setelah menikah Yuni juga sering ikut &#8211; ikutan mabuk bersama suaminya.</p>
<p>Aku berusaha mencari &#8211; cari peluang, bagaimana caranya agar bisa tidur dengan dia walau hanya semalam saja. Hingga diklat hampir berakhir, aku belum mendapat kesempatan itu. Aku sangat berharap kalau seandainya tiba &#8211; tiba Yuni meminta aku tidur bersama di kamarnya, tapi sepertinya hal itu mustahil terjadi. Rasanya janggal terdengar bila ada cewek yang meminta cowok untuk tidur bersama.</p>
<p>Bagaikan disambar geledek aku mendengar permintaan Yuni usai penutupan diklat. &#8220;Tok ntar malem kita minum &#8211; minum yuk&#8230; kan ini dah hari terakhir&#8230; besok gak usah bagun pagi..&#8221; pinta Yuni sedikit manja. Aku mengangguk mengiyakan, padahal aku terbilang sangat jarang minum. &#8220;Minum beer aja ya&#8230;? tapi dikamar&#8230; aku malu kalau minum di bar, ntar baru minum sebotol aku dah mabuk&#8230;&#8221; lanjutku memberi alasan. Sebenarnya sih aku menggiring Yuni supaya bisa minum di kamar, seandainya dia mabuk, aku akan pura &#8211; pura mabuk juga, lalu kucumbu dia dan akhirnya bisa menikmati tubuh dia.</p>
<p>Singkat cerita kami sudah kembali ke hotel, sorenya kami dijamu kepala perwakilan setempat dalam acara dinner di sebuah restoran. Sekembali dari dinner aku dan Yuni langsung cabut mencari taxi.</p>
<p>Setelah berputar &#8211; putar sejenak di kota bandung, kami memutuskan untuk kembali ke hotel. Rencananya cuma minum &#8211; minum beer di bar hotel saja.</p>
<p>Sesampai di bar hotel, kebetulan hiburan live music dangdut, musik yang dibenci Yuni, hingga mau tak mau kami akhirnya minum di kamar dia.</p>
<p>Berbekal beberapa botol beer kecil di mini bar, kami mulai menikmati beer sambil ngobrol. Sesekali kami menikmatik hiburan tv channel yang terkadang menyiarkan sunguhan yang memancing hasrat.</p>
<p>Aku sebenarnya tidak terlalu yakin kalau dengan dua botol beer kecil Yuni sudah mulai mabuk, terlihat dari nada bicaranya yang mulai tidak terkontrol. Dia bahkan sempat bercerita saat manager di kantor meremas toketnya. Yuni sebenarnya senang toketnya diremas si bos yang ganteng, cuma karena kejadian di kantor dan dilakukan di depan beberapa orang Yuni mengakui harus menolak tindakan itu karena tidak ingin terlihat murahan didepan orang &#8211; orang.</p>
<p>Saat aku menawari meremas toketnya, Yuni tertawa ngakak, khas nya orang sedang mabuk. &#8220;Ayo coba kalau kamu berani, paling kamu takut liat aku buka BH&#8221; lanjutnya dengan suara lantang sambil melepas kancing baju bagian atas.</p>
<p>Aku memberanikan diri meraba toketnya Yuni, tiba &#8211; tiba tangan Yuni meraba kontolku. &#8220;Bangun ya&#8230; ha ha ha ha&#8230; segitu aja dah nafsu&#8221; teriak Yuni tak terkontrol.</p>
<p>Aku pun cuek meneruskan aksi meremas &#8211; remas toge itu. Yuni pun membalas meremas &#8211; remas kontolku, saat aku mencoba menjilat toket Yuni yang masih dibalut bra itu, dengan cepat Yuni melepas pakian dan bra nya serta membiarkan lidahku memainkan puting susu nya yang putih dan montok.</p>
<p>&#8220;Come on beibe.. come on&#8230; &#8221; erang Yuni sambil bergeliat erotis. Sesekali sentuhan vaginanya mengenai paha ku yang berada diantara kedua kaki Yuni memacu libido ku semakin kencang.</p>
<p>Yuni tampak semakin bernafsu, dia memeluku dengan erat sambil berdesah erotis. Samar &#8211; samar aku mendengar &#8220;Masukin.. masukin.. buruan&#8230;&#8221;</p>
<p>Tak ingin kehilangan momen, aku segera melepas pakaian yang melekat, begitu juga Yuni, dia yang hanya tinggal mengenakan rok dan cd dengan sigap melepas cd serta membiarkan rok nya.</p>
<p>Dia menjulurkan kedua tangan sambil berbaring seakan memberi kode supaya aku segera menghujamkan kontolku ke memek dia yang sudah basah.</p>
<p>Sejurus kemudian aku pun menamcapkan kontolku yang sudah tegang ke memek Yuni yang sudah memerah karena birahi. Slurrp&#8230; Slurrpp&#8230; Slurrrp&#8230; terdengar suara benda tumpul menggesek liang yang basah.</p>
<p>Yuni semakin erat memeluku sambil berdesah&#8230; &#8220;Ahhh&#8230; uh&#8230;. ahhh&#8230;&#8221; tiada henti.. Yuni pun tak tinggal diam, dia ikut juga mengimbangi dengan goyang pinggul bagaikan goyangan gergaji Dewi Persik saat kontolku masuk penuh ke memek dia.</p>
<p>Serasa tak puas menjadi pasif dibawah, dengan cepat dia membalik posisi, kini dia sudah berada diatas. Aku tek mengerti kenapa mabuk Yuni tiba &#8211; tiba hilang. Kini tinggalah Yuni bergoyang tak tentu sambil kedua tangan mencengkram pingganggku.</p>
<p>Erangan erotis semakin keras dan tak menentu mengimbangi goyangan maut erotis nya. Aku pun pasrah dibawah merasakan kontolku dijepit, diputar, diremas seakan memek Yuni mampu berbuat seperti tangan manusia.</p>
<p>Sampai suatu saat, ujung kontolku yang sudah menusuk dengan dalam menyentuh sebuah benda didalam liang memek Yuni, disitulah dia mengerang lebih keras seraya menangis lalu memeluku dengan erat. Rupanya Yuni sudah orgasme.</p>
<p>Suasana tampak sunyi sesaat, disitulah aku mencapai puncak kepuasan. Kembali Yuni mengerang sambil tersedu saat semprotan hangat sperma membasahi seluruh memeknya.</p>
<p>Kini tinggalah kami berpelukan dengan mesra menyisakan isakan tangis bahagia Yuni seorang janda muda yang haus belaian hangat seorang lelaki.</p>
<p><a href="http://xtremeupload.com/free-images/share.php?id=4BF6_4A0D42CC"><img src="http://xtremeupload.com/free-images/graphic/thumbs/2009/May/15/4BF6_4A0D42CC.jpg" border="0"/></a></p>
<p><a href="http://xtremeupload.com/free-images/share.php?id=36BD_4A0D42CC"><img src="http://xtremeupload.com/free-images/graphic/thumbs/2009/May/15/36BD_4A0D42CC.jpg" border="0"/></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-dewasa/cerita-sex-diklat-bareng-yuni-di-bandung.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

