<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ranjangwanita.com &#187; cerita ml</title>
	<atom:link href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/tag/cerita-ml/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com</link>
	<description>Cerita Sex Ranjang Wanita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Jan 2012 10:48:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Cerita Dewasa Salah Jemput</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-salah-jemput.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-salah-jemput.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2011 16:56:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[bispak]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita 17 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Hot XXX]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Lucu]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panaz]]></category>
		<category><![CDATA[gigolo]]></category>
		<category><![CDATA[haus sex]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot memek tante]]></category>
		<category><![CDATA[ngentotmemek]]></category>
		<category><![CDATA[pamer memek]]></category>
		<category><![CDATA[pamer toge]]></category>
		<category><![CDATA[pamer toket]]></category>
		<category><![CDATA[pesta sex]]></category>
		<category><![CDATA[sex]]></category>
		<category><![CDATA[Sex Stories]]></category>
		<category><![CDATA[sex story]]></category>
		<category><![CDATA[tante bugil]]></category>
		<category><![CDATA[tante butuh kehangatan]]></category>
		<category><![CDATA[tante girang]]></category>
		<category><![CDATA[tante haus sex]]></category>
		<category><![CDATA[tante kesepian]]></category>
		<category><![CDATA[cerita 17tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritasex.ranjangwanita.com/?p=9750</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Cerita ini tergolong cerita dewasa yang lucu dan menggelikan yang sampai detik ini masih bisa membuat aku senyum &#8211; senyum sendiri. Ceritanya berawal dari sebuah kejadian unik di awal april yang lalu. Aku yang sehari &#8211; hari bekerja di bagian akunting di sebuah perusahaan, kali ini kebagian giliran menjemput auditor dari sebuah perusahaan akuntan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita%2Fcerita-dewasa-salah-jemput.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-salah-jemput.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-salah-jemput.html"  data-text="Cerita Dewasa Salah Jemput" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-salah-jemput.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-salah-jemput.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p>Cerita ini tergolong <a title="cerita dewasa" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com">cerita dewasa</a> yang lucu dan menggelikan yang sampai detik ini masih bisa membuat aku senyum &#8211; senyum sendiri. Ceritanya berawal dari sebuah kejadian unik di awal april yang lalu. Aku yang sehari &#8211; hari bekerja di bagian akunting di sebuah perusahaan, kali ini kebagian giliran menjemput auditor dari sebuah perusahaan akuntan publik di Jakarta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berhubung akan dilakukan audit keesokan harinya, hari ini aku terpaksa harus lembur menyelesaikan laporan penjualan yang masih tidak balance, saat aku sibuk berkutat mencari selisih angka dalam laporanku, tiba &#8211; tiba aku dikejutkan telp yang berdering.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Pras&#8230; ini Ratna&#8230; &#8221; suara nyaring terdengar diseberang telepon. &#8220;Ya Rat ada apa&#8230;?&#8221; sahutku seadanya. &#8220;Jangan lupa jemput Ibu Prita, dia naik pesawat terakhir dari Jakarta malam ini, katanya bos, pake mobil Camry item aja, kunci nya aku titip di resepsionis.., trus anter dia ke hotel langganan kita&#8221; lanjut Ratna, sekretaris sexy bos ku. &#8220;Sip&#8230;.&#8221; jawabku singkat seadanya.</p>
<p><span id="more-9750"></span></p>
<p>Singkat cerita, tak terasa jam sudah menunjukan pukul 21.15. Aku pun terperangah karena perjalanan menuju airport ditempuh kira &#8211; kira 30 menit yang berarti aku akan sampai di airport tepat pukul 21.45 seperti schedule kedatanga pesawat terakhir dari Jakarta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan terburu &#8211; buru aku menghampiri resepsionis mengambil kunci mobil dinas si bos, mobil sedan camry item. Apesnya, setelah menyalakan kendaraan, aku tersadar kalau dompetku ketinggalan di meja kerjaku. Perjalanan dari parkir ke lantai 3 tempat ku kerja membutuhkan waktu tak kurang dari 15 menit, sudah barang tentu kejadian ini bisa membuat aku telat sampai di airport.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Telat menjemput auditor adalah mimpi buruk bagi kami, pasti akan terjadi kekacauan saat diaudit esok hari. Tak ingin mengecewakan sang auditor aku berlari &#8211; lari mengambil dompet lalu berusaha memacu camry item manis sekencang mungkin menuju airport.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Camry melesat bagai jet menembus dinginnya malam menyusuri jalan menuju bandara. Seperti harapanku, aku tiba di bandar tepat pukul 21.50, telat 5 menit dari kedatangan pesawat terakhir dari Jakarta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Belum sempat aku memarkir kendaraan, aku melihat seorang wanita cantik dengan pakaian kantor jas warna abu dengan menarik sebuah koper kecil beroda. Aku bisa langsung menebak kalau itu adalah Ibu Rita, auditor dari Jakarta, secara pakaian dia lebih mentereng dari gerombolan penumpang yang lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bermaksud menutupi keterlambatanku menjemput, aku langsung menghampiri dia dan bergegas menyapa sambil mengambil koper dia. &#8220;Ibu Rita ya&#8230;.&#8221; tanyaku&#8230;  Dia pun mengangguk dengan sedikit ragu. &#8220;Saya sudah menunggu ibu dari sejam yang lalu&#8230;&#8221; lanjutku sambil berusaha menarik simpati dia sambil menutupi kesalahanku telat jemput.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dia pun sepertinya ragu menaiki kendaraan yang aku pakai jemput. Untuk mencairkan suasana, aku mulai pembicaraan dengan menanyakan bagaimana penerbangannya tadi. Dia pun menyahut dengan ramah. Tak kusangka kalau ada auditor yang secantik dan sexy seperti dia, ramah pula.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama ini kami selalu berhadapan dengan auditor yang kaku dan tegas, namun kali ini rupanya yang dikirim seorang wanita cantik bak bidadari, pikirku dalam hati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Mas&#8230; katanya tadi aku dijemput pakai mobil AVP, sekarang kok pakai Camry&#8230;?&#8221;  tanya mbak Rita. Aku pun menjawab seadanya &#8220;Kami ingin ibu mendapat pelayanan yang terbaik untuk tugas mulia ini&#8230;.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Panggil mbak aja kali&#8230; emang saya keliatan seperti ibu &#8211; ibu&#8230;&#8221; lanjutnya sambil tersenyum manis. &#8220;Eh iya ibu&#8230; hmmm anu&#8230; mbak..&#8221; sahutku grogi. Gila cewek ini manis banget, gerutuku dalam hati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Tugas mulia&#8230;??&#8221; lanjut mbak Rita sambil cekikian manis. &#8220;Biasa aja kale&#8230;&#8221; meneruskan ketawanya.</p>
<p>&#8220;Ya iyalah, ini tugas maha penting, bagi mbak dan saya&#8230; eh kami maksud saya&#8230;&#8221; lanjutku.</p>
<p>&#8220;Tugas maha penting dari solo&#8230;.&#8221; lanjutnya sambil tertawa lebar. Aku pun ikut-ikutan tertawa.</p>
<p>&#8220;Ehhh mas&#8230; disini dimana ada tempat dugem asyik&#8221; tanya mbak Rita membuatku cukup terkejut. Baru kali ini ada auditor minta di entertain, ertaint dunia malam pula..</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Aku pengen puas &#8211; puasin dugem dulu sebelum tugas maha penting itu&#8230; hi hi hi hi&#8230;.&#8221; lanjut mbak Rita sambil menutup bibirnya dengan tangan halusnya.</p>
<p>&#8220;Mbak mau check in dulu apa dugem dulu&#8221; tanya ku serius.</p>
<p>Tak kusangka mbak Rita mencubit lenganku &#8220;Oiiiitttt jangan nakal ya&#8230; ngajakin aku chek in ?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ntar aku laporin si boss&#8230; baru kamu tau rasa&#8230; &#8221; lanjutnya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Eh iya maaf&#8230; &#8221; sahutku tersipu malu tanpa mengerti apa yang dimaksud mbak Rita.</p>
<p>&#8220;Gak pa pa mas&#8230; aku becanda kok&#8230; ntar aku kasih bonus deh, tapi anter aku dugem dulu&#8230;&#8221; sahut Rita sambil cekikikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Singkat cerita aku mengarahkan mobil menuju tempat dugem terkenal dipinggir pantai. Saat aku turun dari mobil, ponselku berbunyi, rupanya sms dari Ratna mengingatkanku menjemput tamu auditor, berhubung tamu sudah aku jemput dan aku sudah di tempat dugem, maka sms aku abaikan, begitu juga dengan telp berkali &#8211; kali dari Ratna. Pasti Ratna ingin menggodaku kalau dia tahu aku menjemput seorang auditor cantik dan sexy seperti Rita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak terasa hampir 3 jam kami habiskan waktu di tempat dugem, entah berapa gelas tequila yang sudah aku tegak, begitu juga dengan Rita, rupanya dia tergolong cewek doyan minum juga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aku merasakan kepalaku sedikit pening, entah dengan dia, apa dia pening juga. Hingga akhirnya tempat dugem itu tutup, kami pun dengan terpaksa harus angkat kaki dari situ.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rita rupanya sudah sedikit mabuk saat berujar, &#8220;Ayo mas&#8230; kita check in.. kita nikmati malam ini berdua&#8230;&#8221;</p>
<p>Entah apa yang dimaksud dia, aku pun mengangguk seadanya. Bila itu merupakan isyarat kalau dia mau tidur denganku malam ini adalah sebuah anugrah pikirku.</p>
<p>Setengah jam kemudian kami sudah tiba di hotel yang aku pesan sebelumnya. Namun aneh saat petugas resepsionis mengatakan kalau kamar itu sudah ada yg check in. Dengan kepala sedikit pening dan tak ingin mengecewakan tamuku, aku pun memutuskan untuk memesan sebuah kamar lagi.</p>
<p>Tepat seperti dugaanku, belum ada beberapa detik kami menutup pintu, Rita langsung memelukku dengan erat, mencium bibirku penuh hasrat dan yang lebih gila lagi, kakinya langsung menyilang dipinggangku.</p>
<p>Rok kerja pendek itu langsung terungkap dan kumerasakan sentukan vaginanya yang berbalut cd bersih waran coklat merk ternama.</p>
<p>Aku pun masih ternganga dengan kejadian tak terduga ini, aku pun mengimbangi ciuman panas itu sambil memeluk pinggang Rita dan meremas &#8211; meremas bokongnya yang sexy.</p>
<p>Rita pun semakin terbawa nafsu, dengan meliuk &#8211; liuk aku merasakan gesekan vagina menyentuh pahaku, tak ingin kehilangan kesempatan, aku raba &#8211; raba payudara sexy Rita, Rita pun berdesah penuh nafsu saat jariku terampil memainkan putingnya dibalik bra yg warnanya sama dengan CD yang dia pakai.</p>
<p>Tak sadar kami berdua berpelukan sampai kehilangan keseimbangan hingga berdua terjatuh di tempat tidur dalam kondisi berpelukan. Rita menindihku dengan penuh nafsu, dia jilati leherku menuju kearah belakang telinga, aku menggeliat penuh geli.</p>
<p>Aku pun tak mau kalah, saat dia menciumi leherku, tangan kiriku beraksi berusaha mencari celah menjangkau vagina Rita dibalik CD nya yang ketat.</p>
<p>Dia pun berteriak histeris saat jari tengahku mampu menjangkau liang vaginanya yang sudah basah. Bibir Rita menganga tak karuan saat aku mainkan jariku di liang basah itu.</p>
<p>Aku pun sangat bernafsu  melihat Rita yang sudah dibakar panasnya nafsu, dengan sekali gerakan aku balikan posisi, kini Rita ada di bawah dengan kedua kaki mengangkan hingga vagina yang sudah bahas itu terlihat jelas walau ditutupi CD ketat, aku pun berusaha menjilat vagina itu disela &#8211; sela CD yang aku sibakkan.</p>
<p>Rita semakin meronta dan menjerit histeris penuh nafsu. Tak sabar aku keluarkan penis ku yang sudah tegang sedari tadi. dengan sekali tusuk, aku tancapkan panis ini di vagina basah Rita dari sela CD yang aku sibakkan.</p>
<p>Rita mendelik dengan mulut menganga saat kerasnya batang penisku meluncur keras kedalam liang vaginanya. Ria memeluk pingganggku dengan erat seperti takut kalau penis itu aku cabut.</p>
<p>Tak puas ML dengan pakain masih di badan, aku bangun sambil mencopoti jeans dan CD ku dengan cepet, bagitu pula Rita, dengan tergesa &#8211; gesa dia melepas CD tanpa sempat melepas Rok dan Blus dia. Baru berapa kancing baju yang sempat dia lepas, kembali aku tancapkan batang keras kedalam vagina lembut itu.</p>
<p>Berkali &#8211; kali Rita terlihat melotot dan berteriak histeris bak pemain film blue jepang. Rupanya Rita tak ingin kalah, disela &#8211; sela hujaman kasar penisku, sesekali Rita menggoyang pinggulnya hingga aku bisa merasakan dengan detil inchi demi inchi liang vagina itu.</p>
<p>Setelah bertarung kurang lebih 3o menit, kami berdua sudah dibasahi keringat, kini Rita memberi tanda ingin berada diatas. Sejurus kemudian Rita sudah pada posisi Women On Top.</p>
<p>Rupanya pada posisi ini Rita lebih menggila, goyangannya sangat liar ditambah aksi gila membuka baju dan memutar &#8211; mutar bajunya di udara bak pemain Rodeo. Aku menyaksikan Rita hanya mengenakan Bra membuatku tambah nafsu, tusukan demi tusukan dari bawah diimbangi dengan goyangan bak penyanyi dangdut membuat penis dan vagina beradu membakar nafsu kami.</p>
<p>Tak terasa hampir satu jam kami membakar nafsu kami berdua hingga Rita terlihat bergetar cukup keras sambil berteriak histeris. Beberapa menit setelah itu Rita seperti orang kehilangan kesadaran dengan mengoceh tak karuan namun tetap mempertahankan ritme goyangan pinggulnya.</p>
<p>Aku yang sedari tadi hampir mencapai klimaks, hingga tak mampu lagi bertahan, semprotan hangat spermaku meluncur dari penisku membasahi vagina Rita.</p>
<p>Saat itu pula tubuh Rita kembali bergetar dan berteriak histeris seperti tadi. Rupanya saat aku orgasme, Rita pun mengalami orgasme yang kedua. Kejadian ini membuat wajah Rita sedikit pucat dan tak mampu duduk lagi diatas perutkua.</p>
<p>Rita langsung terkulai lemas sambil memelukku&#8230; &#8220;Thanks beib&#8230;&#8221; bisik dia di telingaku.</p>
<p>Kami pun berdua tertidur pulas hingga aku dibangunkan suara ponsel yang berdering, rupanya sudah hampir pukul 7 pagi. Samar &#8211; samar terdengar bos ku ngomel &#8211; ngomel diseberang telepon.</p>
<p>Saat itu aku baru sadar setelah diberitahu si bos kalau kemarin malam aku tidak menjemput tamu auditor dari Jakarta yang bernama Prita. Aku pun gelapan dan berusaha menjelaskan ke si bos kalau aku sudah menjemput ibu Rita.</p>
<p>Rupanya aku salah dengar, sang auditor itu beranama Prita sedangkan wanita yang aku kencani semalam bernama Rita. Aku baru ingat kalau kejadian kemarin malam saat resepsionis mengatakan sudah ada yang check in di kamar yang aku pesan membuatku tersadar kalau sang auditor sudah datang sendiri ke hotel.</p>
<p>Berhubung hotelnya sama, aku bergegas mandi dan berkemas untuk menjemput Ibu Prita sambil meninggalkan secarik kertas no ponselku di sebelah Rita yang masih tertidur pulas kelelahan.</p>
<p>Salah jemput yang membawa bahagia sekaligus derita&#8230;&#8230;&#8230; setelah kejadian itu aku baru tahu kalau Rita adalah cewek pesanan seorang bos di kota ini dan hingga kini kami rutin bertemu bila dia dipesan oleh bos itu dikotaku.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-salah-jemput.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis Pemijat</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 13:45:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yakuza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita 17 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panaz]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Seru]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil hot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita mesum]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[cerita panti pijat]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pijat plus]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex dewasah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex gadis pemijat]]></category>
		<category><![CDATA[gadis ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[gadis pemijat]]></category>
		<category><![CDATA[gairah pemijat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.fridabali.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis Pemijat Tangannya membuka celana panjangku dan menariknya ke bawah. Tangannya meremas penisku dan mengeluarkannya dari celana dalamku. Ia bergerak sehingga aku yang dipepetnya di dinding. Dalam posisi setengah jongkok ia mulai mengulum penisku. Penisku semakin lama semakin tegang. Ia mengkombinasikan permainannya dengan mengocok, menjilat, mengisap dan mengulum penisku. Kupegang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita%2Fcerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html"  data-text="Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis Pemijat" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p><strong><a title="Cerita dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">Cerita Dewasa</a> Pesona Sex Gadis Pemijat</strong> Tangannya membuka celana panjangku dan menariknya ke bawah. Tangannya meremas penisku dan mengeluarkannya dari celana dalamku. Ia bergerak sehingga aku yang dipepetnya di dinding. Dalam posisi setengah jongkok ia mulai mengulum penisku. Penisku semakin lama semakin tegang. Ia mengkombinasikan permainannya dengan mengocok, menjilat, mengisap dan mengulum penisku. Kupegang erat kepalanya dan kugerakkan maju mundur sehingga mulutnya bergerak mengulum penisku. Tangannya meremas pantatku dan menarik celana dalamku yang mengganggu gerakannya. Kurasakan mulutnya menyedot dengan kuat sampai penisku terasa ngilu.</p>
<p>Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis PemijatKuangkat tubuhnya dan kulucuti celana dalamnya. Kaus tipisnya masih kubiarkan tetap di badannya. Sebuah keindahan tersendiri melihatnya dalam kondisi polos di bagian bawah dan kausnya masih melekat. Belahan payudaranya yang besar membayang di balik kaus tipisnya. Kini aku yang jongkok di depannya dan mulai menjilati dan memainkan Klitoris-nya. Vaginanya punya bibir luar yang agak melebar. Warnanya kemerahan. Ia terguncang-guncang ketika Klitorisnya kujilat dan kujepit dengan kedua bibirku. Beberapa saat kami dalam posisi begitu. Tangan kirinya memegang kepalaku dan menekankan ke</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p><span id="more-118"></span></p>
<p><strong>Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis Pemijat</strong> Suatu hari aku dipanggil pimpinanku ke dalam ruangannya. Aku menduga-duga apa gerangan sebabnya aku dipanggil mendadak begini.</p>
<p>“Duduk, Dik. Tunggu sebentar ya,” katanya sambil meneruskan membaca surat-surat yang masuk hari ini.</p>
<p>Setelah selesai membaca satu surat barulah dia menatapku.</p>
<p>“Begini Dik ferry, besok hari libur nasional. Hari ini apa yang masih harus diselesaikan?” tanyanya.</p>
<p>Aku berpikir sejenak sambil mengingat apalagi tugas yang harus kuselesaikan segera hari ini.</p>
<p>“Rasanya sih sudah tidak ada lagi yang mendesak pak, ada beberapa proposal dan rencana kerja yang harus saya buat, tapi masih bisa ditunda sampai minggu depan. Ada apa Pak?” tanyaku.<br />
“Anu, ada tamu dari Kalimantan, namanya Pak Yferry, panggil aja Pak Yan. Sebenarnya bukan untuk urusan office kita sih. Hanya kebetulan saja pas dia ada di sini, jadinya sekalian aja. Dia menginap di Tangerang. Tadi dia telpon katanya minta tolong agar diantarkan surat yang kemarin Dik ferry buat konsepnya untuk dipelajari, jelaskan aja detailnya. Nanti Dik ferry antar saja ke sana dan bayar bill hotel beliau. Layani sampai selesai urusannya, kalau perlu nanti nggak usah kembali ke office. Besok beliau kembali. Kalau mobil office pas kosong, pakai taksi aja soalnya ini penting. Uangnya ambil di kasir!” katanya sambil memberikan memo kepadaku untuk ambil uang di kasir.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p><strong>Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis Pemijat</strong> Bergegas aku ke kasir sambil cek di resepsionis ada mobil office lagi kosong atau tidak. Ternyata semua mobil lagi dipakai. Jadi aku naik taksi ke Tangerang.</p>
<p>Setelah sampai di hotel yang dituju, aku segera menemui Pak Yan, dan menyerahkan berkas yang dimaksud. Setelah dia bertanya tentang detail dari berkas tadi, dia katakan bahwa dia sudah mengerti dengan isinya dan setuju. Hanya ada perbaikan redaksional saja.</p>
<p>“OK Dik, nanti saya kabari. Begini saja, konsep ini saya bawa dulu. Perbaikannya nanti menyusul saja. Hanya redaksional kok. Isinya saya sudah paham dan prinsipnya setuju,” katanya.<br />
“Oh ya pak, pimpinan saya sampaikan bahwa bill hotel bapak biar kami yang selesaikan,” kataku.<br />
“Aduh, jadi merepotkan. Sampaikan terima kasih dan salam untuk pimpinanmu, Pak Is” katanya sambil menyalamiku.<br />
“Baik Pak nanti saya sampaikan, selamat jalan”.</p>
<p>Aku kemudian membereskan bill di front office. Tiba-tiba saja petugas hotel memanggilku.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p><strong>Cerita Dewasa Pesona Sex Gadis Pemijat</strong> “Maaf Pak ferry ya? Ini Pak Yan mau bicara,” katanya sambil menyerahkan gagang telepon. Kuterima gagang telepon dan dari seberang Pak Yan berkata”Dik, saya lupa kasih tahu. Kebetulan semua urusan saya selesai hari ini jadi saya bisa pulang siang nanti. Dik ferry tunggu sebentar di bawah ya!”</p>
<p>Aku menunggu Pak Yan turun ke lobby. Sebentar kemudian dia sudah datang dan minta dipanggilkan taksi. Kupanggilkan taksi, dia naik dan katanya.</p>
<p>“Terima kasih banyak lho bantuannya”.</p>
<p>Aku menggangguk dan tersenyum saja. Setelah taksinya pergi, aku berpikir kalau dia jadi pulang, sementara bill sudah dibayar penuh sampai besok, sayang rasanya. Biar aja kuisi kamarnya sampai besok, toh besok juga libur. Aku lapor ke resepsionis.</p>
<p>“Mbak, Pak Yan sudah check out, saya pakai kamarnya sampai besok. Tapi tolong beresin dulu kamarnya, saya mau jalan dulu sebentar. Boleh kan?” kataku.<br />
“Boleh pak, silakan saja,” katanya sambil tersenyum.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Akhirnya saya keliling-keliling di Kota Tangerang. Nggak ada yang aneh sih. cuma sudah lama saja tidak ke Tangerang. Setelah beberapa lama, capek juga rasanya badanku. Aku akhirnya masuk ke sebuah panti pijat tradisional. Siapa tahu dapat <a title="cerita dewasa" href="http://bit.ly/jg0FeL" target="_blank"><strong>massage</strong></a> girl yang oke, setelah dipijat nanti gantian kita yang memijatnya.</p>
<p>Seperti biasa begitu masuk di ruang depan aku disodori foto-foto close up yang cantiknya mengalahkan artis. Mbak yang jaga mengomentari sambil sekalian promosi. Si A pijatannya bagus dan orangnya supel, Si B agak cerewet tapi cantik, Si C hitam manis dan ramah dan lain-lainnya. Aku sih tidak tertarik dengan promosinya. Pilihanku biasanya berdasarkan feeling saja.</p>
<p>Pada saat lihat-lihat <a href="http://bit.ly/iuW9R4" target="_blank"><strong>foto</strong></a>, ada wanita yang masuk. Kulihat sekilas, kalau dia massage girl di sini aku pilih dia saja.</p>
<p>Kutanya pada yang jaga, ” Mbak, yang tadi barusan lewat kerja di sini juga?”<br />
“Ya Mas, dia baru minta ijin keluar sebentar tadi. Katanya ada sedikit keperluan,” jawabnya.<br />
“Boleh pijat sama dia Mbak?” tanyaku lagi.<br />
“Boleh saja, tapi tarif untuknya agak tinggi sedikit,” katanya sambil tersenyum kemudian menyebutkan rupiah yang harus kusediakan.</p>
<p>Kuiyakan dan disuruhnya aku masuk ke kamar VIP, ada AC-nya meskipun berisik dan tidak terlalu dingin. Sambil menunggu di dalam kamar, kuamat-amati sekelilingku. Sebuah kamar berukuran 4X3 meter dengan sebuah spring bed untuk satu orang dan sebuah meja kecil yang di atasnya ada cream pijat dan handuk. Pintunya ditutup dengan korden kain sampai ke lantai. Kulepaskan pakaianku tinggal celana dalam saja. Iseng-iseng kubuka laci meja kecil di sampingku. Ada kotak “25? yang sudah kosong.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Tidak lama kemudian gadis pemijat yang kupesan sudah muncul. Kuamati lagi dengan lebih teliti. Lumayan. Kulitnya putih, tinggi (untuk ukuran seorang wanita) dengan perawakan seimbang. Ia mengenakan celana panjang hitam dan kaus putih. BH-nya yang berwarna hitam nampak jelas membayang di badannya.</p>
<p>“Selamat siang,” sapanya sambil menutup korden dan mengikatkan pinggirnya pada kaitan di kusen pintu.<br />
“Siang,” jawabku singkat.<br />
“Silakan berbaring tengkurap Mas, mau diurut atau dipijat saja”.<br />
“Punggungku dipijat saja, kaki dan tangan boleh diurut”.</p>
<p>Aku berbaring di atas spring bed. Ia mulai memijat jari dan telapak kakiku.</p>
<p>“Namanya siapa Mbak?” tanyaku.<br />
“Apa perlunya Mas tanya-tanya nama segala. Mas kerja di Sensus ya?” Jawabnya sambil tersenyum. Meskipun jawabannya begitu tapi dari nada suaranya dia tidak marah.</p>
<p>Akhirnya sambil memijat aku tahu namanya, Viena, berasal dari Palembang. Pijatannya sebenarnya tidak terlalu keras. Sepertinya dia pernah belajar tentang anatomi tubuh manusia sehingga pada titik-titik tertentu terasa agak sakit jika dipijat.</p>
<p>“Aduh.. Pelan sedikit dong!” teriakku ketika dia memijat bagian betisku.<br />
“Kenapa Mas, Sakit? Kalau dipijat sakit berarti ada bagian yang memang tidak beres. Coba bagian lain, meskipun pijatannya lebih keras tapi kan nggak sakit”.</p>
<p>Kupikir benar juga pendapatnya. Aku sedikit pernah baca tentang pijat refleksi yang membuka simpul syaraf dan melancarkan aliran darah sehingga metabolisme tubuh kembali normal. Ia memijat pahaku.</p>
<p>“Hmmhh.. Ada urat yang sedikit ketarik Mas. Pasti beberapa hari ini adik kecilnya tidak bisa bangun secara maksimal,” katanya.</p>
<p>Memang beberapa hari ini, entah karena kelelahan bekerja atau sebab lain sehingga pada pagi hari saat bangun tidur adik kecilku kondisinya kurang tegang. Aku tidak terlalu memperhatikan karena pikiran memang lagi fokus untuk menyelesaikan pekerjaan minggu ini. Tangannya beberapa kali mulai menyenggol kejantananku yang terbungkus celana dalam. Tapi herannya aku sama sekali nggak terangsang. Kucoba untuk menaikkan pantatku dengan harapan tangannya bisa lebih ke depan lagi, tapi ditekannya lagi pantatku.</p>
<p>“Sudahlah, Mas diam saja nanti nggak jadi pijat,” katanya.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Kali ini tangannya benar-benar meremas adik kecilku. Tapi sekali lagi aku heran, karena nggak bisa terangsang. Tangannya kini memijat pinggangku. Ibu jarinya menekan pantatku bagian samping dan jari lainnya memijat-mijat sekitar kandung kemih.</p>
<p>“Penuh.. Beberapa hari pasti tidak dikeluarkan ya Mas? Maklum adiknya juga lagi nggak fit,” komentarnya agak <a title="cerita dewasa" href="http://freehotvideo.info" target="_blank"><strong>mesum</strong></a>.</p>
<p>Lagi-lagi tebakannya benar. Aku tidak tahu dia asal tebak atau memang ada ilmunya untuk hal-hal seperti itu.</p>
<p>“uuuHhh..” kataku ketika ia mulai menekan punggungku, kemudian terus sampai tengkuk.</p>
<p>Aku mulai merasa rileks dan mengantuk. Enak juga pijatannya. Kini kakiku diurutnya dengan cream pijat. Sampai di dekat pahaku dia berkata”Tahan sedikit Mas, agak sakit memang”. Tangannya dengan kuat mengurut paha bagian dalamku. Terasa sakit sekali.</p>
<p>“Uffpp.. aduhhhh Haahh,” kataku sambil menahan sakit.</p>
<p>Kepalaku kubenamkan ke bantal. Setelah kedua belah pahaku diurut terasa ada perbedaan. Kejantananku mulai bereaksi ketika tangannya menyusup ke bawah pahaku. Pelan tapi pasti kejantananku mulai membesar sehingga terasa mengganjal. Aku agak menaikkan pantatku untuk mencari posisi yang enak. Kali ini dibiarkannya pantatku naik dan tanganku meluruskan senjataku pada arah jam 12.</p>
<p>“Balik badannya, dadanya mau dipijat nggak?”</p>
<p>Kubalikkan badanku. Kulihat keringat mulai menitik di lehernya. Untung ada AC, meskipun tidak bagus, sedikit menolong. Viena mengusap-usap dadaku.</p>
<p>“Badanmu bagus Mas, dadanya diurut ya?”<br />
“Nggak usah, tanganku aja deh diurut,” kataku.</p>
<p>Ia duduk di sampingku dengan kaki menggantung di samping ranjang. Ketika ia meluruskan dan mengurut tanganku kupegang dadanya. Lumayan besar, tapi agak kendor.</p>
<p>“Tangannya..” katanya mengingatkanku.</p>
<p>Tidak berapa lama ia sudah selesai memijat dan mengurut badanku. Aku meregangkan badan. Terasa lebih segar.</p>
<p>“Sebentar saya ambil air dulu Mas,” ia keluar kamar dan kembali dengan membawa air hangat dan handuk kecil.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Dicelupkannya handuk kecil ke dalam air hangat dan dilapnya seluruh tubuhku sampai bekas cream pijat hilang. Kemudian dilapnya badanku sekali lagi dengan handuk yang ada di atas meja kecil. Aku kembali terangsang ketika dia melap dadaku. Kuperhatikan dia dan kupegang tangannya di atas dadaku. Ia memutar-mutarkan tangannya yang dibalut handuk.</p>
<p>“Kenapa Mas,” bisiknya.<br />
“Ingin dikeluarin supaya nggak penuh dan meluap terbuang,” kataku.</p>
<p>Ia menggerakkan tangan, kode untuk mengocok penisku.</p>
<p>“Nggak boleh emangnya disini ya? Ini apa?” tanyaku sambil membuka laci meja dan menunjukkan kotak “25? yang kosong tadi.<br />
“Mas ini tangannya usil deh. Bukan begitu Mas, bos lagi ada di sini. Dia kesini seminggu dua kali. Dia melarang kami untuk begituan dengan tamu, katanya belakangan ini sering ada razia,” jawabnya.</p>
<p>Kami diam beberapa saat, tensiku sudah mulai turun.</p>
<p>“Begini saja Mas, kebetulan saya juga lagi ingin dan Mas sebenarnya sesuai dengan seleraku dan rasanya bisa memuaskanku. Sekali-sekali ingin juga menikmati kesenangan. Nanti malam saja kita ketemu setelah jam 10 malam, sini sudah tutup”.</p>
<p>Kutanya berapa tarifnya untuk semalam.</p>
<p>“Jangan salah kira Mas, tidak semua wanita pemijat hanya ingin uang saja. Sudah kubilang kalau kita nanti bisa take and give. <a href="http://bit.ly/hmUWI4" target="_blank"><strong>Just for fun</strong></a>”.</p>
<p>Busyet.. Entah benar entah tidak bahasa yang diucapkannya aku tidak peduli. Malam ini aku dapat pemuas keinginanku yang tertahan selama beberapa hari. Kukatakan nanti setelah selesai kerja kutunggu di hotel tempatku menginap.</p>
<p>Aku kembali ke hotel dan mandi. Sekilas ada keinginanku untuk berswalayan-ria. Tapi kutahan, takut nanti malam jadi kurang greng. Setelah mandi aku kembali jalan di sekitar hotel. Jalan mulai macet, karena jam pulang office sudah lewat. Cuaca agak mendung dan tak lama turun gerimis. Kupercepat langkahku, tapi gerimis sudah mulai lebat. Untung ada sebuah warung tenda. Sekilas kubaca tersedia STMJ. Boleh juga nih, hitung-hitung persiapan nanti malam. Kupesan satu gelas. Kuseruput perlahan. Rasa hangat menjalari tubuhku. Jahenya terlalu pedas, kulirik penjualnya.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>“Di sini STMJ-nya asli Mas, alami. Bukan buatan pabrik jamu, melainkan saya buat sendiri. Jahenya memang sengaja agak banyak biar badan jadi sehat dan tidak mudah masuk angin,” katanya seolah membaca pikiranku. Kutunggu minumanku agak dingin. Ternyata ramai juga warung ini. Mungkin juga akibat ramuan Bapak penjualnya yang membuatnya dengan bahan alami.</p>
<p>Kembali ke hotel meskipun dengan pakaian sedikit basah, namun kesegaran pijatan dan STMJ membuatku tidak takut masuk angin. Aku tidak bawa pakaian ganti karena niatnya tidak menginap, hanya melayani tamu office. Kulepas bajuku dan dengan tetap memakai celana panjang kubaringkan tubuhku ke ranjang yang empuk. Enak juga jadi orang kaya. Menginap di tempat yang empuk dan berAC. Namun kupikir lagi, ternyata hidup ini enak kalau dijalani dengan senang hati. Orang kaya yang punya jabatan tentu tingkat stressnya lebih tinggi dan belum tentu mereka dapat menikmati semua yang ada padanya. Mungkin cocok juga aku jadi filsuf, pikirku begitu sadar dari lamunanku.</p>
<p>Kulihat jam dinding menunjukkan pukul delapan kurang sepuluh menit. Masih ada waktu tiduran dua jam setelah seharian pikiranku agak capek. Badan sih tidak apa-apa, hanya pikiran yang perlu istirahat.</p>
<p>Setengah tertidur aku mendengar ketukan di pintu.</p>
<p>“Tok.. Tok.. Tok..<br />
“Mas ferry, ini Viena,” terdengar suara dari luar.</p>
<p>Upss, aku melompat dari ranjang dan membuka pintu. Setelah kubuka pintu aku tertegun sejenak. Viena tetap memakai kaus yang tadi siang dipakainya dibungkus dengan sweater dan celananya sudah ganti dengan jeans. Sepatu dengan hak tinggi membuat dia tampak lebih tinggi dan langsing. Kacamata bening nangkring di hidungnya yang sedang. Wajahnya dihiasi dengan make up tipis. Kalau dilihat sekilas seperti Dewi Persik.</p>
<p>Viena masuk dan melepaskan sweaternya. Aku menutup pintu, menguncinya dan duduk di atas ranjang, lalu ia duduk di sampingku. Saat itu aku masih termangu, tapi penisku bereaksi lebih cepat dan langsung saja tegak dengan kerasnya. Viena melihat kebawah, ia sengaja melihat dan meraba, mengusap serta memainkan penisku.</p>
<p>Aku mulai bergairah tetapi hanya diam menunggu aksinya. Kurebahkan tubuhku ke tempat tidur, ia terus memainkan penisku. Dilepasnya kacamata dan diletakkan di meja samping ranjang. Ia berdiri dan melepaskan celana panjangnya. Pahanya yang mulus terpampang di depanku. Kudorong ia dan kupepetkan ke dinding sambil berciuman lembut. Ia mengerang kecil” Ngghngngh..”.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Tangannya membuka celana panjangku dan menariknya ke bawah. Tangannya meremas penisku dan mengeluarkannya dari celana dalamku. Ia bergerak sehingga aku yang dipepetnya di dinding. Dalam posisi setengah jongkok ia mulai mengulum penisku. Penisku semakin lama semakin tegang. Ia mengkombinasikan permainannya dengan mengocok, menjilat, mengisap dan mengulum penisku. Kupegang erat kepalanya dan kugerakkan maju mundur sehingga mulutnya bergerak mengulum penisku. Tangannya meremas pantatku dan menarik celana dalamku yang mengganggu gerakannya. Kurasakan mulutnya menyedot dengan kuat sampai penisku terasa ngilu.</p>
<p>Kuangkat tubuhnya dan kulucuti celana dalamnya. Kaus tipisnya masih kubiarkan tetap di badannya. Sebuah keindahan tersendiri melihatnya dalam kondisi polos di bagian bawah dan kausnya masih melekat. Belahan payudaranya yang besar membayang di balik kaus tipisnya. Kini aku yang jongkok di depannya dan mulai menjilati dan memainkan Klitoris-nya. Vaginanya punya bibir luar yang agak melebar. Warnanya kemerahan. Ia terguncang-guncang ketika Klitorisnya kujilat dan kujepit dengan kedua bibirku. Beberapa saat kami dalam posisi begitu. Tangan kirinya memegang kepalaku dan menekankan ke selangkangannya. Tangan kanannya meremas payudaranya sendiri.</p>
<p>Aku bangkit berdiri dan bermaksud melepas BH-nya. Kucari-cari di punggungnya tetapi tidak kutemukan pengaitnya.</p>
<p>“Di depan.. Buka dari depan,” Viena berbisik.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Rupanya model BH-nya dengan kancing di depan. Kuremas kedua dadanya dengan lembut. Tanganku sudah menemukan kancing BH-nya. Tidak lama dadanya sudah terbuka. Putingnya yang coklat membayang di balik kausnya. Kugigit dari luar kausnya dan Viena mengerang.</p>
<p>Penisku di bawah yang sudah berdiri Tegak mulai mencari sasarannya. Tangannya mengocok penisku lagi dan menggesekkannya pada vaginanya. Kucoba memasukkannya sekarang, namun meleset terus. Kuangkat sebelah kakinya dan kucoba lagi. Tidak tembus juga. Mulutku masih bermain dengan puting di dalam kausnya. Viena kelihatannya tidak sabar lagi dan dengan sekali gerakan kausnya sudah terlempar di sudut kamar. Tanganku mengusap gundukan payudaranya dan meremas dengan keras namun hati-hati. Ia menggelinjang. Mulutku menyusuri bahunya dan melepas tali BH-nya sehingga kini kami dalam keadaan polos.</p>
<p>Karena sudah gagal berkali-kali mencoba untuk memasukkan penis dalam posisi berdiri, kudorong dia ke arah ranjang dan akhirnya kudorong dia rebah ke <a title="cerita dewasa" href="http://bit.ly/jC8itU" target="_blank"><strong>ranjang</strong></a>. Saat itu aku mulai kepanasan karena gairah yang timbul. Lalu aku menerkam dan memeluk Viena. Perlahan-lahan ia mulai mengikuti permainanku. Kutindih tubuhnya dan kuremas pantatnya yang masih padat.</p>
<p>“ferry.. Kumohon please ayo.. Masukk.. Kan!”</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Tangannya meraih kejantananku dan mengarahkan ke guanya yang sudah basah. Aku menurut saja dan tanpa kesulitan segera kutancapkan penisku dalam-dalam ke dalam liang vaginanya.</p>
<p>Kami saling bergerak untuk mengimbangi permainan satu dengan lainnya. Aku yang lebih banyak memegang peranan. Ia lebih banyak pasrah dan hanya mengimbangi saja. Gerakan demi gerakan, teriakan demi teriakan dan akhirnya kamipun menggelosor lemas dalam puncak kepuasan yang tidak terkira.</p>
<p>Setelah sejenak kami beristirahat, kami saling melihat keindahan tubuh satu sama lain gairahku mulai bangkit lagi. Aku memeluknya kembali dan mulai menjilati vaginanya. Dan kemudian memasukkan penisku yang sudah kembali menegang.</p>
<p>Aku menusuk vaginanya, crek.. crek.. crek.. crek.. crokk .. Berulang kali. Ia pun mendesah sambil menarik rambutku. Kami saling bergoyang, hingga tempat tidur pun terasa mau runtuh dan berderit-derit. Setelah hampir setengah jam dari permainan kami yang kedua kali, Viena mengejang dan vaginanya terasa lebih lembab dan hangat. Sejenak kuhentikan genjotanku.</p>
<p>Kini aku kembali menggenjot vagina Viena lagi. Kami berdua bergulingan sambil saling berpelukan dalam keadaan merapat. Kuputar badannya sehingga dia dalam posisi pegang kendali di atas. Kini dia yang lebih banyak memainkan peranan. Akhirnya aku hampir mencapai puncak dari kenikmatan ini. Kutarik buah zakarku sehingga penisku seolah-olah memanjang.</p>
<p>“Viena, kayaknya aku nggak tahan lagi, aku mau keluar”.</p>
<p>Akhirnya tak lama kemudian kami mencapai titik puncak. Aku keluar duluan dan tak lama Vienapun mendapatkan puncaknya dengan menikmati kedutan pada penisku. Setelah itu kami terbaring lemas, dengan Viena memelukku dengan payudaranya menekan perutku.</p>
<p>“Viena terimakasih untuk saat-saat ini”<br />
“Nggak usah ferr.. Viena yang terimakasih karena, Viena nggak menyangka kamu sungguh hebat. Viena nggak nyangka kamu punya tenaga yang besar. Viena tadi hanya berharap menikmati permainan dengan cepat karena tadi siang pijatanku sudah kuarahkan agar kita bermain dengan cepat”.</p>
<p>Kami tertidur berpelukan dan setelah pagi harinya kami bercinta untuk ketiga kalinya, dan kuakhiri dengan tusukan yang manis, kami saling membersihkan badan dan pulang. Kuantar ia sampai di depan gang rumahnya.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa Cerita Sex Cerita Panas Terlengkap di <a title="Cerita Dewasa" href="http://cerita.fridabali.com" target="_blank">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Ketika beberapa hari kemudian kucari dia di tempat kerjanya, tidak kudapati lagi dirinya. Kata Mbak yang jaga di depan dia pulang kampung dan tidak kembali lagi. Ditawarkan temannya yang lain untuk memijatku, namun aku tidak berminat dan langsung balik kanan, back to jakarta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-dewasa-pesona-sex-gadis-pemijat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengalaman ML di bioskop</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/pengalaman-ml-di-bioskop.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/pengalaman-ml-di-bioskop.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Sep 2010 15:47:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita 17 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panaz]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Seru]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ngentot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.fridabali.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Pacarku menyukai seks di tempat umum, itu yang membuat ku sangat gugup, tapi aku akan pergi bersamanya jadi aku cukup yakin bahwa kita tidak akan mendapatkan pengalaman yang memacu adrenalin. Kami memutuskan untuk pergi ke bioskop, dan aku tahu pacarku pasti akan duduk di barisan belakang dan agar dekat dengan pintu hingga kami bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita%2Fpengalaman-ml-di-bioskop.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/pengalaman-ml-di-bioskop.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/pengalaman-ml-di-bioskop.html"  data-text="Pengalaman ML di bioskop" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/pengalaman-ml-di-bioskop.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/pengalaman-ml-di-bioskop.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p>Pacarku menyukai seks di tempat umum, itu yang membuat ku sangat gugup, tapi aku akan pergi bersamanya jadi aku cukup yakin bahwa kita tidak akan mendapatkan pengalaman yang memacu adrenalin. </p>
<p>Kami memutuskan untuk pergi ke bioskop, dan aku tahu pacarku pasti akan duduk di barisan belakang dan agar dekat dengan pintu hingga kami bisa bergegas pergi bila terjadi sesuatu. Aku mengenakan rok pendek dan celana dalam yg menggunakan tali pengikat disisinya agar mudah dibuka. </p>
<blockquote><p>cerita sex cerita panas cerita dewasa hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p><span id="more-89"></span></p>
<p>Satu-satunya masalah adalah ada orang lain yang duduk pada baris yang sama, begitu pula baris kursi di depan kamia, orang &#8211; orang yang duduk di baris itu dengan mudah akan mendengar desahan kami kalau suara film tidak keras. </p>
<p>Syukurlah kebetulan saat ini penonton sepi sehingga hanya kami berdua yang duduk dibaris no 2 dari belakang, sementara itu beberapa penonton duduk berpencar di baris bangku jauh di depan kami. </p>
<blockquote><p>cerita sex cerita panas cerita dewasa hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Film pun dimulai, kami sengaja memilih film dewasa agar suasananya mendukung. Saat film sudah berlangsung sekitar 15 menit, mulailah adegan &#8211; adegan panas, tak kalah cepat, aku pun segera membukan resleting jeans pacarku. Jujur aku sudah panas dari semenjak jalan dari rumah.</p>
<p>Dengan tidak sabar aku keluarkan secar perlahan kontol cowoku, kuremas &#8211; remas kontol yang sudah tegang dan keras itu dengan penuh nafsu.</p>
<p>Aku berlutut dan mulai mengisap kontol pacarku, aku pun sangat bernafsu, kulumat lumat penuh nafsu kontol kekar itu sembari tangan kiri meraba &#8211; raba memekku. Cowokku berdesah halus sembari menahan rasa geli yang teramat dalam. Aku mengambil payudara saya di atas saya dan mengusap pahanya, sementara aku terus menghisap. Dia meremas &#8211; remas putingku sementara aku masih asyik menikmati lumatan demi lumatan kontol kesayanganku.</p>
<blockquote><p>cerita sex cerita panas cerita dewasa hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Suasana bioskop yang remang &#8211; remang dan penuh ketegangan membuat adrenalin ku terpacu, aku tak tahan dan ingin segera merasakan hujaman kontol tegang ini kedalam liang memekku.</p>
<p>Aku pun menyibakan celana dalamku hingga liang memekku tak terhalang lagi, sejurus kemudian aku duduk dipangkuannya secara perlahan untuk memberi ruang bagi kontolnya memasuki memekku yang sudah basah dari tadi.</p>
<p>Tanpa sedikit kesulitan kontol kekar itu sudah masuk hingga mencapai dinding memekku paling dalam, tanpa sadar aku berdesah erotis. Kamipun terdiam beberapa saat.</p>
<p>Setelah tersadar aku pun berinisiatif untuk menggoyangkan pinggulku agar kontol cowoku bisa menggesek liang memekku lebih dalam. Dalam hitungan kurang dari 10 menit, aku pun merasakan kenikmatan yang teramat sangat saat kedua tangan cowokku meremas payudaraku dengan keras sembari kontol dia memuntahkan cairan sperma yang hangat disekujur memek ku.</p>
<blockquote><p>cerita sex cerita panas cerita dewasa hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Walau dapat dikatakan itu adalah sex tersingkat yang pernah kami lakukan tapi sensasinya tidak dapat kulupakan sampai detik ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/pengalaman-ml-di-bioskop.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Panas &#8211; Selingkuh Abis Liat Cerita Panaz</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 17:25:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[cerita hot]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Panaz]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Seru]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Sex]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bugil]]></category>
		<category><![CDATA[cerita dewasah]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ngentot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.fridabali.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Tweet Namaku Lisa dan sudah setahun menikah, tetapi entah kenapa belum mempunyai anak, walaupun hubungan sex kami (dengan suami) lakukan dengan rutin dan lancar, kehidupan sex kami biasa biasa saja, bahkan cenderung membosankan, karena menurutku kurang bervariasi, tapi aku tidak pernah berselingkuh dengan orang lain selama ini, karena suamiku sangat menyayangi aku bahkan cenderung memanjakanku. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita%2Fcerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html"  data-text="Cerita Panas &#8211; Selingkuh Abis Liat Cerita Panaz" data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p></p>
<div align="justify">
Namaku Lisa dan sudah setahun menikah, tetapi entah kenapa belum mempunyai anak, walaupun hubungan sex kami (dengan suami) lakukan dengan rutin dan lancar, kehidupan sex kami biasa biasa saja, bahkan cenderung membosankan, karena menurutku kurang bervariasi, tapi aku tidak pernah berselingkuh dengan orang lain selama ini, karena suamiku sangat menyayangi aku bahkan cenderung memanjakanku. Tapi kesetiaanku ini berakhir ketika aku mulai kenal  dengan dunia internet sejak sebulan yang lalu. Secara rinci aku tidak menjelaskan bagaimana aku belajar internet, tetapi sampai suatu waktu aku berkenalan dengan seorang cowok dalam acara chatting. </p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p><span id="more-67"></span>Ketika ini aku sedang belajar tentang bagaimana untuk ber chatting di internet, temanku mengajari aku untuk masuk ke web cerita dewasah, lalu masuk ke forum chattingnya. Ketika aku sudah masuk ke forum, ada yang mengirimi aku private message, ternyata seorang cowok yang berusia 30 tahun, berkeluarga, juga belum mempunyai anak, namanya, namanya Stefan, berasal dari Jakarta, bekerja di sebuah perusahaan asing yang sedang mengerjakan sebuah proyek maintenance jalan KA (jakarta-surabaya), tetapi perusahaan itu mempunyai kantor cabang di cirebon dan semarang, hingga Stefan sering melakukan tugas meninjau kantor cabangnya, termasuk di semarang. Setelah kami berkenalan lewat chatting, lalu dia juga kadang kadang menelepon (dari jakarta)&#8230;mungkin pakai telepon kantor, tetapi kami belum pernah bertemu muka, sampai akhirnya Stefan menelepon aku, dan mengatakan bahwa dia sedang berada di semarang untuk urusan kerja dan menawari aku untuk berkenalan dan bertemu muka.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Pertama kali aku ditawari begitu, aku agak bingung, karena hal seperti ini adalah sangat baru bagiku, sudah mengenal seseorang, tapi belum pernah bertemu, dan sekarang akan bertemu orang tsb. Tapi akhirnya aku menyetujui dan akhirnya kita membuat janji untuk bertemu pada hari sabtu pagi (karena kantor Stefan libur, hingga Stefan mempunyai waktu untuk bertemu). Kita menetapkan tempat bertemunya di lobby hotel graha santika (tempat Stefan menginap) jam 9 pagi. Pada hari dan jam yang sudah kita tentukan, aku datang kesana sendirian, karena suamiku masih bekerja di perusahaannya (perusahaan tempat suamiku bekerja tidak libur pada hari sabtu), tetapi sampai disana aku tidak menjumpai Stefan, akhirnya aku bertanya ke bagian reception, dan menanyakan apakah ada tamu bernama Stefan dari jakarta, setelah di check, ternyata ada, dan aku diberi tahu no kamarnya. Akhirnya aku telepon ke kamarnya, dan Stefan mengangkat telepon, aku menanyakan apakah dia lupa dengan janji bertemunya, Stefan menjawab bahwa dia tidak lupa, tetapi karena semalam dia harus bekerja menemani tamu sampai larut malam, akhirnya dia terlambat bangun, bahkan sekarang belum mandi.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Aku dapat memakluminya, tetapi aku bingung apakah aku harus menunggu di lobby sampai dia selesai mandi, dsb, atau harus bagaimana, akhirnya Stefan menawarkan bila aku tidak keberatan, aku dapat naik ke kamarnya dan menunggu di ruang tamu di kamarnya (ternyata kamarnya mempunyai ruang tamu sendiri, semacam suite room atau apa aku tidak menanyakan), aku agak bingung juga, tapi akhirnya aku menyetujui untuk naik ke kamarnya. Sesampai didepan kamarnya, aku pencet bel, lalu tidak lama kemudian Stefan membuka pintu. Ternyata Stefan mempunyai wajah yang ganteng sekali, dan tubuhnya juga sangat macho, setelah kita berbasa basi diruang tamu kamarnya, Stefan bilang permisi untuk mandi sebentar dan mempersilahkan aku untuk main komputernya (dia membawa komputer kecil&#8230;notebook..?), dia bahkan membantu aku untuk meng connect kan ke internet, lalu Stefan meninggalkanku untuk mandi. Setelah aku sendirian, aku mencoba untuk masuk ke web untuk chatting, tetapi entah kenapa kok tidak bisa masuk web tsb, setengah teriak aku menanyakan ke Stefan, dan Stefan menjawab mungkin web tsb lagi down, dan Stefan menyarankan untuk mencoba saja web yang lain, caranya lihat di historynya (aku tidak mengerti artinya..), tetapi karena aku tidak punya kerjaan, aku mencoba bagaimana caranya untuk membuka historynya (itupun dengan cara saling teriak dengan Stefan), sampai akhirnya aku dengan tidak sengaja membuka web, ini yang pertama aku membuka cerita seru, ternyata isinya adalah cerita cerita sex dengan bahasa indonesia.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Lalu aku mencatat alamat webnya, dengan pertimbangan mungkin aku akan buka lagi di rumah. Lalu aku mulai membaca cerita cerita yang ditampilkan, terus terang aku mulai terangsang karena membaca cerita sex tsb, aku merasa celana dalamku mulai lembab karena vaginaku mulai basah. Sampai akhirnya Stefan selesai mandi, dan keluar menemuiku. Pertama dia kaget melihat aku sedang membaca web cerita seru, akupun sangat malu melihat dia memergoki aku sedang membaca cerita seru, dan segera aku men disconnect komputernya ke internet dan menutup layar web cerita seru tsb, tetapi karena Stefan sudah terlanjur melihat aku membaca cerita seru, setelah beberapa waktu dia diam, akhirnya dia tertawa dan menanyakanku apakah aku pernah masuk ke web tsb, aku dengan malu malu menjawab belum. Stefan bertanya lagi, bagaimana ceritanya..?, aku bingung menjawabnya..sampai Stefan tertawa lagi..kali ini sampai terpingkal pingkal&#8230;akhirnya aku juga ikut tertawa.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Setelah suasananya agak mencair, kami mulai ngobrol lagi, tentu dengan topik internet, ternyata Stefan sangat menguasai internet, hingga aku dijelaskan banyak mengenai dunia internet, baru aku tahu bahwa internet tidak hanya digunakan untuk chatting dan kirim e mail saja, ternyata sangat banyak manfaatnya. Bahkan Stefan menjelaskan bahwa di internet kita dapat membuka web&#8230;dewasa, misalnya cerita seru, dan web yang menampilkan gambar gambar&#8230;.sex, aku agak penasaran dengan penjelasannya yang terakhir, dan rupanya Stefan mengetahui keingin tahuan ku, lalu dia menawarkan untuk mencoba penjelasannya dengan membuka web web dewasa tsb, rupanya komputer Stefan mempunyai satu bagian..(favourite..?), yang isinya adalah alamat web web dewasa, hingga kita tidak perlu tiap kali menuliskan melalui keyboard, setelah Stefan membuka web porno tsb, aku sangat kaget, karena isinya adalah gambar sepasang cowok-cewek sedang berhubungan sex, terus terang aku baru pertama kali melihat gambar gambar semacam itu, hingga aku sangat malu dan tidak tahu harus bagaimana&#8230;, tapi sejujurnya aku mulai terangsang dengan melihat gambar tsb, tetapi kemudian Stefan mengganti web tsb dengan web lain yang isinya juga tentang orang berhubungan sex, tetapi yang ditampilkan adalah film (movie), ini juga pertama kali aku melihat film orang bermain sex, ternyata film film semacam itu juga sama dengan blue film (kata Stefan)..sejujurnya aku belum pernah melihat blue film, melihat cewek mencium bahkan mengulum penis sampai mengeluarkan sperma.., dan cowok menciumi vagina cewek&#8230;.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Aku mulai merasa panas dingin melihat nya, mungkin aku mulai terangsang berat, dan entah bagaimana dan kapan mulainya ternyata Stefan sudah memelukku dan mulai meraba payudaraku, pertama aku ingin berontak, karena aku merasa ini tidak boleh, tetapi entah bagaimana aku tidak bisa melakukan apa apa, aku diam saja bahkan menikmati perlakuannya, sampai tangan Stefan mulai menjelajah turun ke vagina ku, aku merasa celana dalamku sangat basah, Stefan lalu mulai membuka pakaianku, entah bagaimana aku diam saja, hingga aku sekarang hanya memakai celana dalam dan BH, lalu aku ditarik masuk ke kamarnya dan aku ditidurkan di tempat tidurnya yang besar, disini Stefan mulai menciumi bibirku, terasa sangat hangat, tangan Stefan tidak berhenti memainkan payudara dan vaginaku, hingga aku merasa sangat terangsang sekali, lalu Stefan mulai membuka BH dan celana dalamku, dan mulai menciumi puting payudaraku, aku sudah pasrah dengan perlakuannya, dan sudah setengah sadar dengan apa yang dia lakukan, karena aku sudah sangat terangsang sekali, sampai ketika dia mulai menciumi vaginaku, aku merasakan hal yang sangat enak sekali (suamiku belum pernah menciumi vaginaku), aku merasa ada sesuatu yang akan meledak dari dalam vaginaku, sampai ketika aku membuka mata, ternyata Stefan sedang membuka pakaian nya sampai dia telanjang bulat, ternyata Stefan mempunyai penis yang besar sekali, mungkin sekitar 18 &#8211; 20 cm, dengan bulu yang lebat, lalu Stefan mendekatkan penis di mulutku, sambil dia melanjutkan menciumi vaginaku. Aku mengerti dengan keinginannya, karena aku baru melihat di web porno tadi.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Ada yang saling menciumi penis dan vagina dengan posisi cewek diatas mengulum penis, dan cowok dibawah menciumi vagina. Walaupun aku belum pernah melakukan hal tsb, tetapi karena aku sangat terangsang dan juga setengah sadar, aku masuk kan penis Stefan kedalam mulutku, terasa sangat susah karena penis Stefan besar sekali, tetapi aku berusaha meniru cara mengulum penis (seperti di web), dan ternyata Stefan mulai terangsang dengan kulumanku, aku merasakan penisnya mulai mengeras. Sampai suatu saat Stefan melepaskan penisnya dan membalikkan posisinya hingga penisnya tepat berada didepan vaginaku dan Stefan mulai menekan penisnya kedalam vaginaku, aku merasakan hal yang sangat enak sekali, yang belum pernah aku rasakan dengan suamiku, ketika Stefan mulai mengocok penisnya (mungkin karena penisnya sangat besar), setelah beberapa waktu Stefan mengajak untuk berganti posisi (aku belum pernah berhubungan sex dengan berganti posisi, biasanya dengan suamiku aku hanya berhubungan secara biasa saja), Stefan menyuruh aku tengkurap setengah merangkak, dan dia lalu memasukkan penisnya dari belakang, ternyata posisi ini sangat merangsang aku, hingga dari vaginaku terasa ada yang meledak..(inikah orgasme..?), setelah sekian waktu Stefan belum juga mengeluarkan sperma, Stefan lalu mencabut penisnya lagi dan menyuruhku untuk duduk dan dia memasukkan penisnya dari bawah, posisi ini kurang enak buat aku, karena terasa sakit diperut, ada yang terasa menyodok perutku, untung posisi ini tidak berlangsung lama, karena Stefan akan mengeluarkan sperma.</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Stefan lalu mencabut penisnya dan mengocok penisnya sendiri didepan mukaku, sampai ketika dia memuncratkan spermanya, aku tidak sempat mengelak, hingga spermanya muncrat mengenai mukaku, bahkan ada yang masuk ke mulutku, terasa asin, aku bingung sekali ketika Stefan memintaku untuk menyedot penisnya, aku agak jijik, tetapi aku pikir sudah kepalang basah, dan aku ingin merasakan bagaimana rasanya menyedot penis yang sedang mengeluarkan sperma, lalu aku akhirnya menyedot penisnya, terasa ada sesuatu yang kental masuk kedalam mulutku, rasanya asin, dan ternyata aku menyedotnya terlalu keras, hingga Stefan mendesis desis&#8230;entah keenakan atau kesakitan.., sampai akhirnya penisnya mengecil&#8230;</p>
<blockquote><p>Cerita Dewasa <a href="http://fridabali.com">Cerita Sex</a> Cerita Panas Hanya di <a href="http://cerita.fridabali.com">www.cerita.fridabali.com</a></p></blockquote>
<p>Setelah aku membuang spermanya dari mulutku ke tissue, aku terlentang sambil beristirahat, ternyata Stefan langsung mulai menciumi vaginaku lagi, sampai aku merasa orgasme lagi&#8230;ternyata rasanya enak sekali bila vagina diciumi, setelah selesai kami berdua masuk kamar mandi untuk membersihkan sperma dimukaku dan mencuci vaginaku, Stefan juga mencuci penisnya. Ini adalah pertama kali aku berselingkuh dalam perkawinanku, aku merasa berdosa terhadap suamiku, tetapi bagaimanapun telah terjadi, dan aku tidak ingin suamiku mengetahui rahasiaku&#8230;&#8230;.
</p></div>
<p><a href="http://bit.ly/28mWvS" target="_blank" title="Kumpulan Ter-Seru"><img src="http://img338.imageshack.us/img338/8344/468x901a.gif" alt="Cerita Sex" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita/cerita-panas-selingkuh-setelah-melihat-cerita-panaz.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita ML Bareng aaaahhh..</title>
		<link>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-hot-xxx/cerita-ml-bareng-aaaahhh.html</link>
		<comments>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-hot-xxx/cerita-ml-bareng-aaaahhh.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 07:31:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Hot XXX]]></category>
		<category><![CDATA[aduh]]></category>
		<category><![CDATA[air maniku]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[anus]]></category>
		<category><![CDATA[art]]></category>
		<category><![CDATA[ayu]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[cantik]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[cerita kepergok ml]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml bareng]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml bareng pacar]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml dengan pacar]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml dengan tante]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml dengan tanteku]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml dgn tante]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml dingin]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml pacar]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml tante]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ml terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[cerita netek]]></category>
		<category><![CDATA[cerita netek pacar]]></category>
		<category><![CDATA[cerita netek payudara]]></category>
		<category><![CDATA[cerita netek tante]]></category>
		<category><![CDATA[cerita ngesex bareng pacar]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pesta ml tante]]></category>
		<category><![CDATA[cerita seks bareng pacar]]></category>
		<category><![CDATA[cerita seks netek]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex ajeng]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex bareng]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex bareng pacar]]></category>
		<category><![CDATA[cerita sex ml bareng]]></category>
		<category><![CDATA[cerita tante ml]]></category>
		<category><![CDATA[cerita tanteml]]></category>
		<category><![CDATA[cerita terbaru ml]]></category>
		<category><![CDATA[ceritaml]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[d]]></category>
		<category><![CDATA[dikocok pacar]]></category>
		<category><![CDATA[enaknya kontol]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[foto]]></category>
		<category><![CDATA[fridabali]]></category>
		<category><![CDATA[fridabali.com]]></category>
		<category><![CDATA[g]]></category>
		<category><![CDATA[hisap kontolku]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[isap kontolku]]></category>
		<category><![CDATA[j]]></category>
		<category><![CDATA[jan]]></category>
		<category><![CDATA[kami berciuman sebelum ml]]></category>
		<category><![CDATA[kontol]]></category>
		<category><![CDATA[kontol ku dipegang]]></category>
		<category><![CDATA[kontolku]]></category>
		<category><![CDATA[lucu]]></category>
		<category><![CDATA[m]]></category>
		<category><![CDATA[melepas bh]]></category>
		<category><![CDATA[memek]]></category>
		<category><![CDATA[memeknya]]></category>
		<category><![CDATA[ml]]></category>
		<category><![CDATA[ml bareng pacar]]></category>
		<category><![CDATA[ml bareng tante]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>
		<category><![CDATA[montok]]></category>
		<category><![CDATA[muncrat]]></category>
		<category><![CDATA[nama]]></category>
		<category><![CDATA[netek bareng]]></category>
		<category><![CDATA[netek pacar]]></category>
		<category><![CDATA[netek pacarku]]></category>
		<category><![CDATA[netek payudara pacar]]></category>
		<category><![CDATA[netek sama pacar]]></category>
		<category><![CDATA[netek tante]]></category>
		<category><![CDATA[ngesex bareng pacarku]]></category>
		<category><![CDATA[ngocok]]></category>
		<category><![CDATA[ngocok kontol]]></category>
		<category><![CDATA[ngocok kontol bareng]]></category>
		<category><![CDATA[pacar netek]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran netek]]></category>
		<category><![CDATA[pacarku netek]]></category>
		<category><![CDATA[payudara]]></category>
		<category><![CDATA[pelirku dikocok]]></category>
		<category><![CDATA[pesta ngesex bareng pacar cerita]]></category>
		<category><![CDATA[related:17tahun.us/cerita-dewasa/toket-tante-titin/ toket porno]]></category>
		<category><![CDATA[sek]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[senggama]]></category>
		<category><![CDATA[sensasi]]></category>
		<category><![CDATA[setelah ml aku sadar]]></category>
		<category><![CDATA[sex]]></category>
		<category><![CDATA[sex pacar pertama]]></category>
		<category><![CDATA[sma]]></category>
		<category><![CDATA[smu]]></category>
		<category><![CDATA[sna]]></category>
		<category><![CDATA[t]]></category>
		<category><![CDATA[tante netek]]></category>
		<category><![CDATA[telanjang]]></category>
		<category><![CDATA[tetek]]></category>
		<category><![CDATA[thai]]></category>
		<category><![CDATA[tia]]></category>
		<category><![CDATA[tt]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>
		<category><![CDATA[vaginanya]]></category>
		<category><![CDATA[w]]></category>
		<category><![CDATA[www.jilat memek dan netek.com]]></category>
		<category><![CDATA[y]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fridabali.com/sex/love/life/journey-in-bali/cerita-hot-xxx/cerita-ml-bareng-aaaahhh/</guid>
		<description><![CDATA[Tweet [fridabali.com] Namaku Rudy. Pada pertengahan kelas dua aku mempunyai seorang cewek,sebutlah namanya Trisna. Orangnya cantik dan sederhana, sungguh kucinta padanya. Kami berpacaran secara sehat dalam arti tidak menjurus ke hal-hal yang lebih jauh. Pada hari terakhir EBTANAS, kami mendiskusikan masa depan kami. Dan ternyata jalan yang akan kami lalui ternyata berbeda, dia memilih untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="bottomcontainerBox" style="border:1px solid #808080;background-color:#fffafa;">
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fceritasex.ranjangwanita.com%2Fcerita-hot-xxx%2Fcerita-ml-bareng-aaaahhh.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=85&amp;action=like&amp;font=verdana&amp;colorscheme=light&amp;height=21" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width=85px; height:21px;" allowTransparency="true"></iframe></div>
			<div style="float:left; width:80px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<g:plusone size="medium" href="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-hot-xxx/cerita-ml-bareng-aaaahhh.html"></g:plusone>
			</div>
			<div style="float:left; width:95px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;">
			<a href="http://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-hot-xxx/cerita-ml-bareng-aaaahhh.html"  data-text="Cerita ML Bareng aaaahhh.." data-count="horizontal">Tweet</a>
			</div><div style="float:left; width:105px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script type="in/share" data-url="http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-hot-xxx/cerita-ml-bareng-aaaahhh.html" data-counter="right"></script></div>			
			<div style="float:left; width:85px;padding-right:10px; margin:4px 4px 4px 4px;height:30px;"><script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=1&amp;r=http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-hot-xxx/cerita-ml-bareng-aaaahhh.html"></script></div>			
			</div><div style="clear:both"></div><div style="padding-bottom:4px;"></div><p>[fridabali.com]</p>
<p>Namaku Rudy. Pada pertengahan kelas dua aku mempunyai seorang cewek,sebutlah namanya Trisna. Orangnya cantik dan sederhana, sungguh kucinta padanya. Kami berpacaran secara sehat dalam arti tidak menjurus ke hal-hal yang lebih jauh.</p>
<p>Pada hari terakhir EBTANAS, kami mendiskusikan masa depan kami. Dan ternyata jalan yang akan kami lalui ternyata berbeda, dia memilih untuk meneruskan kuliah di Solo sedangkan aku lebih senang untuk meneruskan kuliah di Yogyakarta saja karena ortuku menginginkan aku kuliah di sana.</p>
<p>Aku coba untuk mengikuti jalan pikirannya, mungkin dia tidak tahan kalau kuliah di kota kecil. Aku kemudian mencoba untuk beradaptasi dengan Solo. Di Solo, aku mengikuti bimbingan test dan sempat kost di jalan Trenggilis kalau tidak salah.</p>
<p>Tapi pada akhirnya aku menyerah, Solo terlalu panas buatku. Memang di sana semuanya tersedia tapi aku tetap tidak tahan. Mau kos di tempat yang ber AC, semuanya sudah fully booked.</p>
<p>Akhirnya aku dan Trisna memutuskan untuk berpisah karena kami saling menyadari bahwa pacaran jarak jauh tidak akan langgeng. Daripada kecewa besok, lebih baik berpisah saja.</p>
<p>Aku akhirnya kuliah di Salatiga dan mendapat seorang cewek, sebutlah namanya Ajeng, anak Solo. Ajeng pun tidak kalah cantik dan menarik. Hubungan kami lancar-lancar saja dan tidak mendapat gangguan sampai suatu saat aku mengantar Ajeng pulang ke Solo.</p>
<p>HPku berbunyi.Kulihat nomor Solo. Sempat tidak kukenali nomor yang memanggil HPku.Dengan ragu kubuka HPku&#8230;.Hallo ? Terdengar suara lembut yang amat kukenali&#8230;.Trisna ! Hatiku sangat gembira tapi segera kukuasai perasaanku demi melihat Ajeng memandangku dengan curiga.</p>
<p>&#8220;Hai ! Eh,nanti saja aku telepon balik ,aku sedang nyetir nih !&#8221; begitu kilahku.</p>
<p>Setelah Ajeng kuantar, aku segera menelpon balik Trisna. Kudengar dia juga sudah punya cewek juga di Solo.Kami bercerita sampai 1,5 jam dan terpaksa<br />
kuhentikan sebab telingaku memerah,mungkin karena radiasi hp yang begitu besar.</p>
<p>Trisna ternyata memintaku datang ke rumahnya.Ya,akhirnya aku datang juga dengan perasaan takut karena aku sudah berstatus pacar Ajeng.Dia menganggap aku<br />
belum punya siapa-siapa, akupun tidak bercerita apapun padanya. Sikapnya persis sebelum kami putus.</p>
<p>Kami saling berpegangan tangan dan kami lupa diri,kami akhirnya berciuman.Ciuman yang terasa manis sekali.Aku benar-benar merasa bersalah tapi dia tetap tenang-tenang saja.Dia malah mengajak aku ke Yogyakarta.Aku sebenarnya tidak mau menghianati Ajeng tapi jiwa petualanganku timbul.</p>
<p>Esoknya kami pergi juga ke Yogyakarta.Sepanjang perjalanan aku menengok kiri kanan,takut kepergok orang lain.Beruntung kaca filmku V-kool walaupun mobilku hanya Great sehingga orang luar tidak dapat melihat ke dalam.Akhirnya sampai juga ke Yogyakarta sekitar pukul 10.45.&#8221;Non&#8230;makan dulu,ya ?&#8221;,pintaku.</p>
<p>Dia malah menjawab&#8221;Ke kosmu saja,aku mau lihat kosmu kayak apa&#8221; Aku akhirnya ke kosku dulu.Dia terkagum-kagum melihat kosku yang amat besar. Aku membuka pintu kamarku dan menjatuhkan diriku di kasur.Sambil tiduran kunyalakan TV dengan remote,acaranya pada saat itu Xena kalau tidak salah.Tiba-tiba Trisna juga menjatuhkan diri di sampingku.Aku berkata sambil menggeser tubuhku&#8221;Kita sudah nggak pacaran lagi lho non ! &#8221; Dia jawab &#8220;Aku tahu kok,tapi aku masih mencintaimu&#8221; Dalam hatiku ingin sekali kuiyakan pernyataannya itu,tapi demi melihat foto Ajeng di meja segera kuurungkan.</p>
<p>Dia juga sempat melirik &#8220;Pacar barumu,ya ?&#8221; Kuanggukan kepalaku dengan mantap.Dan sudah kuduga dia membalikkan tubuhnya ke tembok.Cemburu ! &#8220;Kamu juga sudah punya pacar,kan ?</p>
<p>Aku juga tidak cemburu,kok &#8220;kataku seraya menaruh tanganku di pinggulnya.Dia akhirnya membalikkan tubuhnya dan merangkulku&#8221;Kamu masih sayang sama aku nggak<br />
?&#8221; Dengan ragu kuanggukan kepalaku dan seharusnya aku tidak melakukan anggukan itu.</p>
<p>Kami akhirnya berciuman.Aku kemudian mengambil minuman di lemari es dan kembali tidur di sampingnya.Trisna segera merebahkan kepalanya di dadaku dan betapa kurasakan buah dadanya tergencet hangat di perutku.Sungguh besar buah dadanya dan baru kusadari itu sekarang.Kurasakan kontolku mulai pelan-pelan berdiri&#8230;.aduh gimana nih.Aku memaksa bangkit dengan alasan mematikan TV padahal ada remote di sebelahku.kontolku akhirnya normal kembali&#8230;ah betapa leganya aku.</p>
<p>Aku kembali membaringkan diriku di sebelah Trisna dan dengan agresifnya tanganku dilingkarkan ke pantatnya sehingga posisiku berhadapan dengannya.Kurasakan juga pantatnya yang padat berisi.Dadaku tepat menggencet buah dadanya yang menggunung.Sungguh,sewaktu SMA tidak pernah kuperhatikan bahwa pacarku punya buah dada sebesar kelapa dan pantat semontok itu.Mungkin waktu itu aku masih lugu.Lama kelamaan kontolku naik lagi dan segera saja aku kembali ke posisi semula sambil berpikir tentang hal-hal yang menyenangkan.</p>
<p>Secara tiba-tiba,Trisna bangkit dan duduk di atas kontolku.Desss&#8230;.dengan cepat kontolku berdiri &#8220;Ko&#8230;koko masih sayang sama aku ?&#8221; Dengan keringat dingin,aku menjawab ya.Dia akhirnya tersenyum dan kembali ke posisi semula di sebelahku.Ah&#8230;leganya !</p>
<p>Setelah itu,dia tiba-tiba bertanya,&#8221;Koko nggak mau lihat ?&#8221; Aku jawab &#8220;Lihat apa&#8221; Secara perlahan Trisna mulai membuka kancing pertama blusnya.Aku mulai sadar bahwa pacarku ini sedang nafsu tapi aku teringat ajaran agamaku, Ajengku, ortuku&#8230;..Dan aku segera menghardiknya &#8220;Tutup kembali,non !</p>
<p>Tutup&#8230;&#8221; sambil aku memalingkan mukaku.Trisna menangis akan penolakanku.Tangisnya benar-benar menyayat hatiku hingga aku merasa iba.&#8221;Sudahlah,non ! Kita belum boleh melakukan itu&#8221; Aku merangkulnya dan menyeka air matanya.Ternyata dia masih mencintaiku dan akhirnya kami berciuman lagi dengan posisi aku di bawah dan dia diatas.Kubiarkan saja kontolku berdiri,toh dia sudah tahu.Tapi seharusnya tidak kubiarkan hal itu terjadi.</p>
<p>Saat kami berciuman,tangan Trisna merayap ke bawah dan mengelus-elus kontolku dengan lembut.Tanganku sudah menarik tangannya agar lepas dari kontolku tapi dia tetap ngotot bahkan mulai berani meremas-remas.Aduh&#8230;.betapa enaknya kontolku yang selama ini hanya aku yang sering mengelusnya sekarang dielus bekas pacarku.Kami berdua mulai kerasukan setan.</p>
<p>Trisna dengan posisi menduduki kontolku,mulai membuka kancing blusnya satu persatu.Dan tampaklah pemandangan yang amat menakjubkan.Betapa besar buah dada Trisna yang masih terbungkus BH.Bahkan BHnya seakan-akan tidak muat dan buah dadanya seakan-akan ingin meloncat keluar.Kemudian ia melepas BHnya dan benar,buah dadanya benar-benar meloncat keluar saking besarnya.kontolku mulai basah.</p>
<p>Buah dada itu begitu bundar dan montok dengan puting yang berwarna kecoklat-coklatan.&#8221;Mau netek,ko ?&#8221; tanyanya.Sebelum aku menjawab buah dadanya diangsurkan ke depan mulutku dan digeser-geserkan ke pipi dan bibirku.Aku semula bingung tapi karena naluri alamiah manusia,aku ngerti bahwa dia pengin payudaranya ditetek.Segera kulumat putingnya dan tanganku memegang buah dadanya yang sebelah.Rasanya hangat dan kenyal banget.Trisna tampak menikmati adegan bayi menghisap tetek ibu itu.Matanya menutup dan kadang membuka.</p>
<p>Setelah lebih dari 5 menit aku menetek buah dadanya,badanya mulai bergeser ke bawah hingga mukanya tepat berada di depan kontolku yang masih terbungkus celana panjang.Seketika itu aku sadar dan bangkit &#8220;Jangan&#8230;.kita belum boleh melakukannya !&#8221; Tapi dia mana mau dengar dan malah mulai membuka celana panjangku.Dan aku sudah pasrah saja ketika dia melucuti celana dalamku.</p>
<p>Antara dosa dan nafsu jaraknya hanya setipis kulit ari memang.kontolku sudah tegang banget.Trisna mulai mengelus-elusnya.Kadang digenggamnya sambil dikocok naik<br />
turun.Betapa baru kali ini kurasarakan sensasi seperti ini.Seumur-umur baru kali ini kontolku dipegang oleh orang lain dan dikocok lagi.Kulihat dengan perasaan malu kontolku yang sudah mengeras.</p>
<p>Trisna rupanya sudah ahli,kadang dikocoknya kontolku pelan dan kadang cepat.Kulihat diantara kedua pahaku,Trisna masih asyik dengan mainan barunya.Dan tidak disangka-sangka dia memasukan kepala kontolku kedalam mulutnya.Hmphh&#8230;.Seluruh tubuhku bergetar hebat.Aduh&#8230;betapa enaknya ! Sambil menghisap kepala kontolku,dia terus saja mengocok batangnya.Kemudian dia melepaskan hisapannya dan berkata &#8220;Enak,ko ?&#8221; Tangannya masih terus mengocok kontolku.Aku tidak dapat menjawab dan mencoba menikmati saja.</p>
<p>Kocokannya dihentikan sesaat dan dia meludahi kontolku.Aku terheran-heran &#8220;Biar licin !&#8221; katanya sambil meneruskan aktivitasnya.Dia mulai menghisap kontolku semuanya dari batang sampai kepala.Sungguh pintar bekas pacarku ini.Kulihat dengan perasaan nikmat kepala Trisna naik turun menghisap kontolku.</p>
<p>Sesaat kemudian kami berdua sudah telanjang bulat.Tubuh Trisna amatlah proporsional ,putih padat dan berisi,dengan pinggang yang kecil,pantat yang montok dan buah dada yang menggunung indah.Baru kali ini aku pemandangan seindah itu.Aku sempat melihat jembutnya yang rapi berjajar di sekitar lubang vaginanya sementara dia mencopot celana dalamnya.Setelah itu dia menjilat-jilat kedua buah pelirku.</p>
<p>Aku hanya terpejam merasakan kenikmatan yang tiada tara.Trisna akhirnya berhenti dan mulai menduduki kontolku yang basah.Dituntunnya kepala kontolku ke lubang vaginanya.Aku sudah menyerah dan tidak peduli dengan ajaran agama.Bayangan Ajeng melayang-layang dalam benakku&#8230;Persetan ! Yang penting enak ! Dan begitu pas,langsung saja pantatnya diturunkan secara perlahan-lahan.Benar-benar surga dunia yang kurasakan.Memang baru pertama kali ini aku melakukan senggama.kontolku terasa terperangkap di belahan daging yang sempit.Trisna terus menaik-turunkan tubuhnya.Buah dadanya bergoyang indah seperti pepaya thailand yang ranum.Aku segera memegangnya.Aduh enaknya ! Tapi tak lama kemudian aku merasa ada yang hendak dimuntahkan dari kontolku.</p>
<p>Padahal baru beberapa menit saja,ya mungkin baru pertama kali.Aku meringis keenakan dan rupanya Trisna tahu itu.&#8221;Mau keluar,ko ?&#8221; Aku mengangguk saja.Dia cepat-cepat mencabut kontolku dari lubang memeknya dan meletakan batang kontolku diantara belahan dadanya yang dalam .Dijepitnya batang kontolku dan dinaikturunkan dengan irama teratur.</p>
<p>Dan benar ,sebentar saja air maniku muncrat &#8220;Nooon&#8230;..aduh&#8230;.aduh&#8221; Aku merintih keenakan dan tubuhku bergetar.Creet&#8230;cret&#8230;.cret&#8230;.banyak sekali ! Trisna hanya tersenyum saja,dibiarkannya air maniku membasahi belahan dadanya yang montok.Digenggamnya batangku kemudian diusap-usapkannya kepala kontolku ke puting payudaranya yang ranum.</p>
<p>Geli sekali rasanya.Aku merasa lemas dan mataku terasa berat.Aku merasakan jantungku berdegup lebih kencang.Trisna menjatuhkan kepalanya kedadaku dan mengatakan bahwa dia ingin kembali kepadaku..</p>
<p><a href="http://xtremeupload.com/free-images/share.php?id=02F9_499F9C4D"><img src="http://xtremeupload.com/free-images/graphic/thumbs/2009/February/21/02F9_499F9C4D.jpg" border="0"/></a> <a href="http://xtremeupload.com/free-images/share.php?id=EEC3_499F9C4D"><img src="http://xtremeupload.com/free-images/graphic/thumbs/2009/February/21/EEC3_499F9C4D.jpg" border="0"/></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritasex.ranjangwanita.com/cerita-hot-xxx/cerita-ml-bareng-aaaahhh.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

